
" Sekarang jelaskan pada saya ! "
perintah Bik Imah setelah penjaga
itu datang.
Dengan wajah serius, penjaga itu
menceritakan semuanya dari awal
ia bertemu dengan seorang pelayan di dalam mansion dan
pelayan itu mengatakan kalau
bik Imah sebelum sholat berpesan
untuk memberikan izin masuk
pada teman non Audrey jika datang ke mansion.
" Siapa nama pelayan itu ? " tanya
bik Imah.
" Maaf Bu, sepertinya pelayan baru karena saya tidak mengenalnya. Saya lupa menanyakan namanya tadi. " jawab penjaga itu menyesali kebodohannya.
" Hmm ... Pelayan baru ? Disini
cuma ada dua orang pelayan baru. Satunya sedang keluar karena saya suruh membeli sesuatu. Kalau begitu apa pelayan
ini yang berbicara dengan kamu ?"
kata bik Imah sambil menunjuk
ke arah Lily yang sikapnya terlihat
biasa. Karena ia yakin tidak akan
ketahuan.
Penjaga itu melihat kearah Lily lalu kepalanya menggeleng.
" Bukan Bu ... bukan pelayan yang
ini." jawab penjaga yakin.
Lily menahan senyum puas mendengar jawaban penjaga.
Begitu juga dengan Reno.
Bik Imah terlihat mengernyitkan
dahinya mendengar perkataan
penjaga tersebut.
" Jika bukan dia lalu siapa ? Tidak
ada lagi pelayan baru selain dia
dan yang saya suruh keluar." ujar
bik Imah menatap penjaga dan Lily.
Zia dan Dea kelihatan bingung
mendengar perkataan bik Imah.
" Apa jangan - jangan mansion
Audrey ada penyusup yang menyamar jadi pelayan ? " batin
mereka berdua.
Sedangkan Bella tidak perduli.
Karena yang penting baginya ia
bisa masuk ke mansion dengan
mudah. Jadi Reno tahu kalau
Bella menjalankan yang ia perintahkan. Hal ini pasti akan
membuat Reno akan kembali
bersikap seperti dulu karena
melihat kesungguhan Bella.
Rina yang memang curiga dengan
Lily karena mendengar cerita dari
bik Imah mencoba meneliti wajah
Lily. Tapi kali ini ia tidak menemukan rasa takut ataupun
khawatir di wajah Lily.
" Baik, kalau begitu ... kita akan
melihat cctv di mansion ini.
Agar kita segera tahu siapa pelakunya ! Kamu sudah boleh kembali bertugas sekarang." ujar bik Imah tegas lalu bangkit menuju ruang cctv yang ada
di mansion ini.
Reno, Bella dan yang lain ikutan bangkit dan berniat mengikuti
bik Imah ke ruangan cctv.
Tapi dengan serius bik Imah
melarang mereka.
" Kalian semua tetap duduk di sini.
Biar saya dan Rina yang akan melihat cctv nya. "
" Baik bik ... " jawab Zia dan Dea
sopan lalu kembali duduk tanpa berniat protes.
Sedangkan Reno dan Bella terlihat
berusaha menutupi rasa kesalnya.
Jika Reno ingin tahu di mana letak tersembunyi ruangan cctv
di mansion ini, karena sampai sekarang ia dan Lily belum juga
menemukannya.
" S*** ... pelayan tua ini sepertinya
tidak ingin kami tahu letak ruangan cctv rupanya." umpat Reno kesal dalam hati.
Beda lagi dengan Bella, ia kesal karena bik Imah lebih memilih Rina yang ikut dengannya melihat
cctv di bandingkan ia dan lainnya.
" Dasar tua bangka ... kenapa juga
dia harus mengizinkan Rina ?
Bukannya kami ! Oh ... mungkin
karena status mereka sama -
sama pelayan ... hahaha." ucap
Bella mencemooh dalam hati.
Mata Reno mengikuti langkah
__ADS_1
bik Imah dan Rina yang telah
meninggalkan mereka.
Tapi ia tetap tidak bisa melihat
mereka masuk kemana setelah
belok ke kanan tadi.
Reno mengirimkan pesan pada
Lily agar pergi mengikuti bik Imah
dan Rina.
" Maaf Tuan, nona ... saya permisi
sebentar ke belakang. " ujar Lily
sopan.
" Ya, silahkan." jawab Dea dan Zia.
Bella hanya mendengus melihat ke arah Lily. Ia baru pertama kali
melihat pelayan ini. Wajahnya
lumayan cantik dan tubuhnya seksi.
Apalagi tadi Bella sempat melihat,
Lily menatap Reno lumayan lama.
Hal inilah yang membuat Bella
tidak suka pada Lily.
Bik Imah dan Rina yang sedang
di ruangan cctv melihat serius
semua rekaman cctv yang ada.
" Bu ... apa menemukan yang Ibu cari ? " tanya petugas yang berada di ruangan itu.
" Sudah ... ! " jawab Bik Imah sambil menatap layar yang berisikan kejadian tadi, saat penjaga mansion menemui seorang pelayan.
Tapi herannya bik Imah dan Rina
tidak mengenali wajah pelayan ini.
" Siapa pelayan ini, bik ? " tanya
Rina penasaran.
" Hmm ... bibi tidak mengenalnya.
Tapi bagaimana dia bisa masuk
ke mansion dan menjadi pelayan
tanpa di ketahui oleh penjaga ? "
ujar bik Imah memikirkan sesuatu.
" Mungkin dia memang sudah
berada di mansion bik, tapi agar
tidak ketahuan ... dia melakukan
penyamaran." ucap Rina setelah
berfikir dengan keras.
" Kamu benar, itu juga yang bibi
pikirkan tadi. " ucap Bik Imah.
