Cinta Asteria

Cinta Asteria
Hazel ternodai


__ADS_3

🌷🌷


Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.


Semoga tetap bisa menghibur.


🌷🌷🌷


...Selamat membaca...


Daniel pun spontan jadi ngos ngosan sendiri melihat pemandangan indah di depan matanya.


Tidak mau kehilangan moment indah tersebut, Daniel pun segera melepaskan seluruh pakainya juga...?


Hazel yang di bawah sadar dalam pengaruh obat perangsang menuruti saja semua kemauan Daniel. Di alam bawah sadar Hazel yang tampak adalah Andi.


Sehingga apapun kemauan Daniel diturutinoleh Hazel. Sampai akhirnya Daniel berhasil merenggut sesuatu milik Hazel yang selama ini dijaga selalu.


Tidak sampai disitu saja, Daniel kembali mengulang apa yang dia lakukan terhadap Hazel sampai Daniel sendiri terkulai lemas.


Malang sekali nasib Hazel....!!!!


Mahkota Wanita nya direnggut oleh orang yang baru sekali dijumpainya. Bahkan dibawah kesadaran nya, semua itu karena ulah Bram.


Daniel yang merasa menang banyak telah merenggut kesucian Hazel lantas pergi begitu saja meninggal kan Hazel yang masih terkulai tak berdaya. Bahkan masih dalam posisi tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuhnya.


.....


.....


.....


Saat pagi ketika Hazel bangun, Hazel menjerit histeris mendapati dirinya tanpa busana secuilpun. Serta menemukan bercak darah di sprei ranjangnya. bahkan Hazel merasakan organ intimnya yang terasa perih.


Hazel menampar pipinya sendiri berharap ini hanyalah mimpi. Namun apa daya yang dialami Hazel adalah nyata...!


Hazel duduk mendekap lututnya, menyesali semua yang sudah terjadi. Namun yang terjadi tak mungkin bisa kembali lagi.


Hazel pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Badan Hazel yang penuh cairan laki laki disekujur tubuhnya. membuat Hazel muak, tak tahu apa yang terjadi. Tak tahu siapa yang membuatnya begini.


Bram kah? atau Daniel kah atau ada lagi orang lain?


Hazel menjerit kecil merasakan perih saat buang air kecil. Bahkan seluruh tubuhnya terasa pegal pegal. Hazel hanya dapat meratapi nasip tragisnya tersebut. Dan luapan dendam terhadap Bram yang menyebabkan ini semua terjadi.


Memang...!!!


Memang Bram yang menebak Hazel, tapi bukan untuk Daniel melainkan Hendra yang akan dijadikan korban. Namun sayangnya Bram sendiri sedang terjebak dalam permainan cinta terlarang dan menyakitkan.


Bram sendiri mendapatkan siksaan dari dua wanita 'sakit' yang telah membuat nya tak sadarkan diri. Sehingga Bram tak mampu mendatangkan Hendra yang akan dikorbankan.


Kemudian Daniel lah yang mengambil keuntungan dari itu semua. Tanpa diketahui oleh Bram sendiri, sehingga Bram oun menduga jika malam itu tidak terjadi apa apa dengan Hazel.


Sementara Hazel dengan langkah gontai seakan hidup segan matipun tak mau. pergi meninggalkan hotel dengan membawa sejuta luka yang ada.


Hazel ingin segera sampai ke rumah dan menumpahkan semua air mata yang ada di pelukan mamnya.


.....

__ADS_1


Sementara di tempat lain, Dimas berhasil membuat Mr. X terpukau dengan hasil karya Dimas. Dan sesuai janjinya Mr. X pun menyerah kan sejumlah uang yang dijanjikan.


Kemudian Dimas diijinkan untuk pergi dari rumah Mr. X setelah hampir semalam mengerjakan gambar yg diminta Mr. X.


Hanya berdasarkan foto lokasi dan titik koordinst serta ukuran lahan Dimas dengan cepat menyelesaikan apa yg diminta Mr. X.


Dimas pun sampai rumah dalam keadaan loyo, meski membawa uang dalam jumlah banyak.


"Sungguh menggiurkan apa yang ditawarkan Mr. X, jika kurang waspada memang mudah terbujuk. Untung aku gak gila harta." Kata Dimas dalam hati.


Dimas segera mandi dengan air hangat agar tubuhnya segar. kemudian beristirahat di kamar nya sambil berpikir bagaimana menyampaikan informasi yang dia dapat pada Hendra.


