Cinta Asteria

Cinta Asteria
Konflik di perusahaan Hendra


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷


Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.


Semoga tetap bisa menghibur.


🌷🌷🌷


Selamat membaca


...........


Adik kamu sudah terbukakan pintu taubatnya sejak dia menyesali. Tinggal langkah menuju perbaikannya saja yang harus di jalani. Namun kalian berdua lah yang harus berhati hati, karena kalian berdua juga dalam masa masa kritis yang butuh kesabaran.” Ucap Abuya dimyati tersebut.


Aster dan Hendra saling berpandangan tidak memahami apa maksut dari Abuya tersebut, namun dlam hati kecil Aster dia seakan mendapat bisikan bahwa dirinya dan Hendra mendapat peringatan akan adanya sebuah bahaya atau ancaman yang di tujukan kepada mereka…..???


 


“Maaf pak kyai, kami gak faham dengan maksut pak kyai ?” Tanya Hendra pada Abuya dimyati tersebut.


“ulah panggil urang Kyai, panggil Abuya saja !” kata Abuya tersebut yang tidak mau dipanggil kyai.


“Owh ya maaf Abuya, maksut kami ingin tahu maksut perkataan pak eh Abuya tadi tentang kami yang dlam masa masa kritis.” Ucap Hendra.


“Ya begitulah manusia jang, maksut baik tidak selalu direspon baik seseorang. Kadang yang kita percaya justru menikung dari belakang. Sementara yang biasa biasa saja justru kadang malah tulus dengan kita. Jadi Abuya berpesan agar kalian berhati hati namun juga jangan penuh curiga, hanya perlu waspada saja.” Ucap abuya tersebut.


“betul abuya, kami memang selama ini kurang kewaspadaan, dan kami terlalu mudah percaya orang.” Sahut Aster.


“Nah rupanya eneng teh bisa paham maksut urang nya, Alhamdulillah kalo gitu mah Abuya moal kudu ngabejaan deui nya ?” kata Abuya.


“Iya Abuya, dan saya mohon bantuan doa Abuya agar kami juga adik kami bisa terhindar dari bahaya.” Ucap Aster.


“Aamiin perbanyaklah untuk berserah diri kepada allah  dan perbanyak sedekah, karena sedekah itu menghindarkan dari bala.” Sahut Abuya.


Setelah Hendra dan Aster menerima banyak wejangan dari abuya mereka pun berpamitan, sementara Andi sudah mantap untuk menetap di tempat Abuya.


Dan sepeninggal Hendra dan Aster Abuya menyuruh Andi mandi Taubat dan kemudian melakukan sholat taubat di bimbing Abuya.


Sementara hendra dan aster kembali ke rumah andi menemui orang tua Andi dan juga astri yang di tinggal di sana.

__ADS_1


*****


Di rumah Andi


“Nak Astri ini dulu tetanggaan sama aster ya ?” Tanya pak Baskoro pada Astri.


“Iya pak, dan kami sudah seperti saudara kandung layaknya.” Jawab Astri.


“Bapak jadi iri pada kalian yang begitu dekat dalam bersahabat sampai seperti saudara, dan juga akhirnya menjadi saudara beneran.’ Ucap pak Baskoro.


Pembicaraan mereka terhenti karena telpon Astri berdering ada panggilan masuk dari salah satu staff kantor di perusahaan hendra dan Astri.


“aduh maaf pak ada telpon, Astri ijin angkat telpon sebentar.” Ucap Astri. Kemudian keluar rumah menerima telpon dari staf kantor perusahaannya. Yang intinya mengabarkan bahwa di kantor ada masalah yang harus segera di tangani. Karena beberapa klien yang selama ini bekerja sama dengan mereka tiba tiba saja menghentikan kerja sama secar sepihak. Hal itu sangat mengejutkan Astri, karena selama ini mereka baik baik saja dan tidak ada masalah sama sekali.


Bahkan dalam sharing profit pun selalu open management terhadap perusahaan partnernya bekerja sama. Sehingga astri mulai menduga duga adanya campur tangan dari pihak ketiga yang menginginkan perusahaanya jatuh.


Sehingga Astri menjadi tidak sabar dan ingin segera kembali ke Jakarta untuk menyelidiki. Kemudian astri pun segera menghubungi Asih dan Nisa orang yang menjadi kepercayaan Astri.


