
''Di minum mas,kamu dari tadi tegang sekali sepertinya..ada apa sih?''bukan nya di minum dia malah menatap ku saja kan aku jadi salah tingkah.
''Ternyata banyak yang kamu lakukan di belakangku.!'' kata itu keluar dari mulut yang sedari tadi diam tertutup rapat.
''Maksudnya apa mas?''bukan nya menjawab, mas willi menarik tangan ku secara tiba tiba.. sampai aku terduduk di pangkuan nya,aku tidak mengerti dengan sikap mas willi.tapi aneh nya mulut ini tidak bisa berkata apapun,matan indah nya mampu menghipnotis dan mengunci mata ku, untuk terus menatap nya.
Yang membuat aku semakin terkejut,tanpa komando Mas Willi ''menc*um b*bir tipis ku,''dia menekan tengkuk ku untuk memperdalam c*uman nya.Dia baru berhenti saat aku kehabisan nafas karena ulah nya.
''Siapa lelaki yang bernama allan itu?''Mas Willi tidak memberi ku jeda untuk bernafas,baru saja aku ingin menghirup udara dia sudah memberiku pertanyaan yang mengejutkan..!
''Jawab siapa Allan ?''Dia teman ku mas.
teman dari mana,kegiatan mu belajar kuliah dan bekerja,kenapa bisa Orang tua itu bilang kamu telah menganggu cucu nya.
''Mas biarkan Ayu turun dulu.''tetaplah di sini,!jawab nya.
''yang benar saja mas ia bicara seperti ini kan tidak nyaman''kata ku.
''Terus menurut mu yang nyaman seperti apa,?'' seperti saat saya mencium mu kah.
''Mas Tapi''
Diam ..!Ucap Mas Willi dengan tegas
''Ayu jawab,!''aku menceritakan siapa Dokter Allan bagaimana juga aku mengenal nya.
Jadi selama ini kamu selalu bertemu dengan nya di belakang ku.!mencuri waktu saat aku tidak ada,
supaya bisa dekat dengan dokter itu.kamu membawa Sera supaya tidak tercium kedekatan kalian kan.?
Aku tidak mengerti dengan Mas Willi, mengapa dia marah aku berteman dengan Dokter Allan,bahkan aku mengenal Dokter Allan lebih dulu.
Mas Ayu hanya berteman dengan nya,masa Ayu tidak boleh punya teman.Dokter Allan baik kok dia juga tidak pernah macam macam dengan ku,dia juga baik dengan Sera tidak cuma dengan ku saja Mas.
''Berhenti memuji laki laki lain.!'' saya tidak suka,
apalagi sampai kamu berani menyukainya atau lelaki lain.! Mas willi menyeramkan sekali.
''Mas Willi kok aneh ya masa aku gak boleh suka cowok nanti aku jomblo terus dong.'' batin ku.
__ADS_1
Mas Willi,ayu kan butuh teman ayu juga kan ...
''stop.''
Belum selesai aku berbicara dia sudah mengunci mulut ku dengan jari nya,matan nya itu juga selalu tajam menatap ku,aku sebenar nya takut.. Mas Willi serem kalau sedang serius begini,udah risih pula masa dari tadi ngobrol dipangkuan dia.
''Saya tidak mengizinkan,''kamu dekat dengan lelaki lain apalagi berpacaran.jangan pernah kamu memberikan hatimu untuk mereka ,mengerti..!
''Rasanya dada ku sesak,''mas Willi mengekang aku semau nya sendiri.tapi status ku apa..? selama ini aku merasa seperti wanita simpanan nya,yang ia sembunyikan di apartemen nya. aku diam mencoba mencerna setiap kata yang mas willi ucap kan.
Aku kesal dan marah,mas Willi tidak menghargai ku
aku tau, dia merasa memberiku materi dan banyak hal.terus dia semaunya sendiri dengan ku apa dia menganggap,semua yang dia berikan itu untuk ''membeli ku.'' aku turun dari pangkuan nya dan berdiri tegak dihadapan nya,dia harus tau aku tidak suka dia menganggap ku seperti itu.
