
Willi sudah mempersiapkan segala keperluan dirinya dan Ayu untuk pulang ke Indonesia,termasuk keamanan Ayu pasti nya.seperti biasa Cakra dan Sera pasti akan di sibuk kan oleh berbagai macam permintaan dari Willi.
Willi merahasiakan kepulangan nya dari Nirina dan orang tuanya,Nirina tau kepergian Willi ke Jerman untuk apa,tetapi tidak dengan Mama nya karena yang orang tuanya tau Willi sedang ada perjalanan bisnis.
''Liora kami pulang ya,jaga dirimu dengan baik di sini nanti kita bertemu lagi kalau kamu sudah kembali.'' Ayu berpamitan dengan Liora.
Liora menangis melepas kepulangan Ayu dan Maira, mereka begitu dekat selama tinggal bersama.
Maira menghapus air mata Liora yang sudah membasahi pipi nya,mata nya sembab tetapi tidak mengurangi kecantikan nya.Maira juga sedih karena Liora sudah banyak membantunya selama ini.
''Kamu jangan terlalu drama Liora,''biasanya juga kamu sendiri dan jauh dari Mama mu kan,kalau sedih ikut pulang saja gampang kan,tidak usah merengek wajah mu itu semakin jelek saja.
''Paman,selalu saja menggangguku.''Liora kesal karena Willi mengganggunya.
Liora pulang dengan perasaan sedih di hatinya,kini dia kembali kesepian di Jerman.Sementara Willi dan yang lain nya sudah terbang untuk kembali, sebenar nya dalam hitungan bulang Liora juga akan segera lulus kuliah dan bisa kembali bersama keluarga nya.
''Kalau aku lulus nanti,''pasti aku akan segera pulang.. rasa nya rindu sekali dengan keluarga,aku juga sangat merindukan nya..apa dia juga sama seperti ku yang masih selalu memikirkan nya.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, Willi dan Ayu akhir nya sampai di Bandara.Willi membawa Ayu pulang ke apartemen yang saat ini di tempati oleh kakek nya,tempat itu Willi berikan untuk keluarga Ayu,apartemen nya pun sama bagus nya dengan apartemen pribadi Willi.
''Kakek...'' Ayu berlari memeluk kakek nya.
''Ayu cucu ku..'' Kakek pun menyambut pelukan Ayu dengan ditemani air mata kebahagiaan.
''Ayu,kakek sangat bersyukur''kamu bisa kembali dengan keadaan yang sehat tanpa kurang suatu apapun.Kakek sangat sedih melihat keadaan mu kemarin,sekarang kamu sudah berdiri tegak dihadapan kakek nak,sungguh Tuhan maha baik yang telah mengembalikan mu.
''Kakek,ini semua juga berkat doa dari kakek untuk ku,terimakasih kek karena selalu mendoakan ku setiap saat.'' Ayu tetap memeluk Kakek nya.
''Ayu,,saya pulang ya,kamu istirahat dan jaga diri dengan baik.Selalu kabari saya jika terjadi sesuatu.'' Willi mencium kening Ayu,saat berpamitan pulang.
''Pasti mas'' Jawab Ayu dengan tersipu malu.
Setelah pertemuan yang penuh haru,Willi pun pulang ke rumah keluarga nya.Sesampai nya di rumah,Willi hanya bicara dengan Mama nya seperlunya saja itu pun tidak lebih dari lima belas menit,Willi segera masuk kamar dan istirahat,saat itu Nirina belum kembali dari kantor.
__ADS_1
Ketika Nirina pulang dia segera masuk kamar,dia tidak tahu jika Kakak nya sudah kembali,tiba saat nya makan malam,Nirina pun keluar kamar dan sang Mama sudah menunggu diri nya dan juha Willi.
''Ma tumben Bibi masak banyak..?'' Nirina heran melihat meja penuh dengan makanan,tidak seperti biasa nya yang ada beberapa jenis masakan saja.
''Iya,Kakak mu kan sudah pulang dia pasti rindu masakan rumah.'' Jawab Mama nya.
''Apa....!'' Nirina terkejut.
''Mengapa Mama tidak bilang kalau Kakak sudah kembali..?'' Nirina segera berlari menuju kamar Willi.