Sari keterangan Asih dan Nisa yang sempat menemui klien mereka di peroleh info bahwa perusahaan yang selama ini bekerja sama dengan mereka menuduh jika perusahaan mereka melakukan manipulasi data dalam sharing profit. Sehingga mereka memutuskan untuk menghentikan kerja sama.


Astri menjadi heran, apa dasar mereka menuduh hal demikian sehingga secara hampir bersamaan beberapa perusahaan memutuskan kontrak kerja sama mereka. Bahkan ada yang masih dalam pengerjaan proyek yang baru setengah jalam dengan mereka.


Dan setelah sampai di rumah andi hendra dan aster pun segera berpamitan dengan kedua orang tua Andi.


“Maaf pak lek dan bulek, kami terpaksa langsung pulang ke Jakarta karena ada maslah yang harus kami selesaikan saat ini juga.” Kata hendra kepada kedua orang tua Andi.


“Sebenarnya saya masih berharap kalian mau lebih lama tinggal di sini. Namun karena kami juga tahu kesibukan kalian kami tidak bisa menahan kepulangan kalian. Semoga saja masalah kalian segera mendapatkan jalan keluar.” Ucap pak Baskoro.


Kemudian hendra dan rombongan segera meninggalkan rumah andi setelah bersalaman dengan kedua orang tua andi dan segera menuju ke Jakarta.


Mereka bertiga langsung menuju ke perusahaan untuk meminta keterangan yang lebih jelas terkait mundurnya perusahaan yang kemarin bekerja sama dengan mereka.


Ketiganya langsung menemui seluruh staff administrasi untuk memeriksa laporan keuangan perusahaan secara rinci dan mencari bukti bukti adanya penyalah gunaan keuangan atau jabatan dalam perusahaan.


Di bantu oleh asih dan nisa, namun secara tertulis tidak di temukan satu pun indikasi bahwa telah terjadi penyalah gunaan keuangan da jabatan


Hendra sempat ham[ir emosi ketika menemukan dua dokumen yang berbeda isinya.


“Ini kenapa ada dua laporan yang berbeda isinya /’ Tanya hendra kepada staf administrasi yang Asih juga masuk ke tim itu.

__ADS_1


“Beda bagaimana pak hendra, Selama ini saya hanya membuat satu laporan dan itu juga hasil rekap dari tim administrasi harian saja .” ucap Asih.


“Coba kamu cek disini Bu Asih.” Kata Hendra kepada Asih yang menunjukkan adanya dua berkas admistrasi dan yang keduanya berbeda meski dalam waktu yang sama. Sehingga asih sendiri kaget karena laporan ada dua versi dan lepas dari pengamatan dia.


“Ini yang satu jelas hasil rekaya pak, karena laporan yang saya buat semua langsung aku kirimkan ke email bu astri sebagai bukti dan sekaligus jadi bukti laporan.


“Betul, ini versi kedua bukan buatan Asih, namun ini jelas sebuah rekayasa untuk menjatuhkan kita di mata klien.” Ucap Astri.


“hmmm…. Periksa seluruh file computer yang ada, dan jangan ada yang memegang computer admin sekarang.’ Ucap aster ikut nimbrung.


Kemudian semua karyawan admin sementara karyawan lain disuruh meninggalkan meja kerja dan diminta berkumpul di aula.


Hendra memanggil tim Audit untuk segera membantu meng Audit semua berkas laporan, serta meliburkan seluruh karyawan selama tiga hari.Suasana kantor pun yang biasanya penuh keramahan dan kekeluargaan saat ini menjadi tegang dan saling berbisik dan bergunjing. Membicarakan siapakah yang telah membuat data palsu dengan memanipulasi data serta mengirimkan data laporan palsu tersebut ke klien untuk menjatuhkan perusahaan, dan apa motivasinya ?


“Asih kamu bantu Astri periksa data karyawan yang ada di divisi Administrasi.” Perintah Hendra pada Asih dan Astri. Keduanya pun segera membuka data diri karyawan administrasi yang ada kemungkinan menjadi spionase perusahaan Rival yang akan menjatuhkan perusahaan Hendra tersebut….???


...Bersambung...


Terimakasih atas dukungan dari Readers semuanya.


Komentar readers semangat Author


Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya.


Semoga dapat menghibur Readers semua.


...Jangan lupa dukungan berupa :...


...Like...


...Komen...


...&...


...Vote nya...


...Terimakasih...


...🙏🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2