Cinta Asteria

Cinta Asteria
Daniel kerjasama dengan Bram


__ADS_3

🌷🌷🌷


Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.


Semoga tetap bisa menghibur.


🌷🌷🌷


Selamat membaca


...........


Daniel pun tidak dapat lagi menghindar, dia harus menentukan sebuah nama dari sekian karyawan wanita yang dianggap berwajah cantik dan masih perawan. Sebenarnya Daniel sendiri tidak sampai hati mengorbankan karyawan. Namun demi ambisi dan karena sudah merasa terpojok dia harus melakukan itu. Dan Mr.X hanya mau menunggu sampai lusa sehingga Daniel pun tidak punya waktu banyak untuk menyeleksi karyawan yang akan dijadikan umpan tersebut…!!!


Daniel kembali ke kamarnya, niatnya tadi mau bersenang senang dengan dua wanita tersebut pun jadi hilang gairah. Pikiran Daniel sedang kacau, mencari nama nama karyawan yang akan dijadikan ‘tumbal’ atau umpan untuk menjebak Hendra.


Akhirnya Daniel pun terpaksa meninggalkan hotel untuk kembali ke rumah. Meskipun sudah mengeluarkan untuk dua wanita yang tadi jadi teman kencannya. Sesampai di rumah pun Daniel lupa jika istri dan anaknya tidak dirumah. Tidak hanya itu bahkan ART nya pun yang selama ini setia melayani urusan rumah tangganya ikut kabur. Tidak lagi mau bekerja pada Daniel, lebih memilih mendampingi Helen meski tinggal di rumah orang tua Helen yang sederhana.


Daniel pun menjadi kalap dan mengamuk menghancurkan perabot rumah yang ada di sekitarnya. Tidak luput juga sebuah Guci langka yang harganya jutaan rupiah ikut jadi korban kemarahan Daniel.


“Semua orang yang di rumah ini tak ada lagi yang mau dengar aku…! Tidak anak tidak istri tidak pembantu, semua kabur…!” teriak Daniel kesal.


Sementara para bodyguard yang ditempatkan Mr.X di rumah itu hanya diam saja. Di samping itu bukan urusan mereka. Mereka juga sudah di pesan jika Daniel sudah tidak dibutuhkan nanti dan sekiranya berbahaya lebih baik dibunuh saja sekiranya membahayakan atau membuka rahasia Mr.X.


“Kumat tuh orang, salah sendiri gampang dibujuk Mr.X kita saja kalau ada kerjaan lain mending cari kerjaan lain. Malas gabung sama Mr.X orang yang gak punya nurani sama sekali.” Ucap salah satu bodyguard.


“Bodo amat, bukan urusan kita yang penting kita laporan apa yang terjadi dan pada saatnya terima duit dari kanan kiri, dari bos dan juga Daniel.” Sahut satunya.


“Iya sih, tapi kasihan juga kalau ingat ada kemungkinan kita juga harus habisi orang itu nanti.” Kata satunya.


“Gampang, kasih saja dia racun terus kita tinggal pergi kalau gak sampai hati untuk membunuh.” Jawab yang lain yang lebih senior.


Tiba tiba saja Daniel datang menghampiri mereka.


“Kalian tahu kira kira kemana perginya anak istriku ?” tanya Daniel.


“Tidak bos, perginya sangat pagi saat kita semua masih tidur.” Jawab salah satu bodyguard itu.


Daniel pun kembali masuk ke rumahnya dengan lesu. Daniel mulai mencari kemungkinan kemana anak istrinya pergi. Dan tempat yang pertama terbersit di pikiran Daniel adalah mertuanya. Tapi Daniel saat ini tidak punya waktu menyusul istrinya kesana karena harus mencari nama karyawan cewek yang  akan dijerat nanti.


“Seandainya Asih itu bukan anak buah Astri, sebenarnya dia cocok karena selain cantik dia juga sedang patah hati.” Gumam Daniel.


Namun Daniel pun merasa itu tidak mungkin melihat hubungan kedekatan Asih dengan Aster. Sehingga hal itu hampir menjadi mustahil. Kemudian Daniel mencari nama nama lain, “Nisa juga gak mungkin dia gadis berjilbab dan sudah punya calon juga. Siapa lagi karyawan cewek yang cukup cantik dan bisa dijadikan ‘alat’ untuk menjebak Hendra.” Pikir Daniel.


