
🌷🌷🌷
Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.
Semoga tetap bisa menghibur.
🌷🌷🌷
...Selamat membaca...
Dan setelah Mr. X mendapatkan laporan kemudian memberi perintah khusus, Rahasia dan dadakan.
"Bunuh semuanya. terutama Daniel agar tidak sempat buka mulut nantinya...!" Perintah Mr. X...???
Segera anak buah Mr. X tersebut mengontak semua anggotanya dan menyampaikan perintah Mr. X. Tidak ketinggalan juga yang bertugas menjaga rumah Daniel sendiri. Yang Notabene adalah anak buah Mr. X juga.
Dalam waktu sekejab perintah membunuh Daniel sudah tersebar ke telinga seluruh anak buah Mr. X.
Berita yang menyebar menjadi sebuah kabar yang menyebar kemana mana sampai juga ke telinga Daniel.
Sehingga Daniel menjadi ketakutan, dan lebih memilih di penjara dari pada pulang Namun dirinya terancam untuk di bunuh.
Hal itu yang membuat Daniel terpaksa menceritakan semua kejadian yang di alaminya dari awal diundang Mr. X sampai dengan dirinya memperkosa Hazel yang dalam pengaruh obat perangsang.
Semua kesaksiannya direkam oleh Hendra yang Sebenarnya akan dijadikan target utama Mr. X dan Hazel hanyalah sebuah korban kecil yang akan diumpankan.
Kesalahan Bram yang Fatal, dan kebodohan Daniel yang hanya menuruti Na**u birahi semata.
Dan sekarang Mr. X pun sengaja menghilangkan semua rekam jejak kejahatan yang dilakukan.
Serta untuk Sementara Mr. X pun bersembunyi di suatu tempat yang hanya di ketahui orang orang tertentu saja.
Dengan begitu sengketa Perusahaan Hendra pun terselesaikan. Akhirnya Hendra bisa kembali menjalankan perusahaannya.
Namun demikian Hendra harus memulai dari awal lagi untuk membangkitkan perusaan yang sudah dirusak oleh Daniel tersebut.
Sebagian Perusahaan mitra sudah memutus kontrak kerja. Sementara Aster sudah lebih banyak tinggal di rumah karena menjaga kandungan nya yang semakin membesar.
Hendra cukup pusing dan lelah memikirkan perusahaan yang dijalankan saat ini mengalami penurunan pendapatan yang cukup Signifikan.
Namun Hendra juga gak tega menyampaikan ke Aster. Meski Hendra Sadar hanya Aster yang punya kemampuan Market yang handal. Tapi karena Hendra lebih menyayangi Istri dan bayi yang di dalam kandungan nya.
Hendra mencoba bangkit bergerak sendirian.
Namun Kembali Hendra di hadapkan dengan situasi sulit. Aster benar benar harus off dalam waktu yang cukup lama. Aster harus persiapan untuk kelahiran bayinya. Tentu saja tidak sekedar sampai bayinya lahir, melainkan harus sampai anaknya cukup umur untuk di tinggal bekerja.
.....
"Besok adakan rapat Staff, kita akan adakan rapat mendadak untuk mencari staff marketing yang cukup handal. Menggantikan istriku sementara dia persiapan lahiran." kata Hendra kepada Asih yang kini membantu Hendra di kantor pusat lagi.
" Iya Pak Hendra. Semua Staff di undang?" tanya Asih.
"Semua saja, siapa tahu ada yang punya rekasi atau kerabat yang pandai market." Jawab Hendra.
"Siap pak." Jawab Asih segera memnyusun data Staff dan memberikan undangan Rapat darurat di rumah namanya Hendra.
Hendra sendiri, kemudian keluar menghubungi relasi relasi lama. Namun rata rata sudah terikat kontrak dengan perusahaan lain, saat perusahaan Hendra sedang dalam masalah.
__ADS_1
"Susah juga ternyata, mencari partner kerja Aster memang luar biasa. Aku tak sanggup menggantikan tugas tugasnya." kata Hendra dalam hati.
Hendra kembali ke rumah nya menemui Aster yang sedang berbaring mengusap ucap perutnya yang semakin besar saja.
"Aduh calon ibu, main sama anaknya terus ya?" ucap Hendra sambil mengecup kening Aster.
"Iya bang, anak kita sudah mulai menendang nendang pengen keluar kayaknya. udah pulang bang?" Jawab Aster.
"Iya, besok ada rapat staff di rumah mama. Harus ada yang gantikan posisimu sementara Aster. Abang pusing kalau gak ada kamu ternyata." Kata Hendra.
"Sabar ya bang, yang penting masih cukup buat gaji karyawan dulu saja. Nanti Aster akan kembali bekerja seperti biasanya kalau anak kita sudah bisa ditinggal." Jawab Aster.
" Lah lahir juga belum Aster, berarti kan masih lama." Ucap Hendra.
