
🌷🌷
Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.
Semoga tetap bisa menghibur.
🌷🌷🌷
Selamat membaca
...........
"Dalam berumah tangga, kadang harus memilih lelaki yang mencintai kita sementara hati kita sebenarnya tidak ada cinta. Atau lelaki yang kita cintai tapi lelaki itu tidak mencintai kita. Kalau seperti itu yang terjadi, Hazel memilih yang jadi orang yang dicintai tapi kita gak cinta,atau jadi orang yang mencintai, tapi tidak dicintai ?” Tanya mamahnya Hazel.
“Sulit mah gak ada pilihan, maunya ya kita saling mencintai.” Jawab Hazel.
“Itu namanya ideal Haz, tapi tidak selamanya kita mendapat sesuatu yang ideal.” Jawab mamah Hazel.
“Kalau menurut mamah sendiri bagaimana ?” tanya Hazel.
“Kebahagiaan istri  itu jika mampu memberikan keturunan kepada suaminya. Kemudian merasa dicintai dan diperhatikan suaminya. Disitulah akan tumbuh cinta sejati seorang istri pada suami.” Jawab Mamanya Hazel.
“Kok bisa begitu mah ?” tanya Hazel.
“Saat wanita menjadi seorang istri dan seorang ibu, maka jiwa raganya akan tercurah kepada anak. cintanya yang terbesar hanya untuk anak, sedang ke suami hanya sebagian kecil setelah anak. di situlah baru terasa lebih penting dicintai suami daripada mencintai suami. Meski memang saling mencintai itu tetap idealnya.” Jawab Mamah nya Hazel.
“Hazel pun mencoba untuk memahami apa yang disampaikan mamanya tersebut. Antara mencintai dan dicintai. Mencintai itu butuh pengorbanan sedang dicintai itu akan terasa lebih nyaman. Hazel pu sedikit memahami maksut mamahnya meski butuh waktu untuk dapat melaksanakannya.
“Apakah Hazel tidak disebut khianat jika menerima Wawan tapi hati Hazel masih menyimpan nama laki laki lain mah ?” Tanya Hazel.
“Perasaan pada laki laki lain itu akan pudar lama kelamaan, jika kamu memang punya niat untuk membuka hati pada Wawan Haz. Selama ini kamu tidak berniat membuka hatimu pada Wawan.” Kata mamanya Hazel.
“Hazel hanya tidak mau buru buru mah, takutnya malah bikin kecewa Wawan yang tulus mencintai Hazel. Sementara hati Hazel mendua mah.” Jawab Hazel.
“Itulah proses Hazel, kamu tidak ada keinginan mengena Wawan lebih dalam karena hati kamu masih tertutup. Sedangkan laki laki yang kamu harapkan sudah jelas jadi milik orang lain, baik tubuh juga hatinya.” Jawab Mamanya Hazel.
Hazel pun kembali berpikir, dan dia sadar betul jika dari awal memang Andi tidak pernah mencintai Hazel. Dia sendiri yang memupuk rasa cintanya pada Andi, sementara Andi tidak sama sekali. Dan saat ini memang hanya rasa sakit yag didapatkan Hazel.
“Iya mah, Hazel akan coba dengarkan dan jalankan nasehat mamah, tapi semua itu butuh waktu mah.” Jawab Hazel mengakhiri dialog dengan mamanya kemudian berangkat mandi.
*****
Sementara di tempat Lain Bram sudah bersiap untuk menemui Daniel, untuk menjalankan rencananya mempertemukan Hendra dan Hazel di suatu tempat. Tentu saja dengan mengatur segala sesuatunya serapi mungkin. Agar terkesan pertemuan yang alami, kemudian rencana Bram didukung Daniel akan menjebak Hendra dan Hazel. Agar keduanya dimabuk asmara sesaat, dengan membubuhkan obat perangsang pada keduanya.