Karena lelah, Dimas pun tertidur hingga siang hari. Dan saat terbangun Dimas pun segera keluar rumah mencari makan siang.


Sampai di warung makan Dimas melihat seseorang yang memandanginya penuh selidik. "mungkin orang ini mata mata Mr. X." batin Dimas.


Dimas bersikap seolah tak mengetahui jika sedang diamati. Bahkan menawarkan makan pada orang tersebut.


"Mari bang, makan...!" ucap Dimas.


Namun orang tersebut justru kaget ketika Dimas bicara padanya. Tidak menyangka jika Dimas akan menyapa. Meski dengan sapaan basa basi saja.


" Eeeh iya makasih, sudah barusan." jawabannya agak tergagap.


"Kerja dimana bang?" tanya Dimas kemudian.


"Saya masih nganggur kok." jawab orang itu.


"Owh sama, saya juga baru nganggur, perusahaan diliburkan." Kata Dimas.


"Bukan, tapi baru ada sengketa dan karyawan seperti saya yang jadi korban." ucap Dimas.


"Sengketa bagaimana?" Tanya orang tersebut.


"Sengketa kepemilikan, gak ngerti lah saya hanya karyawan kecil kok bang." Jawab Dimas.


"Gak cari kerjaan lain saja?" tanya orang tersebut.


"Susah bang, pengen sih kalau bisa juga cari kerja sesuai bidang saya Arsitektur." Jawab Dimas.


"Iya susah juga cari kerja aku juga belum ada kerjaan tetap." Ucap orang itu.


"Owh iya bang Kenalan dulu, saya Dimas nama abang siapa?" tanya Dimas.


"Aku Fadil, tapi orang panggil aku Dail." Jawab orang itu.


"Owh bang Dail, punya kerja sampingan apa bang?" tanya Dimas memancing.


"Gak ada, apa aja orang suruh asal ada duit ya berangkat." jawab Dail.


"Boleh ajak saya bang kalo ada job, lagi gak ada income nih." kata Dimas.


"Boleh nanti aku bilang bos dulu kali aja ada job tertentu." Jawab Dail.


"Ok makasih sebelum nya bang." Jawab Dimas.


Dimas mencoba menyelidiki siapa orang bawahan Mr. X yang jadi perantara mata mata tersebut. Agar lebih mudah dalam mengatur siasat.

__ADS_1


.....


kembali pada Hazel


Sampai di rumah orang tua Hazel sudah menunggu dengan cemas. Dan begitu Hazel datang dengan kondisi yang memprihatinkan mereka pun langsung menangisi Hazel.


"Kenapa baru sampai sayang, apa yang terjadi?" Mamanya Hazel langsung memberondong dengan pertanyaan.


Hazel yang tak kuat menahan duka pun lantas menjadi pingsan.


kedua orang tua Hazel pun panik dan langsung membawa Hazel ke rumah sakit. Dan tak lupa juga menghubungi Wawan teman dekat Hazel selama ini.


Singkat cerita, Hazel sudah sadar di rumah sakit dan di tungguin Wawan dan kedua orang tuanya.


"Hazel kamu kenapa!? kok gak bilang bilang ke Wawan kalau mau keluar?" tanya Wawan mencemaskan Hazel.


Hazel hanya menitikkan air mata dan menangis saja. tidak mampu menjawab pertanyaan Wawan.


"Biar Hazel tenang dulu Wan, baru nanti bisa cerita apa yang terjadi." ucap papanya Hazel.


Suasana jadi hening sesaat, memberi kesempatan Hazel mengeluarkan tangisannya. Sampai akhirnya Hazel pun membuka suara.


"Mah,,, Pah,,, Maafin Hazel.....!!!" Suara Hazel tertahan hanya tangisan lagi yang terdengar.


"Ceritalah Sayang, mama akan dengar cerita kamu." Kata mamanya Hazel.


"Mah,,, Hazel telah ditipu luar dalam...!" Ucap Hazel di sela isak tangisnya.


"Maksut Hazel bagaimana...!?!" tanya mamanya gak sabar.


"Hazel sudah dinodai mah....!" ucap Hazel langsung meledak tangis Hazel kali ini...!


Bagaikan tersambar petir kedua orang tua Hazel juga Wawan mendengar ucapan Hazel. Bahkan Wawan langsung mengarah pelakunya adalah Bram...!!!


...bersambung...


Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.


Komentar reader semangat Author


Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya.


Semoga dapat menghibur Reader semua.


...Jangan lupa dukungan berupa :...


...Like...


...Komen...


...&...


...Vote nya...


...Terimakasih...


...🙏🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2