
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 124
Sentung Yolk menganga mulutnya sehingga apabila dimasukkan telur ayam akan muat saat itu juga. Ia merasa keringat dingin semakin deras mengalir di wajahnya. Ia sudah menantang Ketua Besar Gangster Elang Hitam dan bahkan sempat menghinanya. Pantaslah jika Domes Jikon pengawal pribadinya sama sekali bukan lawan dari Gusmon, hanya dengan satu pukulan dapat dijatuhkan. Ternyata identias pemuda itu sangat mengerikan.
“Tuan Bula maafkan aku, aku tidak bermaksud menantang Ketua Besar mu, aku .. aku pantas mati. Jangan kaitkan ini dengan Keluarga Yolk. Semua ini terjadi karena keegoisanku tidak ada sama sekali hubungannya dengan Keluarga Yolk”. Sentung Yolk merangkak ke arah Kinu Bula, dan membenturkan kepalanya berkali-kali kelantai sehingga benjut dan mengucurkan darah. Kali ini ia sadar kesalahannya terlalu besar. Dengan menantang Ketua Besar Gangster Elang Hitam maka itu berarti mati, demi membela kehormatan dan nama besar Gangster itu.
Istri Lawet Yolk yang merupakan ibu kandung dari Sentung Yolk saat ini sudah sesegukan menangisi putra. Tidak ada harapan dari putranya ini, menyinggung seseorang yang tidak seharusnya untuk disinggung.
“Tuan Bula, aku atas nama Keluarga Yolk meminta maaf kepada Gangster Elang Hitam, adapun kedua aset yang di ambil, bukan maksudku adapun aset yang ada di tangan Ketua Besar mu aku tidak akan mengungkitnya itu memang hak Ketua Besarmu karena memenangkan taruhan, dan aku akan menambahkan asetku yang lainnya jika Gangster Elang Hitam bersedia mengampunkan nyawa anakku, aku mohon ini demi persahabatan kita!” Kali ini Lawet Yolk telah berlutut dan dengan suara yang rendah berucap sambil berlinangan air mata di hadapan Kinu Bula.
Kinu Bula yang melihat tingkah dari orang-orang itu terlihat tersenyum sumringah.
__ADS_1
“Tidak perlu, yang harus kalian lakukan adalah menyerahkan kedua aset itu kepada ku dan sesuai dengan kata mu, tambahan beberapa aset Keluarga Yolk yang lainnya. Karena bukan kah kita bersahabat?!” Kinu Bula tersenyum aneh. Hal itu membuat Keluarga Yolk yang ada di ruangan itu menjadi bingung. Apa yang ada di pikiran Kinu Bula ini?. tapi dalam hati orang-orang itu secercah harapan muncul.
“Ah itu pasti Tuan Bula, aku akan merelakan Kedua aset itu ketangan mu nantinya dan bahkan aku akan menambahkan beberapa jika saja nyawa Putra ku diampuni” Dengan cepat Lawet Yolk mengambil momen berharga itu. Tampaknya nyawa anggota keluarga memang lebih penting dari pada harta. Apapun yang direncanakan oleh Kinu Bula ini, namun itu adalah kesempatan emas, tentunya ini tidak akan datang dua kali. Tubang Yolk tampak bernafas lega, Ibu dari Sentung Yolk segera menghampiri putranya dan memeluknya dengan erat.
“Cepat ucapkan terima kasih kepada Tuan Bula” Berseru ibunya dengan lembut. Sementara itu Komprit Noss dengan acuh tak acuh tampak meminum teh nya.
“Terima Kasih Tuan Bula, atas kebaikan mu. Aku Sentung Yolk tidak akan melupakan budi pekerti baikmu, dan aku akan menemui Ketua Besarmu dan akan mengucapkan permohonan maaf juga” Kata Sentung Yolk masih dengan bersujud di hadapan Kinu Bula. Sementara itu Lawet Yolk terlihat masih berpikir dengan bingung, tapi kenapa?! ini sepertinya ada hal yang aneh?!.
“Itu Karena Ketua Besar kami hanya akan bertahan sampai besok!, setelah itu maka tidak ada lagi yang namanya Ketua Besar Gangster Elang Hitam!” Semua orang lagi-lagi terpana dengan penjelasan Kinu Bula. Ternyata permasalahan Gangster ini cukup besar juga, apakah ada orang yang akan menghancurkan Ketua Besar Gangster ini?. semua orang menunggu kelanjutan cerita dari Kinu Bula. Sementara itu Komprit Noss hanya mengorek-ngorek kukunya membersihkan kotoran-kotoran kecil yang menempel.
