Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video

Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
BAB 122


__ADS_3

Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video


Bab 122


Suara nyanyian seriosa bergema di cafe 66 itu. Sudah dapat ditebak siapa yang bernyanyi itu, sudah pasti penyanyi yang memiliki power suara yang melingking tinggi, siapa lagi kalau bukan Ike Nuran.


Saat ini Niya telah membayar makanan dan minuman yang mereka pesan sebelumnya. Saat mereka akan keluar, di situ lah Ike Nuran melihat mereka. Di sela-sela suara nyanyiannya yang melengking, Ike Nuran berteriak.


“ Virani Duns!!” terdengar teriakan bersemangat dari Ike Nuran.


Pengunjung cafe yang rata-rata adalah anak-anak muda sontak memandang ke arah Ike Nuran, apakah Ike Nuran meneriakkan nama Virani Duns untuk sensasi dirinya?. ataukah memang ada Virani Duns di sini?.


Pengunjung cafe itu sontak mengikuti pandangan mata Ike Nuran, dan anehnya mereka memang menemukan sosok Virani Duns. Mendadak saja suasana cafe itu menjadi heboh. Itu adalah gadis yang mereka lihat sebelumnya, namun mereka tentu saja tidak memperhatikan secara khusus, karena mereka tahu siapa itu Virani Duns. Tidak mungkin ia akan datang ke cafe ini, tapi ini memang seperti mimpi yang jadi kenyataan. Itu benar-benar Virani Duns.


“Gawat!” seru Gusmon dalam hatinya. Terbayang di pelupuk matanya peristiwa di Pusat Perbelanjaan South Coast City. Perlahan sudut bibirnya membentuk senyuman.


“Saatnya penyelamatan Tuan Putri Episode ke Dua” dengan sigap Gusmon mengangkat Virani sebagaimana yang ia lakukan seperti di Pusat Perbelanjaan Kota South Coast. Virani yang tidak menyangka akan digendong sedemikian rupa oleh Gusmon kontan terpekik. Namun cepat menekap mulutnya sendiri. Wajahnya terlihat merona merah dengan indah, diam-diam ia menatap kearah Gusmon yang membawanya berlari kearah mobil karimunnya.


Niya yang melihat hal itu untuk sesaat hanya melongo seakan tidak percaya, namun dalam hati terus terang ia iri. Terus terang pula bahwa ia pun ingin di gendong seperti gaya tuan putri yang dilakukan oleh Gusmon kepada Virani.

__ADS_1


Niya cepat sadar dengan keadaan dengan cepat ia berlari mendahului Gusmon dan membukakan pintu mobil.


Sementara itu para pengunjung cafe yang rata-rata anak-anak muda, sudah heboh dan berlarian kesana-kemari menjerit histeris karena kunjungan super bintang idola mereka. sungguh mereka sama sekali tidak menyangka. Namun saat itu juga mereka kehilangan sang super bintang itu.


Akan hal nya Ike Nuran, sadar bahwa aksinya meneriakkan nama Virani Duns, ternyata membawa efek seperti ini. keadaan Cafe menjadi sedikit kacau, dan suara nyanyian Ike Nuran pun hilang.


Ike Nuran berdiri tertegun sejenak, terlihat wajahnya menjadi sedih. Sungguh ia tidak bermaksud membuat keadaan menjadi seperti itu, apalagi membuat Virani menjadi pergi dengan tiba-tiba. Walau sebenarnya ia tidak tahu bahwa rombongan Virani memang berniat pergi saat itu.


Sementara itu mobil Gusmon yang membawa Virani dan Niya, sudah meninggalkan lokasi Cafe yang hiruk pikuk disertai dengan kepulan debu malam yang diterbangkan oleh angin.


Di suatu tempat masih di Timur Kota South Coast, tidak sedikit jauh dari Pantai Nyiur Biru. Tepatnya di kediaman Keluarga Yolk.


Beberapa orang terlihat duduk dengan santai di ruangan tamu villa Keluarga Yolk. di sana ternyata ada Kinu Bula salah satu dari dua Panglima Perang Gangster Elang Hitam yang terkenal. Di samping Kinu Bula, duduk seseorang dengan perawakan gagah namun sedikit gemulai. Orang itu adalah Komprit Noss Jendral Perang Gangster Elang Hitam Wilayah Selatan.


