Cinta Asteria

Cinta Asteria
Akhir kisah Cinta


__ADS_3

๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


Reader tercinta, mohon maaf jika masih banyak typo karena Auto teks ataupun murni salah ketik.


Semoga tetap bisa menghibur.


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


...Selamat membaca...


Hezelpun mengangguk dalam tangisannya, member isyarat jika Hazel hanya mau bicara dengan Wawan saja. Dan Papanya Hazel pun keluar kamar membiarkan Hazel putrinya berdua dengan wawan sementara papanya Hazel berada di depa pintu kamar Hazelโ€ฆ???


"Bilang saja Haz, apa yang ingin kau sampai kan pada Wawan." kata Wawan.


Maafkan Hazel Wan, kesetiaan Hazel membawa bencana kepada Hazel sendiri....!" suara Ha, el tertahan.


"Jangan merasa bersalah, itu sudah suratan Haz. menangis lah sepuas kamu Haz...!" Ucap Wawan.


Bagai sebuah bendungan jebol Hazel menangis sepuasnya di dalam pelukan Wawan.


Papa nya Hazel membiarkan saja anaknya meluapkan perasaan yang lama terpendam tak mampu mengeluarkan.


Setelah sekian lama Hazel menahan tangis di hatinya kini seakan tak terbendung lagi, Semua perasaan yang mengganjal dikeluarkan lewat tangisan.


Setelah tangisan Hazel reda, barulah Hazel mulai mencoba untuk berbicara.


"Wawan.... Hazel udah gak Suci lagi, Hazel udah gak pantas jadi pendamping Wawan... Maafkan Hazel yang gak dari dulu menerima cinta tulus Wawan...!" Tangisan Hazel kembali pecah setelah mengutarakan semua isi hatinya kepada Wawan.


Meski papanya Hazel masih mrtada sedih, marah dan sebagainya. Namun melihat Hazel sudah mau berbicara akhirnya merasakan sedikit lega.


minimal masih punya harapan Hazel akan kembalikan menjadi ceria lagi. Dan bersyukur Wawan masih tetap mau menerima Hazel.


Tak lama kemudian mamanya Hazel pun bangun, mendengar suara tangisan Hazel anaknya. Dan ikut bahagia ketika Hazel sudah mau berbicara dan akhirnya Hazel pun menyatakan bersedia menikah dengan Wawan.


Dengan Begitu Wawan merasa kehadiran Andi saat ini tidak terlalu penting lagi. meskipun tetap tidak di batalkan. Tapi kehadiran Andi dan Asih justru akan di jadikan saksi peristiwa gembira tersebut.


Malam itu semua yang ada di rumah Hazel tidak tidur karena sangat bahagia Hazel akhirnya bisa kembali sadar dan mau untuk berbicara. meskipun masih diselingi tangisan kesedihan namun sudah tidak terlalu menjadi tekanan batin yang membuat Hazel depresi.


Satu masa kritis sudah dilewati Hazel, lepas dari tekanan batin yang menyiksa. sedikit demi sedikit Hazel mampu menerima kenyataan yang telah dialami. Semua yang sudah terlanjur tidak mungkin bisa diulang lagi. Hanya dapat mengambil hikmahnya dari apa yang sudah terjadi. Sebagai pengalaman untuk menuju ke masa depan yang lebih baik.


.....


.....


.....


Sementara itu Daniel dalam penjara hanya bisa meratapi semua kebodohan yang telah dia lakukan.


Hellen istrinya menjenguk, namun itu menjadi pertemuan terakhir bagi Daniel. Karena Hellen hanya mengantarkan surat gugatan cerai yang tinggal menunggu tanda tangan Daniel saja.


setelah itu Hellen pun akan pergi jauh entah kemana dan tidak ingin menemui Daniel kembali.


Masih beruntung bagi bram, istrinya masih mau memaafkan dan kembali menerima Bram sebagai suaminya. Meski dengan Catatan bahwa 'ini kesalahan terakhir yang bisa dimaafkan. setelah itu tidak akan ada lagi maaf jika Bram melakukan kesalahan fatal.


.....


Andi dan Asih bersiap untuk mengunjungi Hazel. Sementara Astri juga bersiap melakukan negosiasi pada Ana bersama Nisa untuk mau membantu perusahaan keluarga Hendra.


Andi mohon diri kepada keluarga Aster untuk mengunjungi Hazel.


