Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video

Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
BAB 8


__ADS_3

Berkelana di Bumi lain dengan Sistem Edit Video


Bab 8


Gusmon yang mendengarkan keterangan dari sistem, menjadi terngaga beberapa saat lamanya, tidak disangka bahwa ia sekarang tidak berada di Bumi lagi. Namun sekarang ia berada di Bumi yang lain. Satu hal yang tidak dapat dimengertinya, bahwa sejak kapan ia berpindah ke Bumi lain tersebut?. Sedangkan rasanya baru sekejap tadi ia berada di supermarket yang diguncang gempa. Pantesan ia sejak tadi merasa ada yang aneh dengan tempat ini.


Tidak ada serpihan bangunan lalu... Sejak kapan ia pindah dimensi ke Bumi yang Lain ini? dan bagaimana caranya? karena ia tidak pernah merasakan sesuatu atau adakah yang terlewat?. Ataukah ia tadi sempat pingsan? sehingga tidak menyadari adanya suatu portal yang membawanya kemari? entahlah! Dia sama sekali tidak mengerti. ataukah ia tertidur dan bermimpi?


"Benar. ini pasti mimpi" Demikian Kata hati Gusmon mencoba menenangkan dirinya, lantas ia coba menggigit bibirnya. Terasa sakit.


"Tidak! ini bukan mimpi. Ini adalah nyata!" Gusmon menatap lurus kedepan seakan-akan sedang menerawang.


"Lalu bagaimana!" la masih tercenung sesaat, dan menghela nafas panjang.


"ini adalah nyata!!" demikian Gusmon kembali kepada dirinya yang tegar. ini adalah nyata dan kenyataan. Karena dari tadi dia sudah merasakan kesakitan atas luka-lukanya yang parah. Kemudian Sistem Edit Video sebagai keajaiban tiba-tiba saja menyembuhkannya tanpa ada bekas sedikitpun.


Maka sekarang ia bertekad untuk melanjutkan kehidupannya di Bumi yang lain ini. Bisa jadi ini akan menjadi suatu Petualangan yang cukup menarik, asalkan jangan menarik celana. Demikian suara hati Gusmon menggelora. Tiba-tiba saja la teringat kepada kedua orang tuanya, dan senyuman manis seseorang menyeruak di pelupuk matanya, senyuman manis Aini.


Kelopak mata Gusmon perlahan bergerak tegak.

__ADS_1


"Aku akan bangkit dan mencari jalan kembali ke dunia Ku, Bumi yang aku cinta walaupun lebih kecil dari bumi yang Aku injak sekarang. tapi itu adalah rumahku!" Gusmon mengepalkan kedua tangannya melahirkan tekad yang sangat kuat.


"Sistem, coba jelaskan ke enam bagian Bumi super ini, dan ada di Bumi bagian mana aku sekarang?" Akhirnya Gusman bertanya tentang keberadaannya.


[Ding!]


[Sistem hanya mengetahui Keenam bagian Bumi ini, sebenarnya merupakan satu kesatuan yang terhampar di permukaan Bumi Super ini. Namun ada beberapa sekat berupa elemen yang sulit ditembus, yang memisahkan bagian-bagian bumi tersebut. Sehingga bisa dikatakan bahwa penduduk dari satu bagian Bumi ini terisolasi dari bagian Bumi lainnya. Dan penduduk itu mustahil untuk menembus ke bagian Bumi lainnya tanpa resiko yang fatal]


[ Host saat sekarang ini berada di Bumi bagian satu yang cukup modern namun di Bumi bagian ini tidak ada Handphone ataupun telepon satelit. Yang ada hanya telepon jadul atau telepon kabel jaman dulu. Jadi sebagai gambaran mirip seperti Bumi tempat tinggal Host di tahun 1980 an. Perbedaan lain, disini Sistem pemerintahan banyak dikuasai oleh keluarga-keluarga kuat, Baik itu tentara, Kepolisian dan juga perusahaan perusahaan. Masing-masing keluarga kuat punya BodyGuard yang ahli beladiri. Keluarga kuat dan Keluarga biasa memiliki ketimpangan yang nyata Keluarga kuat seenaknya bisa menindas keluarga lemah. Di sini uang berbicara segalanya, yang kaya dialah yang berkuasa. Selebihnya keadaan relatif sama dengan Bumi asal Host. Karena Bumi ini juga merupakan bagian dari Bumi paralel ]


Gusmon manggut - manggut sejenak setelah mendapatkan gambaran dari Bumi Super ini.