Sementara petugas ruangan cctv,
bertanya, tapi segan untuk bertanya pada bik Imah.
Karena semua yang bekerja
di mansion ini tahu, jika Tuan Eldric dan Nyonya Elif tidak sedang berada di mansion maka
bik Imah lah yang memegang
kuasa tertinggi di sini setelah
non Audrey.
Tapi sepertinya ia melihat telah
terjadi hal yang penting
di mansion sehingga membuat
bik Imah harus memeriksanya
sendiri.
" Apa kamu tadi ada melihat orang yang masuk selain penjaga
gerbang ? " tanya bik Imah untuk
lebih memastikan.
" Tidak ada Bu. Hari ini hanya penjaga itu saja yang masuk
ke dalam mansion."
" Hmm ... baiklah. Saya mengerti.
Tolong kamu berikan pada saya
copy an rekaman yang tadi saya
lihat." perintah Bik Imah.
" Baik Bu ... " lalu dengan cepat
petugas ini membuatkan copy an
yang di inginkan bik Imah.
" Ini, Bu ... " ucapnya sambil menyerahkan yang di inginkan
bik Imah
" Terima kasih. Oh, ya .. mulai hari ini, tolong setiap kamu melihat hal
yang aneh atau mencurigakan
dari cctv, segera laporkan pada
saya. Satu lagi, jangan sampai ada satu orangpun yang tahu jika ruangan cctv berada disini. Jadi, jika kamu keluar dari ruangan ini harus lebih berhati - hati." perintah Bik Imah dengan sangat tegas.
" Baik, Bu ... " jawab petugas itu
mengerti.
" Saya dan Rina akan keluar sekarang. Coba kamu perhatikan
setiap gerak - gerik yang di lakukan pelayan tadi."
" Maaf, Bu ... sepertinya pelayan tadi sedang mencari sesuatu."
lapor petugas cctv.
Bik Imah dan Rina yang hendak
melangkah keluar segera kembali
__ADS_1
untuk melihat apa yang di katakan
petugas ini.
Mereka melihat Lily seperti sedang mencari sesuatu. Ia mencoba membuka beberapa pintu ruangan yang terkunci.
Karena merasa tidak berhasil,
Lily terlihat menunggu sambil
bersembunyi di balik sebuah
pilar besar yang ada di dalam.
Bik Imah dan Rina yang menyaksikan ini hanya saling
bertukar pandangan.
Lily sepertinya sedang mencari tahu, di mana ruangan cctv yang
di masuki oleh mereka dan karena tidak berhasil, ia mencoba menunggu bik Imah dan Rina agar
tahu mereka berdua keluar dari
ruangan yang mana.
" Hmm ... perhatikan pelayan itu
terus. Kami akan menunggu
di sini sementara." ucap Bik Imah.
" Baik, Bu ... ". jawabnya.
Bik Imah dan Rina mengambil
kursi lalu duduk di dekat petugas
kemudian ikut melihat gerakan Lily yang terpantau dengan jelas
dari cctv.
Ternyata karena lelah menunggu
bik Imah dan Rina yang tidak juga
keluar selama hampir satu jam
membuat Lily memutuskan untuk
segera kembali ke ruang tamu.
Ia menggelengkan kepalanya ke arah Reno, memberitahu ia belum
berhasil melakukan tugasnya.
Reno terlihat mengepalkan kedua
tangannya dengan erat karena
menahan rasa marah.
Ia lalu mengirimkan sebuah pesan pada Lily.
Lily terlihat sangat terkejut ketika selesai membaca pesan yang
di kirimkan Reno padanya.
Ia berusaha menolak keinginan
Reno tapi dengan tegas Reno
memaksanya untuk tetap melakukan apa yang ia perintahkan dan Reno berjanji
akan menikahi Lily jika berhasil
mengerjakan apa yang ia perintahkan.
Melihat yang di janjikan Reno padanya membuat Lily tersenyum senang dan akhirnya
bersedia melakukan apa yang
diinginkan Reno.
Bik Imah dan Rina terus melihat
apa yang di lakukan Lily.
" Rin, non Audrey mengenal Reno
di mana ? " tanya bik Imah yang
mulai mencurigai Reno, karena
melihat sepertinya ia ada hubungan dengan Lily.
Rina lalu menceritakan awal Audrey bertemu dengan Audrey.
Hingga pertemuan berikutnya dan selanjutnya.
Bik Imah mendengarkan cerita
Rina dengan serius. Ia terlihat
menghela nafas dengan berat
setelah mendengar cerita lengkap
dari Rina.
" Rin ... sebaiknya kita sekarang keluar dan ajak mereka semua
makan seperti biasa agar mereka tidak merasa curiga kita telah mengetahui sesuatu supaya kita bisa melihat
secara langsung gerak - gerik
Reno dan Lily." ujar bik Imah.
" Baik, bik ... " jawab Rina setuju.
Mereka berdua pun segera keluar
dari ruangan cctv untuk menemui
Reno dan yang lainnya.
**********************************
Semoga kalian semua suka
dengan lanjutan ceritanya ... 😍😘
Jangan lupa beri like, koment,
vote, hadiahnya dan tekan tombol
favorit ❤️, agar setiap Mommy
up episode selanjutnya kalian
akan segera tahu.
Buat yang udah mendukung
dengan setia karya Mommy,
Mommy ucapkan terima kasih.🙏🙏😘😘
Mohon dukung terus karya Mommy, ya ... 🙏🙏🥰
Jangan lupa jaga selalu kesehatan agar bisa tetap terus beraktivitas.
Maaf kalau masih banyak kesalahan dalam penulisan
di novel Mommy.🙏🙏🙏
__ADS_1
Terima Kasih ...
Happy Weekend ....😘😘❤️🥰