"Diakan Andi dan Asih ya mbak Aster, semoga semua berjalan lancar." Kata Andi.


"Aamiin.. doaku untuk kalian semoga semua lancar. doakan mbak juga agar perusahaan bisa kembali normal." Jawab Aster.


"Aamiin,,, itu juga tanggung Jawab Asih Aster,. Selain doa kami juga terus berusaha agar perusahaan pulih lagi. Karena itu adalah lahan kami mengais rejeki." Jawab Asih.


"Iya mbak, apa lagi Andi nanti juga akan ikut gabung dengan perusahaan itu. Sudah seharusnya Andi dan Asih ikut berjuang membesarkan perusahaan." Jawab Andi.


"Alhamdulillah... mbak bersyukur banget akhirnya Andi mau bergabung dengan perusahaan suami mbak." jawab Aster.


"Iya mbak, Andi dan Asih pamit dulu mbak." Kata Andi sambil menyalami Aster dan cium tangan Aster juga Hendra. Itu pertama kali Andi berlaku sebagai seorang adik sepupu yang hormat dengan kakaknya.

__ADS_1


Setelah kejadian besar yang menimpa Andi.


"Hati hati ya Andi dan Asih, kalian adikku yang baik." ucap Hendra haru dengan sikap Andi.


Berangkatlah Andi dan Asih ke rumah Hazel dengan memakai mobil Aster.


.....


.....


.....


Sesampainya di rumah Hazel


"Alhamdulillah sobatku brother ku dan istrinya sampai juga di rumah ini.Ucap Wawan menyambut Andi dan Asih.


" Bisa aja kamu Wawan, kayak tamu istimewa aja...! " Jawab Andi.


"Iya nih Wawan. gayanya dari dulu gak pernah berubah selalu saja begitu." Sahut Asih menimpali.


"Wah kalian memang pasangan yang benar benar serasi dan kompak. Selalu seiya sekata, sampai mengomentari Wawan pun kompak." Goda Wawan.


"Muslim deh Wawan, jangan bikin kita GR kenapa Wan!?!' Jawab Asih.


" Biar kalian tambah Mesra lagi kan." ucap Wawan.


Kemudian Wawan mengajak Sndi dan Asih masuk ke rumah Hazel. Dan di sana sudah ditunggu Hazel dsn kedua orang tuanya.


"Selamat datang pasangan pengantin baru yang berbahagia." Ucap Hazel menyambut Andi dan Asih.


Andi dan Asih pun kaget melihat Hazel baik baik saja tidak seperti yang dibilang Wawan. Sehingga Andi dan Asih terdiam hanya saling berpandangan.


"Jangan heran, Hazel saat ini sudah baikan kok. Tapi sengaja Wawan gak kasih tahu kalian, biar tetap hadir ke sini. Hari ini Wawan akan melamar Hazel secara Resmi dan akan segera menikah." ucap Wawan. membuat Andi dan Asih semakin terperanjat.


"Betul begitu Hazel!?!" tanya Asih tak percaya.


Hazel hanya tersenyum dan menganggukkan kepala saja.


"Selamat ya Hazel, semoga kalian selalu bahagia." Ucap Asih dengan linangan air mata bahagia. Begitu pun Hazel, dia terharu dengan ucapan dan sikap Asih kemudian gantian memeluk dan mencium Asih dengan lembut.


"Terimakasih teh Asih, Hazel juga doakan kalian selalu bahagia." jawab Hazel.


Andi dan Asih kemudian mendengarkan penjelasan dari kedua orang tua Hazel. Dan diminta untuk menunggu proses lamaran dan pernikahan Wawan Dan Hazel lusa.


" Secepat itukah mereka akan menikah?" Tanya Asih pada mamanya Hazel.


"Iya kak, nunggu apalagi kalau keduanya sudah saling suka." jawab mamanya Hazel.


"Tapi Tante, Andi harus kembali ke Jakarta dulu soalnya ada pekerjaan yang harus Andi selesaikan." kata Andi.


"Pekerjaan apa itu nakal, tidak bisa di tunda kah?" tanya papanya Hazel.


Kemudian Andi pun menceritakan, kondisi perusahaan Hendra suami Aster kakak sepupunya.


Pantai Hazel mendengar dengan serius cerita Andi tersebut.


