
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 59
Gusmon dengan cekatan mengedit video tersebut. potongan demi potongan yang sesuai dengan keinginannya segera di gabungkan. Yang diperlukannya adalah kemampuan catur Fischer Muda Sang Mesin Catur.
Akhirnya file vidio itu siap dan disimpan di Folder Penyimpanan Video dengan nama ‘Mesin Catur Fischer’ dengan durasi 5 menit. Tentunya suara-suara yang mengganggu telah dihilangkan dari Video tersebut.
[Ding!]
[Koin Sistem di Kurangi 500 Point. Status Koin Sistem sekarang adalah : 96.700]
Sistem mengkonfirmasi jumlah Koin Sistem yang tersisa, sesuai dengan perintah yang diinstruksikan oleh Gusmon sebelumnya.
“Mulai Edit Video!” Gusmon kemudian menyiapkan File Video kedua nya. Dengan daya ingatnya ia membayangkan Video Biografi Karpov yang ada di Youtube, dulu Ia pernah menontonnya. Secara otomatis layar Sistem menyalin ingatan Gusmon mengenai Video tersebut ke dalam layar yang berisi Menu Edit Video. Dengan cekatan ia membuang film yang tidak dibutuhkan dan menggabungkan film yang diinginkannya, tak lupa ia menghapus suara dari Video tersebut, agar ketika video diputar tidak terdengar aneh. Ia membutuhkan Video Kemampuan Catur Karpov. File Video itupun selesai dan disimpan dengan nama ‘Karpov sang Fenomen Catur’ File Video tersebut berdurasi 5 menit.
[Ding!]
[Memotong Koin Sistem sebanyak 500, Status Koin Sistem sekarang adalah : 96.200]
Gusmon cukup puas dengan hasil Edit Video tersebut. sekarang ia sudah memilki senjata untuk menghadapi kecurangan yang mungkin ditampilkan dalam Dwi Tarung Catur antara dirinya melawan Tuan Muda itu. Memang jika ada engine catur seperti yang terdapat di dunianya dahulu, tentu saja itu cukup mengkhawatirkan. Karena engine catur di dunianya dulu merupakan kemampuan catur yang hampir tidak mungkin untuk dikalahkan oleh manusia. Namun ia sangat yakin bahwa di Bumi Lain ini, tidak ada engine catur. Kalaupun ada tidak akan sekuat di Bumi asli.
__ADS_1
Gusmon menarik kesimpulan, dikarenakan di Bumi ini Handphone tidak ada. Yang menunjukkan bahwa perangkat komputerisasi tidak begitu maju.
Saat ini Gusmon masih berpikir bahwa memenangkan Dwi Tarung Catur itu pastilah tidak segampang itu. Pasti ada buntut dari kejadian, yang merupakan karakteristik dari orang-orang seperti Tuan Muda Yolk. Yangmana orang seperti itu pasti tidak akan menyerah dengan hasil kekalahan. Intinya ia pasti akan menggunakan jalan kekerasan untuk membalikkan kekalahannya.
Untuk itu Gusmon memikirkan sebuah Video beladiri yang wajar. Video yang benar-benar merupakan perlawanan dari seorang manusia untuk mengantisipasi tindakan fisik dari orang-orang Tuan Muda Sentung Yolk ini. tentu Video Kekuatan Hulk dan Kemampuan Terbang Superman tidak mungkin untuk diputar di hadapan khalayak ramai. Itu akan membuat heboh, dan tampaknya itu memang sangat berlebihan.
Akhirnya Gusmon tertarik dengan dua sosok dalam dunia olahraga beladiri yang berbeda di Bumi asli. Yakni Khabib Nurmagomedov yang menjuarai MMA dan belum pernah terkalahkan, kemudian Mike Tyson yang berjuluk si leher beton, yang kemampuan tinjunya sangat baik pada masa mudanya. Ia banyak meng KO lawannya ketika di awal-awal ronde. Yang membuat Gusmon tertarik adalah teknik pukulannya, apalagi bobot pukulan yang sangat kuat mampu meng KO lawan dengan satu pukulan.
“Baiklah! Mulai edit Video” Teriak Gusmon bersemangat. Kemudian Gusmon asyik mengedit Video Khabib Nurmagomedov, ia dapat mengingat Video-Video Khabib dari Youtube. Di plafon youtube ada banyak sekali video-video Khabib yang ditampilkan.
Gusmon hanya menginginkan Video teknik-teknik tarung bebas dari Khabib Nurmagomedov. Akhirnya Video berhasil diedit dengan baik tanpa ada suara, dan ia menyimpannya di Folder Penyimpanan Video dengan nama ‘Teknik MMA Khabib’.
[Ding!]
Karena Durasi Video adalah 5 menit, maka sistem memotong Koin Sistem sebanyak 500 Koin. Sebab semenit adalah 100 Koin.