__ADS_1
Bram menjelaskan langkah langkah yang harus dilakukan kepada Daniel. Termasuk memanggil Hazel seakan akan mau diajak mengadakan konser amal. Dan pada saat yang tepat akan dibuat Hazel bertemu dengan Hendra dan akan ditinggalkan berdua. Sehingga diharapkan dengan diberinya obat tertentu mereka berdua menjadi lepas kendali dan melakukan hubungan terlarang dua insan lawan jenis.
Dan pada saat yang tepat akan ada orang yang pura pura memergoki perbuatan mereka agar dapat menekan Hendra untuk mengikuti apapun yang diinginkan. Dengan demikian apa yang menjadi impian Daniel akan terlaksana. Kemudian Bram pun bak pahlawan akan menghibur Hazel dengan imbalan Hazel mau menerima kembali Bram sebagai kekasihnya. Dengan membujuk Hazel bahwa Bram tidak mempermasalahkan kondisi Hazel yang telah ternoda, sebagai bukti permintaan maaf Bram dan ketulusan cinta Bram pada Hazel. Meski itu juga hanya sandiwara Bram saja, untuk mencapai tujuannya.
“Apa semua kan bisa berjalan sesuai skenario kita ?” Tanya Daniel kepada Bram.
“Kalau semua prosesnya benar maka bisa terlaksana, tapi kita tetap membutuhkan rencana lain sebagai antisipasi jika rencana pertama gagal. Harus ada rencana kedua, ketiga dan seterusnya.” Jawab Bram.
Daniel hanya mendengarkan semua penjelasan Bram, sementara Bram meyakinkan Daniel akan pa yang direncanakan tersebut. Sampai menyebutkan Plan A, B, C dan seterusnya. Seakan semua variabel sudah terkondisi dengan baik dan minim human error.
“Baiklah, kamu atur saja segala sesuatunya nanti aku yang akan siapkan.” Kata Daniel.
“Tentu saja, untuk sebuah tujuan besar tidak mungkin hanya dengan modal kecil. Baik itu dana, tenaga pemikiran dan juga resiko tentu sebanding dengan besarnya tujuan atau Hasil yang akan kita capai.” Ucap Bram mulai berusaha menguasai pola pikir Daniel dan menggiring ke arah jalan pemikiran Bram sendiri. Secara tidak sadar Daniel pun sudah masuk dalam jebakan Bram. Daniel merasa sangat membutuhkan Bram untuk diajak berdialog. Sehingga ada semacam ketergantungan Danie kepada Bram. Sehingga apapun ucapan Bram akan dianggap sebuah kebenaran oleh Daniel.
Bram pun tertawa dalam hati.” Kena kamu sekarang Daniel, kamu dalam pengaruh ku sekarang ini.” Batin Bram sambil senyum puas.
“Pak Daniel nanti menemui Hazel berlaku seperti orang yang akan mengadakan konser amal dan mengaku sja sebagai panitia konser amal. Kemudian aku akan bujuk Bram agar mau diundang dalam pertemuan bisnis. Dan kita saling kontak, agar nanti bisa mempertemukan Hazel dengan Hendra tanpa ketahuan ada pak Daniel. Dan di situlah nanti rencana berikutnya kita jalankan. Kalau keduanya sudah terpengaruh maka akan kita masukan keduanya ke kamar hotel berdua. Biar selanjutnya mereka akan terbuai asmara sesaat begitu seterusnya sesuai rencana pertama kita.” Papar Bram yang meyakinkan bagi Daniel.
Mereka pun sepakat untuk bersiap siap membuat kepanitiaan palsu untuk konser amal fiktif tersebut. bahkan semua anggota panitia yang dibentuk semua adalah orangnya Bram dan anak buah Mr.X. agar terkesan meyakinkan mereka pun mengajak seseorang yang dijadikan sebagai pemilik Yayasan anak yatim dan dhuafa, agar terkesan itu benar benar konser amal.
Bram yang sudah cukup hafal dengan Hazel yakin jika Hazel pasti mau jika untuk acara konser Amal. Sehingga Hazel pun pasti mau jika diajak untuk menemui Daniel yang diperankan sebagai ketua panitia konser amal tersebut. sementara Bram sendiri yang akan mengundang Hendra dan mengajaknya berbicara soal bisnis. Dengan segala tipu daya Bram, agar Hendra mau menghadiri undangan palsu Bram tersebut.
