
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 51
“Begini saja Pemuda Gembel jika kamu memang laki-laki maka sebaiknya kamu menyetujui tantangan ini, jika kamu menang maka kamu boleh meminta sesuatu dari ku” Sentung Yolk berusaha untuk membuat Gusmon menyetujui ide dari Kayla ini. Bukankah itu akan menguntungkan bagi dirinya, Gembel ini pasti akan mudah dikalahkan dalam permainan catur. Dia sebagai tuan muda yang mengurusi masalah peralatan olahraga, juga mengetahui dan paham akan permainan catur ini. bahkan sewaktu SMA ia sudah menjuarai Turnamen Catur antar SMA se Kota South Coast pada masa itu. Pemuda ini siapa? Hanya mengandalkan otot. Pasti otaknya tidak berfungsi. Demikian pemikiran dari Tuan Muda Sentung Yolk.
Virani menatap Gusmon, berharap bahwa Pemuda itu tidak menyetujui jebakan yang sedang diajukan oleh Sentung Yolk. Karena ia tahu bahwa Sentung Yolk cukup ahli dalam permainan itu.
“Baik, aku hanya ingin kamu memegang kata-katamu, jika aku menang maka aku meminta sesuatu darimu” Gusmon akhirnya menyetujui jebakan yang dibuat oleh Sentung yolk ini. Virani memandang dengan wajah kecewa. Kenapa orang ini begitu mudah masuk kedalam jebakan?. Sementara itu Sentung Yolk merasa gembira dengan hal itu, suasana hatinya seakan meledak oleh getaran kegembiraan. Akan halnya Kayla Ridz ia merasa sangat bangga karena idenya mau diterima oleh Tuan Muda ini dan tentu saja ia tersenyum senang.
Tetapi Kiuna Eham tetap merasa buruk mengingat Sentung Yolk beberapa kali selalu menyebut nama Virani, apakah Tuan Muda ini menaruh hati kepada Bintang Besar yang ada di hadapannya ini?. diam-diam Kiuna berharap bahwa Tuan Muda Sentung Yolk adalah pihak yang kalah dalam pertandingan ini. jelas bahwa ia merasa cemburu!
“Katakan apa permintaan mu itu?” Tanya Tuan Muda Sentung Yolk
__ADS_1
“Karena kamu menginginkan salah satu tangan ku, maka aku meminta sesuatu yang sepadan. Aku ingin Toko Peralatan Olahraga mu dan juga Arena Permainan Catur yang ada di Lantai Atas itu.” Gusmon berkata dengan sungguh-sungguh. Sentung melongo sejenak kemudian keluarlah tawanya yang terbahak-bahak. “Ternyata orang gembel ini ingin toko dan arena bermain catur milik ku, benar-benar konyol. Dia pikir dia mampu mengalahkan ku”. Membatin Sentung Yolk.
“Baiklah aku menyetujuinya!” Sentung Yolk tanpa ragu-ragu menyetujui taruhan yang diminta oleh Gusmon ini, dikarenakan dirinya sudah sangat yakin akan memenangkan pertandingan ini. saat ini Virani justru merasa perih di hatinya, mengingat bahwa Sentung Yolk adalah seseorang yang ahli dalam permainan Catur ini, dan ia sama sekali tidak yakin bahwa Gusmon menguasai permainan ini. Ia menatap Gusmon dengan sedih.
