
🌷🌷🌷
Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.
Semoga tetap bisa menghibur.
🌷🌷🌷
...Selamat membaca...
Bagaikan tersambar petir kedua orang tua Hazel juga Wawan mendengar ucapan Hazel. Bahkan Wawan langsung mengarah pelakunya adalah Bram...!!!
Hancur sudah hati kedua orang tua Hazel, apalagi Wawan yang sangat mencintai Hazel.
"Siapa yang lakukan itu Hazel, Wawan akan hajar orangnya? Apakah Bram yang lakukan itu?" Tanya Wawan penuh Emosi.
"Hazel tidak tahu, Hazel diberikan minuman yang ada obatnya hingga Hazel tak sadarkan diri." Ucap Hazel sambil menangis.
Sementara papa dan mama Hazel, meski hatinya juga hancur masih berpikir jernih.
"Jangan Wan, kita laporkan saja pada pihak yang berwenang. Agar pelakunya mendapatkan balasan yg setimpal. Aku papanya Hazel akan bayar berapapun asal pelakunya diadili seadil mungkin." Kata papanya Hazel yang sangat marah.
Hal yang tidak disangka oleh Daniel, jika orang tua Hazel adalah orang yang cukup kuat secara Materi. Daniel mengira Hazel sebagai penyanyi untuk menyambung hidupnya.
Padahal Hazel bernyanyj hanya sekedar Hobi bukan karena uang. Sehingga tindakan Daniel pada Hazel menjadi Bumerang yang akan menghancurkan Daniel sendiri.
Meskipun saat itu Wawan dan orang tua Hazel berpikir Bram lah pelakunya. Dan pertama yang akan dijumpai adalah Bram, dan akan memaksa Bram bercerita apa adanya.
Sementara Bram yang awalnya menjebak Hazel dan akan dijebak dengan Hendra. Bram berpikiran Hendra pun orang kuat secara finansial, tidak menduga jika yang terjadi justru Daniel yang merusak kehormatan Hazel.
"Wan,,, sebaiknya kamu tinggalkan Hazel yang sudah tidak suci lagi...!" ucap Hazel pada Wawan. Membuat mamanya Hazel makin syok.
"Tidak Hazel, itu bukan mau kamu... bagi Wawan kamu tetap gadis yang suci Haz. Wawan tetap mencintai Hazel dan akan menikahi Hazel." Jawab Wawan.
Semua harus mendengar pernyataan Wawan. Mamanya Hazel pun seperti mendapatkan sedikit kekuatan setelah sebelumnya nyaris pingsan.
Minimal Wawan tidak menjadi risih dan meninggalkan Hazel anaknya. yang dikhawatirkan akan membuat Hazel semakin depresi.
Tak lama setelah itu dokter oun datang dan mengatakan jika Hazel sudah boleh dibawa pulang.
Dan secara rahasia dokter itu bilang jika Hazel mengalami pendarahan akibat hubungan intim berlebihan. Hal itu membuat papanya Hazel semakin murka. kemudian segera menghubungi pengacara terbaik yang dia kenal. Untuk menuntaskan perkara Hazel anaknya.
*****
Kembali melihat perkembangan hasil pengamatan Jhoni dan Armandho beserta anak buahnya.
"Rumah Daniel dijaga ketat, ternyata ada pengawal Mr. X disana. Berarti benar dibelakang Daniel ada Mr. X. " Ucap Armandho.
__ADS_1
"Berarti lawan pak Hendra cukup berat, berkan informasi ini secepatnya." kata Jhoni pada salah satu anggota nya.
"Siap, aku akan kesana menyamar jadi sales saja."
Ucap anak buah Jhoni.
"Bagus, kamu cukup cerdas rupanya." Sanjung Armandho.
"makasih boss, Aku berangkat sekarang juga." ucap anak buah Jhoni yang bernama Dargo.
Dargo pun segera meluncur ke rumah Aster dimana Jendra tinggal di sana. Namun sebelum nya Dargo mampir kd rumah teman dia dahulu untuk meminjam baju ganti.