*****
“Bang, Aster kepikiran soal Andi yang belum kerja. Apa jadi kita kasih kerjaan di kantor cabang itu ?” tanya Aster.
“Iya tentunya, kalau Andi tidak keberatan kerja sekantor dengan Asih istrinya.” Jawab Hendra.
“Iya bang, tapi kalau Nadi mau tetap buka usaha sendiri bagaimana ?” tanya Aster kemudian.
“Ya kita dukung saja, kalau peru usahanya kita arahkan yang bisa jadi partner usaha kita sekalian.” Jawab Hendra.
“Baiklah bang, nanti Aster sampaikan ke asih atau ke Andi langsung. Sekarang biarkan mereka berdua berbulan madu dulu.” Kata Aster.
“Betul, dan kita pun sekarang bisa Fokus dengan urusan perusahaan kita lagi. Aku yakin akan semakin mudah jalan kita nanti, apa lagi Om Haikuno juga akan segera datang ke Indonesia, katanya.” Ucap Hendra.
“Iya bang, setelah kemarin sempat tertunda sepertinya lusa sudah sampai ke Indonesia kok.” Jawab Aster.
“Ya sudah kita siapkan saja apa yang diperlukan nanti.” Kata Hendra.
“Apa, kayaknya gak ada bang. Om haikuno akan datang sendiri saja akhirnya, dan akan mendampingi abang kemanapun katanya.” Ucap Aster.
“Masak kayak bodyguard aja mendampingi terus.” Jawab Hendra.
__ADS_1
“Ya gak gitu juga bang, maksudnya kalau abang keluar urusan perusahaan agar belia bisa membaca seperti apa karakter orang yang abang temui.” Jawab Aster.
“Memang bisa begitu ya ?” tanya Hendra.
“Bisa lah bang, melalui kemampuan hipnotis beliau bisa buat orang bicara dengan jujur tanpa disadari orang tersebut.” Jawab Aster.
“aku gak paham soal itu Aster, tapi aku serahkan saja ke kamu untuk mengatur semuanya tentang itu.” Ucap Hendra. Kemudian segera kembali memeriksa semua dokumen dan berkas berkas penting lainnya. Baik yang sudah berupa Hard Copy maupun yang masih berupa Soft Copy.
“Wah,,, Pantas saja Daniel berani nekad seperti itu Aster…!” teriak Hendra Tiba tiba.
“Ada apa bang ?” tanya Aster penasaran.
“Kamu lihat ini. hasil copy dari percakapan Daniel dan seseorang.” Kata Hendra menunjukan sebuah percakapan lewat email kantor yang diberikan untuk Daniel. Dan oleh Daniel digunakan komunikasi dengan Mr’X. untung saja Hendra mengganti semua akses email kantor dengan password yang baru, sehingga semua tidak bisa membukanya, kecuali atas permintaan Hendra, Aster atau Astri langsung.
Segera Hendra mengganti kata Sandi email tersebut, sebelum Danielle sendiri yang merubah nanti. Karena Daniel akan merubah sandinya jika sudah menyadari lebih dulu, pikir Hendra.
Hendra Pun membaca sampai yang terbaru semua email yang masuk ke email kantor, dan segera mengganti kata Sandinya.
“Secepat mungkin adakah yang siap untuk menculik Daniel besok ?” kata Hendra dalam hati.
Mau gak mau Hendra harus kembali mengundang Jhoni dan Armandho untuk mengamati Daniel minimal dan jika memungkinkan mengajak ke tempat Hendra….!!!
...bersambung...
Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.
Komentar reader semangat Author
Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya.
Semoga dapat menghibur Reader semua.
...Jangan lupa dukungan berupa :...
...Like...
...Komen...
...&...
...Vote nya...
...Terimakasih...
__ADS_1
...🙏🙏🙏...