Secara iseng Daniel pun mencoba membuka buka no kontak di HP nya, siapa tahu bisa menemukan no kontak karyawan cewek yang cukup cantik dan bisa dihubungi untuk di jebak nanti.


Dan setelah sekian waktu Daniel berhenti pada sebuah Profil yang ada di Kontak Whatsapp nya.


“Ini lumayan cantik juga, tapi aku lupa gak save nama dia. Bagaimana cara menghubungi dia ya ?” tanya Daniel dalam hati.


Lama  Daniel merenung, kemudian dia mendapat ide untuk mengirimkan pesan ke karyawan itu dengan pura pura mau menawarkan sebuah pekerjaan baru yang lebih punya masa depan cerah.


Daniel pun mengirimkan pesan kepada karyawan yang ada di kontaknya tersebut. meski tanpa menyebut nama karena Daniel lupa namanya. Akan tetapi karena waktu yang sudah cukup malam maka pesan dari Daniel itupun belum terbaca. Sehingga Daniel harus menunggu sampai besok paginya untuk menunggu balasan dari orang tersebut.


Daniel pun segera berangkat tidur dengan segudang masalah yang ada di pikirannya. Dan sesampai di kamar Daniel pun tidak bisa tidur, karena selalu dihantui bayangan Mr.X yang sudah menguasai dirinya saat ini.


“Kenapa aku bisa terjebak permainan gila seperti ini. ada benarnya juga kata Istriku…!” kata Daniel dalam hati. Namun semua itu kalaholehtekanan Mr.X yang sangat kuat mempengaruhi Daniel bahkan saat ini sudah sering disertai sebuah ancaman yang membuat Daniel pun tak bisa berkutik. Mau gak mau harus mengikuti apa perintah Mr.X tersebut.


Tiba tiba Daniel pun ingat karyawan dia yang dulu pernah ada masalah dengan Aster. Daniel juga mendengar kalau dia sempat sukses dengan bisnisnya, namun justru kambuh penyakit main perempuannya.


“Aduh aku kok jadi pelupa, siapa nama dia dulu ya. Barangkali dia bisa membantu aku mencari wanita yang bisa diperalat. Gak harus karyawan kantor ini.” ucap Daniel. Namun masih susah untuk mengingat nama orang itu dan berusaha mencari no kontaknya pun juga gak ketemu. Bahkan mencari kartu nama yang dulu diberikan pun juga tidak ketemu.


“Jahanam semua, saat dibutuhkan malah pada gak ketemu…!” Daniel mengumpat habis ke dirinya sendiri.


“Aku harus datang langsung saja ke rumahnya besok seandainya sampai besok pagi tidak ada balasan Chat.” Kata Daniel dalam hati.


Daniel pun berusaha memejamkan matanya, agar besok pagi bisa bangun dan menunggu balasan chat darinya tadi.


*****


Sementara itu gadis yang pernah jadi pacar Andi dan masih mencintai Andi yaitu Hazel. Kini juga sudah mendengar berita tentang sepak terjang Andi yang menjadi buas dan liar terhadap wanita. Dan dia juga adalah mantan si Bram orang yang dicari cari Daniel.

__ADS_1


Bram yang hampir merenggut kesucian Hazel waktu itu dan kemudian pergi jauh meninggalkan Hazel karena diputus oleh Hazel akhirnya bekerja di perusahaan Hendra saat masih di pegang Daniel. Dan terpaksa bentrok dengan Aster karena merasa tersaingi karirnya oleh Hazel. Namun Bram lah yang kalah dan akhirnya di pecat oleh Daniel, meski akhirnya Bram juga mengaku bersalah.


Tanpa diduga oleh Hazel dalam sebuah kesempatan Hazel bertemu dengan Bram. Saat Hazel sedang manggung di sebuah Kafe bersama grup band nya. Hazel yang sedang menyanyi di atas panggung itu kaget didatangi Bram dan memberikan sekuntum mawar merah.