“Aku akan memberi tahu kalian, sebenarnya Jhon Karabau sudah memberikan undangan tantangan kepada Gusmon kalau aku tidak salah esok hari harusnya mereka sudah bertarung, dengan demikian maka umur si Gusmon itu hanya sampai hari esok. Selepas itu, maka seluruh aset yang kamu janjikan harus kamu serahkan kepadaku termasuk dua aset yang direbut Gusmon.” Kinu Bula sama sekali tidak menyebut Gusmon dengan sebutan Tuan Hantu di hadapan Keluarga Yolk ini namun langsung menyebutnya dengan sebutan Si Gusmon. Sangat kontras dengan yang selama ini ia lakukan.
Sekali lagi semua orang terbengong, bukan hanya terkejut dengan keadaan dari Gangster ini namun karena Kinu Bula sudi berbagi informasi dengan Keluarga Yolk!. akan halnya Komprit Noss hanya memandang sebentar kemudian manggut-manggut sesaat namun hanya tersenyum pahit menanggapi pernyataan dari Kinu Bula, meski begitu ia sama sekali tidak membantah.
__ADS_1
“Meski Gusmon adalah Ketua Besar ku, tapi aku tidak yakin ia akan menang melawan Jhon Karabau. Tidak seperti Grudul Hiko yang begitu yakin bahwa Gusmon akan menang melawan Jhon Karabau. Kelak ia pasti akan menyesali keputusannya.” Kinu Bula menambahkan.
“Bukankah Grudul Hiko menerima Gusmon karena terpaksa waktu itu?, karena takut Gangster kita akan dimusnahkannya.” Kali ini Komprit Noss angkat bicara
“Itu benar, namun seharusnya Grudul Hiko datang untuk konfirmasi kepada Tuan Muda Sorto Bene” Kinu Bula menjawab sambil memandang sinis ke arah Komprit Noss. Komprit Noss paham bahwa ada sesuatu antara Kinu Bula dengan Keluarga Bene ataupun Jhon Karabau. Ini seperti tidak Kinu Bula yang selama ini ia kenal.
“Kenapa Tuan Kinu Bula bisa mengetahui akan tantangan dari Jhon Karabau kepada Ketua Besar kita?” meski ditatap dengan sinis namun Komprit Noss masih ingin tahu dari mana Kinu Bula mengetahui perihal tantangan itu.
“Hahaha” Kinu Bula tertawa sejenak.
“Apa yang aku sembunyikan dari kalian selama ini, sebenarnya aku sudah lama menjadi mata-mata dari Keluarga Bene terhadap Gangster Elang Hitam kalian. Sudah dapat kupastikan bahwa Gusmon sama sekali bukan lawan dari Jhon Karabau, aku sudah pernah melihat kekuatan sejati dari Jhon Karabau. Sebenarnya ia bukanlah manusia, ia bukan dari Bumi Bagian satu ini. sesuatu yang sama sekali diluar pemahaman kalian sebagai manusia”. Kinu Bula membeberkan sedikit rahasia terkait dirinya. ini memang sudah kepalang tanggung, terlebih waktu yang ditentukan Jhon Karabau untuk menghancurkan Gusmon adalah esok hari. Sudah saatnya ia membuka sedikit topengnya.
Komprit Noss yang dari tadi sudah curiga hanya bisa menahan rasa kejutnya, berbeda dengan Keluarga Yolk yang dari tadi sangat serius mendengarkan persoalan mengenai Gangster Elang Hitam. Jelas ini adalah berita yang mengejutkan bahwa Kinu Bula sebenarnya adalah mata-mata dari Keluarga Bene. pantas saja ia tidak marah menyangkut Ketua Besarnya yang telah disinggung oleh Putra mereka yakni Tuan Muda Sentung Yolk. tapi ia mungkin akan marah jika yang disinggung adalah Keluarga Bene karena itulah wajah asli dari Kinu Bula ini. diam-diam Lawet Yolk bergidik ngeri atas kelicikan dari Kinu Bula orang yang selama ini bekerja sama tentang bisnis pembunuhan dengan nya.
__ADS_1