" Ndrew... Andrew... gue ada perlu sebentar...!!! " ucap Dargo memanggil sahabat nya.
"Ada apa Dargo? gue baru mandi tadi." Kata Andrew.
"Lo masih kerja di Dealer Mobil kan?" Tanya Dargo.
"Masih lah, kenapa mang mo beli mobil?" Tanya Andrew.
"Gak mau pinjam brosur dan pilricelist aja, tetangga gue yang mau beli." Jawab Dargo berbohong.
"Ambil aja secukupnya, sekalian kamu bagi bagikan juga boleh, mslah bisa bantu gue namanya." jawab Andrew.
"Kartu Nam lo juga gue bawa boleh Ndrew?" tanya Dargo.
"Boleh banget... mau kamu bawa dua box juga boleh...!" jawab Andrew.
"Yoi, kalo butuh bantuan telpon gue kalo deal ada komisinya nanti." Teriak Andrew pada Dargo.
Dargo segera meluncur ke rumah Aster, " Masak Sales mobil pakai motor. gue rental mobil aja dulu. biar kelihatan meyakinkan.
Dargo menyewa mobil dan merubah penampilan menyamar sebagai Sales sebuah dealer mobil.
Semua sudah dirasa cukup, Dargo pun mendekati rumah Aster dan berhenti beberapa meter dari rumah Aster.
kemudian bergaya membagikan Brosur kepada warga yang sedang nongkrong dan lewat. beberapa saat kemudian Dargo berjalan menaruh brosur di depan rumah rumah kosong. dan terakhir memasuki rumah Aster.
para pengantar suruhan Mr. X mengacuhkan Dargo karena dianggap sales biasa yang sedang presentasi menawarkan produk dagangannya.
Sementara, di Rumah Aster Dargo di temui oleh Haikuno di terasa Rumah Aster.
Awalnya Dargo ragu, namun ingat jika Aster istri Hendra dulu kuliah di Jepang. jadi mungkin ini kenalan atau kerabatnya saja, pikir Dargo.
"Permisi... apa tuan bisa mengerti bahasa saya?" tanya Dargo.
"Iya, anda siapa dan ada perlu apa?" Tanya Haikuno.
__ADS_1
Dargo berpikir sejenak agar tidak salah ucap. melihat poustur tubuh Haikuno meski sudah tua tapi tetap tegap dan atletis Dargo agak ngeri.
"Saya Dargo, sudah ada janji dengan pak Hendra yang tinggal disini." ucap Dargo.
"Tuan Darugo... tunggu sebentar...!" ucap Haikuno. kemudian masuk memanggil Hendra.
Hendra keluar dan terkejut melihat Dargo, merasa Asing dengan Dargo.
"Anda siapa ya, rasanya kita belum kenal dak tidak ada janji." Kata Hendra.
"Ada titipan dari Bang Jhoni dan bang Armandho." jawab Dargo.
"Kamu,,, anak buah nya, kok penampilan kamu begitu? " tanya Hendra.
"Iya, sengaja biar orang tahunya saya Sales yang nawarkan barang." Jawab Dargo.
Hendra kagum dengan kecerdasan Dargo tersebut. Kemudian menanyakan pesan apa dari Jhoni dan Armandho.
Dargo pun menceritakan hasil pembicaraan dengan Jhoni dan Armandho. kemudian langsung berpamitan agar tidak mencurigakan.
"Ada apa dengan Darugo tadi, kenapa langsung pulang? " tanya Haikuno.
"Hanya menyampaikan pesan dari Jhoni saja om." jawab Hendra.
"Ada baiknya kita cari Daniel sekarang, aku harus ketemu disana...! ' kata Haikuno.
Hendra tampak bingung mencari alasan menolak, Hendra masih marah degan Daniel.....???
...bersambung...
Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.
Komentar reader semangat Author
Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya.
Semoga dapat menghibur Reader semua.
...Jangan lupa dukungan berupa :...
...Like...
...Komen...
...&...
...Vote nya...
__ADS_1
...Terimakasih...
...🙏🙏🙏...