Meski Hazel sangat membenci Bram, namun karena profesionalitas dia tetap menerima bunga itu dengan senyum yang dipaksakan. Dan semua kelompok Band Hazel pun tahu siapa dan bagaimana Bram, bahkan kenapa sampai diputus oleh Hazel pun mereka tahu.


Bram yang sok PD atau mungkin memang masih menyimpan rasa pada Hazel itu pun meminta sebuah lagu kepada Hazel.


“Saya request lagu lawas ‘Sepanjang jalan kenangan’ dengan genre music kalian.” Ucap Bram sambil menyerahkan sejumlah uang.


Demi profesionalitas mereka pun menuruti permintaan Bram, meski Hazel jenuh dengan lagu itu yang mengingatkan hubungan Hazel dengan Bram sebelum kejadian yang hampir merenggut kesucian Hazel waktu itu.


Hazel dan grup band nya pun segera membawakan lagu tersebut dalam iringan musik Bossanova.


...Sengaja aku datang ke kotamu...


...Lama kita tidak bertemu...


...Ingin diriku mengulang kembali...


...Berjalan-jalan bagai tahun lalu...


...Sepanjang jalan kenangan...


...Kita s'lalu bergandeng tangan...


...Sepanjang jalan kenangan...


...Kau peluk diriku mesra...


...Hujan yang rintik-rintik...


...Di awal bulan itu...


...Penambah nikmatnya malam syahdu...


...Walau diriku kini t'lah berdua...


...Namun kenangan s'panjang jalan itu...


...Tak mungkin lepas dari ingatanku...


...Sepanjang jalan kenangan...


...Kita selalu bergandeng tangan...


...Sepanjang jalan kenangan...


...Kau peluk diriku mesra...


...Hujan yang rintik-rintik...


...Di awal bulan itu...


...Penambah nikmatnya malam syahdu...


 


 Suara Hazel yang sedikit serak serak basah tersebut pun mampu memukau penonton ketika membawakan lagu tersebut. tidak hanya Bram saja. Akan tetapi hampir seluruh pengunjung kafe itu terbawa dalam alunan music dan syair yang dibawakan Hazel. Dan menciptakan suasana romantis yang membuat pengunjung yang berpasangan pun jadi hanyut dalam suasana tersebut.


Aplaus bahkan standing applause dari pengunjung pun sangat meriah waktu itu. banyak yang meminta agar mereka menyanyikan beberapa lagu lagi. Namun karena kontrak jam kerja mereka sudah habis dan Hazel enggan berlama lama disitu karena ada Bram tidak mau melanjutkan. Di samping Hazel menyanyi bukan untuk uang saja, melainkan hanya sekedar menyalurkan hobi menyanyi nya saja.


Karena secara finansial Hazel adalah anak orang yang berkecukupan, orang tuanya sudah pasti akan mewariskan usahanya untuk Hazel kelak. Makanya Bram pun dulu semangat mencintai Hazel selain cantik juga sebagai pewaris tunggal sebuah perusahaan yang cukup meski tidak terlalu besar jika dibandingkan perusahaan Hendra suami Aster.


Dan pada saat Hazel berkemas tiba tiba Bram datang menghampiri Hazel.


“Apa kabar Haz ? Kenapa buru buru kan penonton juga masih menginginkan kamu menyanyi lagi ?” tanya Bram.


“Sudah terlalu malam, Hazel harus segera pulang.” Jawab Hazel tanpa memandang Bram.


“Apakah tidak ada lagi tempat bagiku Haz ? Aku  tahu kalau aku memang bersalah, tapi setidaknya kita kan pernah saling mencintai. Bisakah kita bicara sebentar ?” rayu Bram pada Hazel.

__ADS_1


“Tidak bisa, masa lalu itu hanya kenangan tidak perlu diungkit. Sebagai penyanyi aku sudah penuhi permintaan kamu. Jadi di antara kita sudah tidak ada lagi yang perlu dibicarakan.” Jawab Hazel masih tanpa memandang wajah Bram sama sekali.


Bram pun menjadi agak geram dengan Hazel, dan menarik tangan Hazel untuk diajak duduk di bangku pengunjung. Namun tanpa diduga Bram sebuah tangan melayang meninju wajah Bram hingga Bram pun jadi terjatuh serta bibirnya mengeluarkan darah. Sehingga suasana yang tadi romantic mendadak menjadi ramai karena Bram dipukul seseorang.