Gusmon masih semangat, kali ini ia menuangkan Video-Video pertarungan Mike Tyson dari pikirannya ke Layar Sistem Edit Video yang ada di hadapannya. Dari sekian banyak Video yang di ingatnya ia memotong-motong dan mengambil teknik-teknik terbaik dari Mike Tyson. Gusmon juga menghilangkan suara video ini, seperti yang ia lakukan kepada tiga video yang diedit sebelumnya. Dalam beberapa saat Video itu siap, durasi video adalah 5 menit. File Video disimpan di Folder Penyimpanan Video dengan nama Teknik Tinju Si Leher Beton.
[Ding !]
[Memotong Koin Sistem sebanyak 500, Status Koin Sistem sekarang adalah : 95.200]
__ADS_1
Gusmon meregangkan badannya, tampaknya persiapannya dalam memberi pelajaran kepada Tuan Muda Arogan telah selesai. Ia tinggal menikmati hasilnya beberapa saat nantinya. Ia melirik jam yang dinding besar yang ada di kamar tamu VIP itu. Tampak jam menunjukkan pukul 9 malam, saatnya Gusmon bersiap untuk berangkat. Namun Gusmon kepikiran untuk mandi. “Ah satu jam lagi Dwitarung akan dimulai, agaknya tidak sempat untuk mandi”. Berpikir seperti itu akhirnya Gusmon tidak jadi mandi. Ia hanya mencuci mukanya sejenak.
Gusmon sebenarnya ingin membuka ruang dimensi berbentuk supermarket, untuk melihat bagaimana sebenarnya ruang dimensi tersebut dan sekaligus ingin mengaktifkannya. namun ia urung melakukan hal itu dikarenakan waktu yang mepet, akhirnya Gusmon berjalan menuju ruang tamu Villa Keluarga Duns. Di sana rupanya sudah menunggu Virani.
“Gusmon, coba kamu pakai sepatu ini” Virani menyerahkan sepatu yang baru dibelinya di toko sepatu siang tadi kepada Gusmon. Memang sepatu ini Khusus di belikannya dengan segenap rasa cinta hanya untuk Gusmon. Gusmon menerima sepatu itu.
“Tapi sepatu yang aku pakai ini masih bagus” Kata Gusmon, ia menunjuk kepada sepatu yang disediakan Kepala Pelayan Keluarga Duns. Sepatu tersebut diberikan kepada Gusmon saat ia berada di Kamar Tamu VIP pagi tadi, dimana Gusmon salah masuk kamar, saat itu ia berada di kamar tamu untuk perempuan.
Virani awalnya terlihat cemberut demi mendengar jawaban Gusmon, namun seketika ia menjadi senang tatkala Gusmon mencopot sepatu yang ada di kakinya dan kemudian tanpa ragu-ragu memasang sepatu pemberian dari Virani. Sementara sepatu yang dicopot tadi, diletakkannya di tepi dinding.
“Tapi tentu saja sepatu ini lebih bagus” Kata Gusmon sambil tersenyum, entah kenapa dirinya akhir-akhir ini menjadi patuh terhadap Virani. Mungkin saja ia hanya ingin menyenangkan Perempuan cantik itu. Atau mungkin ada perasaan yang mulai mekar di dalam dadanya.
“Virani aku mohon diri dulu, karena sebentar lagi aku akan menghadiri Dwi Tarung yang telah disepakati dengan Tuan Muda Sentung Yolk itu. Do’a kan menang ya!” Gusmon mohon diri kepada Virani.
“Aku ikut!” Virani mengungkapkan keinginannya. Gusmon menoleh kearah Virani sejenak, namun ia tidak mempermasalahkan itu. Maka Gusmon pun mengangguk menyetujui permintaan gadis cantik itu.
“Oke, tapi kamu harus memakai masker agar tidak membikin heboh seperti tadi siang.” Gusmon memberikan solusi kepada Virani. Terlihat wajah Virani sangat senang, dengan cepat ia menuju kamarnya untuk mengambil beberapa buah masker yang ada di sana. Dan dengan cepat pula memakai salah satunya. Sisanya dimasukkannya kedalam tas kecil yang dengan sigap disampirkan di bahu indahnya , setelah itu iapun segera menuju ke arah Gusmon berada.
“Ayo cepat, nanti kita terlambat” kata Virani seraya menarik tangan Gusmon. Sedangkat ekspresi Gusmon menjadi lucu.
“Kenapa malah jadi kamu yang mengajak aku?. Harusnya kan aku yang mengajak kamu” Kata Gusmon protes akan kelakuan Virani. Namun ia tetap mengikuti Virani yang menarik tangannya, sambil tangannya yang sebelah lagi menggaruk kepala yang tidak gatal.
__ADS_1