''Cukup mas,maksud kamu apa?''menekan aku,melarang ini itu.apa selama ini kamu baik dengan ku karena ada maksud tertentu,Ayu bukan siapa siap Mas Willi kan,jadi Mas Willi tidak berhak menekan Ayu seperti ini.
''Siapa yang menekan mu..?''ucap nya.
orang ini memang tidak sadar diri,selalu merasa benar dan berkuasa.
Mas Willi bangkit dari duduk nya,dia berdiri tegak di hadapan ku dan membisikan kata di telingaku.
setelah berkata Mas Willi melangkah ingin masuk,ke dalam kamar nya.
''Tunggu..!'' ucap ku.
ini kah kebiasaan seorang presdir,bicara belum selesai sudah pergi begitu saja tanpa tanggung jawab.
Mas Willi berhenti,mendengarkan ku bicara !
dia memunggungi ku, tidak menatap mataku yang sendu ini.
''Apa maksud dari perkataan mu..?kalau aku milikmu.'' sadar kah kamu mas kalau Ayu di sini sudah seperti seorang simpanan..!yang kamu sembunyikan rapat rapat di apartemen mewah ini.
''semua itu benar kan..?''Ucap ku dengan amarah yang menggelora.
Mas Willi membalikkan badan nya menatap ku dengan tajam,sementara aku tidak bisa menahan laju air mata yang melesat mencari jalan nya.
dan mas willi hanya diam menatap ku,tanpa menjawab pertanyaan ku.
__ADS_1
Aku membayang kan semua itu benar,rasa nya tenggorakan ku kering tidak mampu berkata lagi.
diam nya Mas Willi itu adalah jawaban bahwa itu benar,aku berlari masuk ke dalam kamar ku dan menguncinya.Seperti nya Mas Willi tidak mengejar ku untuk memberi penjelasan,aku menangis dalam kamarku.Aku berharap semua kebaikan mas willi
itu tulus dan protektif nya pada ku, karena dia menyimpan aku di hati nya ternyata aku salah.
Baru kali ini aku terbangun dengan perasan malas,
tapi aku melawan semua itu.aku harus bekerja ini bukan akhir dari segalanya,aku harus buktikan pada Mas Willi bahwa aku mampu bukan gadis yang di pandang ''lemah oleh nya.''
Aku sudah rapi dan ingin sarapan,,aku lihat mas willi sudah pergi.tetapi ada yang mengejutkan dia memesan ''sarapan pagi untuk ku,''
makanan itu sudah tersedia di ats meja,yasudah ku makan saja.. memang aku lapar setelah menangis semalaman karena nya.
DI kantor pak cakra memanggilku keruangan nya,
aku pikir ada berkas atau file yang harus ku selesiakan.eh dia malah bertanya soal Mas Willi,
aku kan sedang kesal dengan nya apa tidak ada pertanyaan lain.
''Ayu ada apa dengan willi..?''begitulah pertanyaan nya.
kenapa Pak Cakra tanya sama saya,''tanya Pak Willi langsung.?''jawab ku .
''Kalau Willi jawab,saya tidak tanya sama kamu Ayu.!'' kata pak cakra
''ya saya gak tau lah pak,memang saya paranormal.''
aku pura pura tidak tau.
Tidak usah di sembunyikan,satu kantor ini hanya saya yang tahu semua tentang kamu dan william.
''jadi bicaralah...!''kenapa willi diam saja beda seperti biasanya
''kalau mas willi saja diam tidak bercerita,apalagi aku kan,jadi aku juga harus diam sama seperti dia saja ''
''Coba di tanya sekali lagi pak,saya tidak tahu mungkin dia ada masalah dengan keluarga,pacar atau istri nya!'' pak cakra justru tertawa terbahak-bahak,baru kali ini aku melihat di tertawa seperti ini.
''Kamu ini lucu Ayu...!''
__ADS_1