“Mari kita mulai permainan ini pada malam nanti jam 10 bersama-sama dengan Pecandu Catur yang ikut Turnamen, sehingga esoknya kita dapat menikmati malam tahun baru dengan gembira” Sentung Yolk bersenandung dengan bahagia. Di dalam pikirannya ia sudah melihat Gusmon yang berlumuran darah dan kehilangan salah satu tangannya, kemudian ia melihat bahwa Gusmon pergi dari Kota South Coast entah kemana. Lalu ia akan mendekati Virani yang sedih dan berusaha menghiburnya sampai mendapatkan hatinya. Benar-benar akhir yang bahagia. Benar-benar menakjubkan Tuan Muda ini sampai melupakan nasehat orangtuanya, bahwa ia harus menjauh dari Virani Duns apapun alasannya. Bahwa orangtuanya sudah mengetahui bahaya yang mengintai jika ia terus berusaha mendekati Virani, karena Virani sudah dilirik oleh Tuan Muda Sorto Bene dari Keluarga Bene. Bukankah ini adalah bahaya yang nyata!. Tentu saja Keluarga Yolk tidak akan berani menyinggung Keluarga Bene yang perkasa itu!
Gusmon hanya mengangguk menanggapi usulan dari Tuan Muda ini. Hal ini juga bagus menurutnya, ia bisa menyelesaikan semua persoalan dengan Orang ini sebelum malam tahun baru. Dan esoknya malam pergantian tahun ia bisa santai menikmatinya di taman kota sambil menikmati konser dari penyanyi misterius yang akan ditampilkan.
“Ayo kita pergi” Kata Gusmon kepada Virani seraya berbalik untuk berlalu dari tempat itu. Virani mengikuti Gusmon dari belakang diiringi dengan pandangan dari banyak orang. Mereka banyak yang membuntutinya karena memang mereka berharap bahwa ini memang Virani Duns Bintang terkenal dari Kota mereka ini.
Setelah Gusmon dan Virani berlalu diikuti oleh banyak orang, tampak Sentung Yolk masih tersenyum-senyum di tempat itu, ia masih membayangkan kemenangan yang besar yang akan segera didapatkan dalam H-1 malam tahun baru. Maka esoknya ia memastikan menikmati malam tahun baru dengan nyaman bersahaja. Kayla Ridz juga tampak sumringah bukankah ini karena idenya yang cemerlang?. Hanya Kiuna Eham yang tampak cemberut, ia cemburu!. Kalau memang Tuan Muda Yolk ini mengharapkan Virani, ini memang benar-benar sangat keterlaluan. Bukankah ia sudah punya dirinya?. Kurang cantik apalagi dirinya ini?. dasar laki-laki buaya darat, tidak bisa melihat yang mulus, pengen diembat terus. Lagian Kayla Ridz kenapa malah mendukung, dasar kampret!. Demikian kata hati Kiuna, pantas saja dirinya dari tadi tidak bicara. Sementara itu Domes Jikon hanya menatap kepergian Gusmon dengan mengepalkan tangan. “Hari ini kamu Beruntung” Gumamnya.
Di sisi lain Gusmon tampak berjalan diikuti Virani dan di belakang Virani tampak banyak masyarakat yang mengikuti pasca dari kejadian di depan toko Yolk Sport tadi.
__ADS_1
“Agaknya acara belanja kamu hari ini sedikit berantakan” Kata Gusmon kepada Virani.
“Iya aku tahu. Kita balik aja kerumah yuk” Jawab Virani
“Baiklah, bagaimana dengan para penggemar mu itu ?” Tanya Gusmon lagi, karena saat ini semakin banyak penggemar Virani yang mengikuti di belakang. Mereka yang datang ke pusat perbelanjaan ini melihat ada rombongan yang berjalan keluar, lalu melihat ada perempuan yang familiar di acara-acara televisi sontak mereka merasa gembira “Itu Virani Duns, Bintang Idola ku” kata beberapa orang yang segera bergabung mengekor di belakang. Tentu saja rombongan itu semakin lama semakin besar.
“Baiklah berhenti sebentar” Kata Virani, ia hanya ingin menyapa penggemarnya dan menenangkan mereka.
“Tidak bisa!” Kata Gusmon dengan mantap.
“Kenapa” Tanya Virani
“Kamu tidak memiliki pengawal seperti yang sudah-sudah, ini jelas sedikit berbahaya bagi kamu. Sebaiknya terus berjalan dan menuju mobil”. Kata Gusmon memberikan alasannya.
__ADS_1