“Sekali lagi kamu memaksa Hazel maka tanganku ini yang akan bicara…!” bentak orang yang memukul Bram untuk menolong Hazel.


“Sudah wan gak usah di layani orang macam itu, kita pulang saja.” Ajak Hazel pada orang yang menolongnya yang tidak lain adalah Wawan mantan personil Band nya Andi yang sudah bubar karena Andi menghilang saat gila perempuan waktu itu.


Bram hanya meringis menahan sakit, hendak membalas berpikir dua kali melihat Wawan yang bertubuh gempal tersebut. juga melihat personil band Hazel yang rata rata juga berbadan cukup kekar, bahkan sebagian mereka bertato dan bajunya yang terbuka bagian atas memperlihatkan tato nya sehingga menambah makin sangar penampilan mereka.


Bram pun memilih untuk kembali ke tempat duduknya bersama dua orang kawannya. Sementara Hazel dan rombongan band plus Wawan pun segera meninggalkan tempat tersebut.


“Siapa mereka Bram ?” tanya Arga teman nongkrong Bram.


“Itu cewek mantan pacar gue, tapi dijagain sama itu bocah tengik.” Jawab Bram.


“Tenang bisa kita atur kalau memang masih ingin kembali padanya.” Jawab temannya itu.


“Kita bicarakan lain kali saja, yang penting sekarang kamu cerita saja ada apa mengajak aku ke tempat ini ?” tanya Bram.


“Kamu masih ingat Daniel mantan personalia kamu dulu ?” tanya Arga.


Sementara teman Arga yang bernama Asep hanya diam saja mendengarkan percakapan dua rekannya tersebut.


“Masih, kenapa dia ?” tanya Bram.


“Saat ini dia sedang bermasalah dengan Hendra dan perusahaan dan bermaksud mengajak kerja sama dengan kamu.” Ucap Arga.


“Kerja sama semacam apa ?” tanya Bram.


“Menghancurkan Hendra !” jawab Arga.


“Gak mungkin lah, Daniel itu orang kepercayaan Hendra disuruh nyebur sumur pun Daniel bakalan mau.” Ucap Bram.


“Itulah dunia bro, sekarang kawan besok lawan tidak ada yang abadi di dunia ini. Selama manusia masih doyan duit dan wanita apa yang tidak mungkin berubah ?” Jawab Arga sambil menyalakan rokok.


Bram mulai ragu dengan pendapatnya tadi, merasa ada benarnya juga ucapan Arga. Meski masih belum bisa percaya seratus persen.


“Bagaimana ceritanya Daniel bisa berkhianat begitu ?” tanya Bram


“Itu gak penting brow, yang jelas mau gak kamu kerja sama dengan Daniel. Jujur tawaran yang dia berikan sangat menggiurkan bro. Selain nominal yang besar juga, ada sebuah jaminan untuk tabungan masa depan.” Bujuk Arga pada Bram.


“Memang apa yang harus kita kerjakan “ tanya Bram.


“Mencari gadis untuk menjebak Hendra agar terlibat skandal, untuk menghancurkan Hendra.” Jawab Arga.


Bram terpana mendengar itu, meskipun Bram sendiri belum pernah berjumpa langsung dengan Hendra. Namun dengan Aster istri Hendra Bram pun  masih menyimpan sisa sia masalah yang belum tuntas. Sehingga momen tersebut membuat Hendra kembali tersulut dengan kemarahan masa lalunya dengan Aster. Secara tidak langsung memang Aster yang membuat Bram dikeluarkan. Meskipun Bram bisa membuka usaha sendiri. Namun itu adalah perkara beda, pikir Bram. Bram mulai tertarik tawaran tersebut, dan mempunyai kesempatan untuk membalas sakit hati masa lalunya dengan Aster…!!!


...Bersambung...


Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.


Komentar reader semangat Author


Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya.


Semoga dapat menghibur Reader semua.


...Jangan lupa dukungan berupa :...


...Like...


...Komen...


...&...


...Vote nya...


...Terimakasih...


...🙏🙏🙏...

__ADS_1


__ADS_2