"Baiklah sekarang secara detail nya dimana aku berada, kenapa tempat ini gelap sekali dan sempit!" Gusmon bertanya lebih Spesifik.


[Host berada di dalam sumur batu tua, di suatu pabrik terbengkalai. Bagian atas sumur sudah di cor untuk mengamankan supaya tidak ada orang yang terjatuh kedalamnya]


"Apa!" Lagi-lagi Gusmon terkejut dengan hal yang tidak terduga itu. Pantas saja kiri, kanan, muka belakangnya, dinding batu semua dan ruangan itu sangat sempit dan gelap serta pangab. Ternyata sumur tua yang sudah di cor di atasnya, untung saja ia tidak kehabisan oksigen.


"Baiklah" Gusmon berkata sambil menggaruk kepalanya yang gatal beneran. Sekarang ia harus bertindak cepat sebelum kehabisan oksigen.

__ADS_1


* * * *


Di sebuah pabrik terbengkalai, di sebuah tiang besi. Seorang gadis cantik sedang terikat di tiang besi tersebut. Tangannya diikat ke atas kedua belahnya dengan menggunakan tali yang kuat dan mulutnya di sumpal dengan menggunakan sapu tangan. Wajah cantik nya terlihat kuyu dengan dua garis air mata dipipinya. Tampaknya dia akan berakhir kali ini atau setidaknya sesuatu yang buruk akan terjadi.


Sementara itu di depannya ada dua kursi panjang terbuat dari kayu dan sebuah meta yang lapuk, yang di atasnya ada anggur dan makanan ringan. Di samping gadis itu terdapat sebuah Sumur tua yang bagian atasnya sudah di cor untuk menghindari sesuatu yang bernyawa terperosok kedalamnya.


Memang sumur tua itu dulunya dipakai untuk keperluan pabrik, namun sekarang sudah tidak terpakai lagi dan tidak ada airnya lagi, dan pihak pabrik mengecornya sebalum pabrik tutup sebagai langkah antisipasi agar tidak ada makhluk yang bernyawa nantinya yang akan terperosok kedalamnya. Terlebih lagi anak-anak yang bermain serampangan. Meskipun pabrik ini terletak jauh dari pemukiman penduduk, namun adalah hal yang bijaksana bila mau mengamankan sesuatu yang dipandang berbahaya bila bangunan itu akan ditinggalkan.


Beberapa orang yang pernah melihat-lihat keadaan pabrik terbengkalai itu, sebelumnya sempat membuat cerita-cerita aneh terkait sumur tua yang ada penunggunya. Bahkan ada Grup dari pengelola acara televisi yang membuat sinetron terkait sumur tuà dengan judul 'Misteri Penunggu Sumur Tua". Sehingga hal itu sedikit banyak berbekas di benak penonton dan menjadi mitos.


Akan tetapi tidak adanya Handphone menyebabkan tidak adanya profesi Konten Kreator di Bumi Super ini, sehingga tidak ada yang melakukan Live streaming semacam tim berburu Hantu.


Dua orang pria bertato nampak mondar mandir di sekitar Gedung Pabrik, terutama di sekitar pintu pabrik yang sudah tidak utuh lagi.


Seorang pria berkacamata duduk di sebuah kursi panjang tanpa sandaran, di tangan kirinya terjepit Sepuntung rokok kretek filter dan ditangan kanannya tergenggam sebuah belati yang di bolang balingkannya, dilempar ke atas dan ditangkap lagi.


Tampang pria ini tampak sangar dengan perut sedikit buncit.


"Wadaaw!!" Pria ini tiba-tiba berteriak kesakitan, ternyata belati yang dilempar ke atas dan ditangkap lagi itu, salah tangkap olehnya. Yang seharusnya ditangkap itu adalah gagang belatinya ternyata yang tergenggam olehnya adalah badan belati.

__ADS_1


Sontak tangannya di bagian telapak tangan itu tergores cukup dalam sehingga darah mengucur cukup deras.


"Sialan, kep4rat !!" Maki pria berkacamata itu sambil membanting belati di tangannya ke lantai pabrik, dan belati itu menancap dalam dengan hiasan darah di sekeliling nya. Memang belati di tangannya tadi sangat tajam, bahkan tergores sedikit bisa menghasilkan luka yang serius. Apalagi tidak sengaja tergenggam seperti itu, weleh- weleh!!. Ini sih senjata makan tuan namanya.


__ADS_2