“Silahkan diminum tehnya Tuan Bula dan Tuan Noss” Dengan sopan Lawet Yolk mempersilahkan kedua tamu terhormat itu untuk menikmati minumannya.


Dengan santai Kinu Bula menarik cangkir teh itu dan menyesapnya. Adapun Komprit Noss mengambil sendok teh dengan ujung jarinya, seolah-olah orang yang merasa jijik untuk melakukan sesuatu. Tubang Yolk dan Sentung Yolk yang tidak jauh dari tempat itu hanya memperhatikan sambil menggerutu dalam hati.


Namun kedua Orang itu sepertinya paham akan sifat Komprit Noss yang seperti kewanitaan. Saat ini Komprit Noss mengaduk-aduk teh di dalam cangkir dengan jari yang melentik. Setelah itu dengan sangat elegen ia menyeruputnya. Ia mengambil selembar tisu setelah meletakkan cangkir teh itu ke atas meja dan mengelap bibirnya yang sedikit merah dengan tisu lembut itu.

__ADS_1


“Nah sekarang ceritakan apa tujuan kalian mengundang Ku!” Kinu Bula berbicara sambil menggosok-gosok matanya, seolah-olah baru bangun tidur.


“Begini Tuan Panglima Perang Elang Hitam, kami baru saja menderita sebuah kerugian yang sangat besar” Lawet Yolk mulai berbicara mengungkapkan tujuannya mengundang Kinu Bula. Setelah pertemuan Keluarga Yolk terakhir kali Lawet Yolk telah mengutus Tubang Yolk untuk bertemu dengannya di kediaman keluarga Yolk.


Tubang Yolk tahu di mana markas Gangster Elang Hitam ini, dan kebetulan saat itu Kinu Bula sedang berada di tempat bersama Komprit Noss. Adapun Kinu Bula, karena Komprit Noss merupakan temannya yang cukup akrab, ia mengajak serta lelaki yang lentik itu dalam hal pertemuannya dengan Pemimpin Keluarga Yolk. tentu saja Komprit Noss tidak menolak, ia merasa bahwa ini pasti proyek yang cukup besar dalam mendapatkan cuan.


“Teruskan” Kinu Bula cukup tertarik, siapa yang berani membuat Keluarga Yolk ini dalam kerugian yang besar.


“Ehmm ini sebenarnya saya cukup segan untuk membicarakannya karena ini berkaitan dengan Nona Noune” Lawet Yolk menghentikan sejenak kata-katanya kemudian menyesap teh nya.


“Lanjutkan, aku ingin tahu” Kinu Bula sedikit penasaran, sementara itu Komprit Noss terlihat menggosok gosok kukunya yang bersih terawat.


“Ini terus terang saya tidak tahu harus berbicara dari mana, Sentung Yolk Putra saya telah bertaruh untuk bermain catur dengan laki-laki simpanan dari Nona Niya Noune. Sehingga Putra saya kalah dan harus menyerahkan barang taruhannya berupa Toko Yolk Sport di Pusat Perbelanjaan South Coast City dan juga Arena Catur yang ada di lantai tujuh gedung itu. dan celakanya taruhan itu telah di siarkan secara langsung malam itu juga” Lawet Yolk terlihat menghela nafas seolah-olah putus asa.


Kinu Bula terlihat terkejut atas pernyataan Lawet Yolk yang menyatakan bahwa Niya Noune memiliki seorang Pria simpanan. Sementara Komprit Noss terlihat mengerutkan kening, Pria Simpanan Niya Noune, siapa lelaki yang beruntung itu?.


“Aku baru dengar bahwa Niya Noune punya pria simpanan, siapa nama pria itu?” dalam penasarannya Kinu Bula bertanya.


“Kalau tidak salah namanya adalah Gusmon!” jawab Lawet Yolk langsung. Komprit Noss yang sedang menyesap teh seketika tersembur sedangkan Kinu Bula tampak terkejut bukan main. Melihat reaksi dari orang-orang itu lawet Yolk jelas merasa heran.

__ADS_1


“Kamu bilang siapa!” Kinu Bula dan Komprit Noss bertanya hampir berbarengan.


“a.. ii.. namanya adalah .. Gusmon” Dengan gugup Lawet Yolk menyebutkan kembali nama pria yang telah merampas aset keluarga Yolk itu. Kinu Bula dan Komprit Noss tampak saling pandang, sepertinya mereka sama sekali tidak salah dengar.


__ADS_2