"Makanya abang sabar dulu, bertahan dulu saja bang. Gak udah muluk muluk, setelah apa yang pernah kita alami kemarin." Jawab Aster.
"iya sih, aku akan tetap sabar menunggu kamu Aster." Jawab Hendra.
.....
.....
.....
Di rumah mamanya Hendra, Hendra juga Astri mempersiapkan acara Rapat Staff untuk mencari Marketing mengisi posisi Aster yang baru cuti.
"Gimana keadaan Aster bang, sehat saja kan?" Tanya Astri.
Sehat sih bayinya juga Sehat kok. hanya aku yang pusing Aster besar sekali perannya di perusahaan." Jawab Hendra.
Iya deh, abang ngalah ngaku kamu sama mamah memang cerdas." Sahut Hendra.
Tak lama kemudian Staff ksnyorpun sudah pada datang bersama. Termasuk juga Asih ikut hadir bersama yang lain.
"Hai Astri lama gak jumpa apa kabar?" ucap Nisa bersama Asih menyalami Astri.
"Iya baik, kamu bagaimana Nisa?" tanya Astri.
"Alhamdulillah... baik juga Astri." Jawab Nisa.
"Asih bagaimana, sudah mau punya baby belum nih kabar Andi bagaimana?" tanya Astri.
"Andi baik baik saja, masih buka les musim dirumah kok. Doakan Astri agar aku segera menyusul Aster." Jawab Asih.
"Sabar ya Asih, semoga nanti ada pengganti Aster sementara dia cuti. Agar kamu bisa serumah dengan Andi lagi." Jawab Astri.
"Iya Astri gapapa kok, aku bisa bertemu Andi Seminggu sekali. kadang juga Andi yang menyusul Asih kemari kalo gak ada jadwal les musik." Jawab Asih.
"Kenapa gak mau ditawarin kerja di perusahaan kita sih Andi? " Tanya Astri.
"Gak papa Adtri, Andi hanya ingin belajar Mandiri saja kok." Jawab Asih.
Tak menunggu lama Rapat pun segera dibuka oleh mamanya Adyri dan Hendra.
Mamanya Astri dan Hendra memberi paparan tentang kondisi perusahaan passca adanya permasalahan sebelumnya. Kemudian mamanya Hendra meminta saran dan pendapat dari para Staff nya.
"Marketing adalah ujung tombak sebuah Perusahaan. Saya setuju untuk mencari tambah orang yang mumpuni di bidang tersebut." kata Manager marketing.
__ADS_1
"Masalahnya, siapa yang akan kita rekrut pak, jangan sampai nanti justru hsnya menambah beban perusahaan jika tidak bisa bekerja maksimal." Kata Asih yang sementara mengganti tugas Daniel sebagi prnjembatan karyawan dan Owner.
"Bagaimana kalau saya mengusulkan nama Ana setyowati yang dulu Manager Marketing juga." ucap manager marketing.
" Dia memang ulet dan gigih, tapi attitude nya kurang bagus pak. Asih pikir cari alternatif yang lain dulu saja." Jawab Asih.
Semua terdiam, memang sulit mencari tenaga marketing yang handal. Butuh orang yang berjiwa kuat ilet dan tekun serta cerdas. Karena butuh orang yang improvisasinys bagus di lapangan.
"Kalu kita buka lowongan saja bagaimana?" Tanya salah satu Staff.
"Bisa saja, tapi biasanya yang datang kan para pemula yang belum siap kerja." Jawab Asih.
"Iya juga sih, meski dicantimkan yang berpengalaman pun banyaknya pemula yang hadir."
Sambung Manager marketing.
"Berapa lama pak untuk memberikan training marketing itu. Agar benar benar siap bekerja?" Tanya Hendra.
Relatif pak, paling cepat 3 bukan selama ini." Jawab manager marketing.
"Wah kelamaan, tiga bulan mungkin Aster sudah bisa masuk kerja meski gak full tiap hari." Jawab Hendra
kembali suasana Henjng., semua berpikir mencari Solusi untuk bangkit nya perusahaan.
"Kalau memang susah Terima saja tadi, siapa?" Tanya mamanya Hendra.
"Ana Setyowati bu." Jawab manager marketing tersebut.
"Yaudah dia saja, dengan tetap melalui masa training dan kita lihat perkembangan nya nanti." kata mamahnya Hendra.
Asih sebenar nya keberatan, tapi tak berani menyanggah. KatenavAna Setyowati dulu resent karena ada Skandal dan Adih istri Andi Trauma dengan hal hal seperti itu.
karena pernah menimpa Andi suaminya sebelum menikah resmi...???
...bersambung...
Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.
Komentar reader semangat Author
Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya.
Semoga dapat menghibur Reader semua.
...Jangan lupa dukungan berupa :...
...Like...
...Komen...
...&...
...Vote nya...
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏...
__ADS_1