"Om, mengikuti kasus itu namanya. Tapi tidak menduga jika perusahaan itu milik suami kakak sepupu kamu. Om ikut prihatin, tapi jangan khawatir Kebetulan Om juga baru mau diversifikasi usaha. Om mau Kerjasama dengan Perusahaan suami kakak sepupuku itu." kaya papanya Hazel.


"Serius Om, apa Andi tidak salah dengar?" ucap Andi dengan gembira.


Belum juga resmi menjadi tenaga marketing perusahaan Hendra sudah mendapatkan nasabah secara tidak sengaja. "mudah mudahan ini adalah awal yang baik." doa Andi di dalam hati.


Setelah kedua orang tua Wawan datang dan secara Resmi meminang Hazel untuk Wawan. Dan acara lamaran pun selesai secara formal. Andi dan Wawan minta diri kembali ke Jakarta. Dan berjanji besok akan Hadir lagi di acara pernikahan Wawan dan Hazel.


Meski awalnya masih ditahan kedua orang tua Hazel, namun berkat penjelasan Asih akhirnya Andi dan Asih diijinkan kembali ke Jakarta.


Mereka pun meninggalkan rumah Hazel dan kembali ke jakarta menemui Asyer dsn Hendra untuk menyampaikan berita Gembira dari papanya Hazel.


.....


Sesampainya Andi dan Asih di rumah Aster Asih langsung memeluk Aster. Sambil menangis bahagia dia menceritakan jika papanya Hazel mau menjalin kerjasama dengan perusahaan Hendra.

__ADS_1


Aster dan Hendra pun sangat bersyukur, Andi bisa mendapatkan Perusahaan yang akan jadi partner kerja perusahaan Hendra.


Suasana kebahagiaan dan penuh harapan menyelimuti keluarga Aster dsn Hendra. Apa lagi setelah Astri juga berhasil mengajak Anak untuk bergabung jadi tim marketing di perusahaan Hendra.


Semakin mantan dan semakin bersemangat Hendra menatap masa Depan bersama Aster istrinya.


Pada hari yang sudah di tentukan, Hendra pun ikut menghadiri pernikahan Hazel dan Wawan. Sekaligus memenuhi undangan papanya Hazel untuk membicarakan kerjasama kedua perusahaan tersebut. Antara Hendra dan papanya Hazel pun sepakat untuk mengadakan kerjasama.


Suasana pernikahan Hazel dan Wawan yang dibuat sederhana itu pun berjalan Lancar. Setelah semua selesai Hendra dan rombongan juga berpamitan. Karena akan mempersiapkan acara Aqiqoh sekaligus pemberian nama anak Hendra dan Aster.


Anak Hendra dan Aster diberi nama,


Mahendra Putra Asteria


Paduan nama kedua orang tuanya.


Hendra dan Aster pun hidup bahagia, Perusahaan kembali berjalan lancar. Dan Aster lebih memilih menjaga Putra nama panggilan anaknya.


Untuk tugas Marketing dihandle oleh Ana dan Andi sepupu Aster.


Aster sudah cukup puas, dengan kemajuan perusahaan Hendra yang semakin merangkak maju setelah mengalami masa masa Sulit.


Dan saat Astri ipar Aster menikah dengan Dimas kekasihnya. Saat itu Aster pun semakin merasakan bahagia. Sahabat sekaligus iparnya itu berhadil menemukan cinta sejatinya. Seperti halnya dengan Aster, yang menemukan cinta sejatinya pada diri Hendra kakak dari sahabat nya. Cinta Aster yang pertama dan terakhir, bintang seorang Aster, CINTA ADTERIA.


...TAMAT...


Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.


Mohon maaf di karya Awal Author yang sering absen, dan masih sangat Banyak kekurangan ini.


Semoga ke depannya mampu memberikan cerita yang lebih baik lagi.


Terimakasih


...Jangan lupa dukungan berupa :...


...Like...


...Komen...


...&...


...Vote nya...


...Terimakasih...


...๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™...


...bersambung...


Terimakasih atas dukungan dari Reader semuanya.


Komentar reader semangat Author


Author akan berusaha terus memperbaiki, bahasa retorika dan lainya pada karya berikutnya.


Semoga dapat menghibur Reader semua.


...Jangan lupa dukungan berupa :...


...Like...


...Komen...


...&...


...Vote nya...


...Terimakasih...


...๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™...

__ADS_1


__ADS_2