Dor dor dor..
Nirina tidak mengetuk pintu itu melainkan memukul nya dengan keras,hingga menimbulkan kebisingan di rumah yang biasa nya sangat sunyi.
''Pasti Nirina..'' Keluh Willi
''Ceklek..'' Pintu dibuka dari dalam.
Kakak...!!!
Bibir Nirina terus saja bicara,membuat Willi pusing mendengar nya.
''Dek,kamu berisik sekali sih ..?''Keluh Willi.
''Jelas saja aku berisik,siapa suruh kakak membohongiku.'' Nirina cemberut.
Kakak itu sengaja ingin memberikan suprise untuk mu,yang paling penting juga semua ini demi keselamatan Ayu.Jadi Kaka harap kamu paham, jangan merajuk seperti anak kecil,katanya ingin menjadi lebih dewasa tapi masih sama saja.
''Tidak usah meremehkan ku..!'' Nirina masih saja kesal.
''Ayo makan,Mama sudah menunggu kan..'' Willi mengalihkan pembicaraan dengan mengajak Nirina makan bersama.
Di meja makan mereka tidak membahas tentang Ayu,atau membahas kepergian Willi selama di jerman.Tetapi itu hanya berlaku jika ada orang tua mereka saja,setelah selesai makan Nirina mengikuti
__ADS_1
kemana pun Willi pergi.
''Ngapain ngikutin kakak terus sih de..?'' Willi merasa risih karena Nirina selalu mengekori nya.
''Kapa aku bisa bertemu Ayu. ?'' Kata Nirina.
''Lusa ya,''karena saat ini pasti dia lelah setelah melakukan perjalanan yang cukup lama.Ayu juga sama dia ingin sekali bertemu dengan mu,beberapa dia menanyakan tentang mu.
''Apakah itu benar,awas kalau sampai kakak bohong aku pasti akan sangat marah dengan mu..!'' Nirina bicara dengan nada yang kesal,dia pun segera pergi dari kamar Willi dengan wajah yang cemberut.
Pagi ini Willi bersiap kekantor,sama hal nya dengan Nirina dia juga akan bekerja.Mereka berangkat bersama menuju kantor,sudah dapat di pastikan akan ada kehebohan yang terjadi di kantor,jika para karyawan melihat kebersamaan mereka,pasal nya hanya tidak ada yang mengetahui tentang hubungan mereka,karena memang tidak ada yang mengetahui status Nirina di sana.
Beberapa karyawan terkejut melihat Nirina berada dalam satu mobil dengan Presdir mereka,apalagi Nirina yang hanya staf biasa di sana,biasanya hanya Sera saja yang selalu bersama Willi.Saat Nirina sampai di ruangan nya,teman satu team nya menyeret nya dengan paksa,karena mereka ingin mengetahui kebenaran nya.
''Nirina tolong jelaskan sama kami,''bagai mana bisa kamu satu mobil dengan Pak Willi,apakah kalian mempunyai hubungan khusus.?bukan kah kamu belum pernah melihat Presdir selama kamu bekerja,
sungguh ini sangat membingung kan..?
''Ya aku hanya numpang saja,''kenapa mesti heboh si
kalau pak Willi saja tidak masalah dengan itu.
Nirina menjawab dengan santai,sementara teman-teman nya justru semakin kesal dengan jawaban yang tidak pasti.
''Kami tidak percaya Nirina,ayo lah jujur saja apa kamu ada main dengan Presdir..?'' Nirina justru tertawa sampai menangis mendengar pertanyaan teman-teman nya.
Sudah lah jangan membahas nya lagi itu sama sekali tidak penting bagiku,karena aku tidak tertarik dengan presdir pujaan kalian itu dan berhentilah membicarakan nya,karena kalau pujaan hati ku tau dia pasti akan marah.
''Tak ku sangka akan seheboh ini..''
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Hallo semua,maaf sebelum nya Author tidak pernah Up.🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
Author sedang mengalami banyak hal yang membuat novel ini tertunda,banyak sekali ujian hidup di bulan ini,peristiwa yang mengguncang batin dan pikiran,dan musibah dan juga kematian. maaf jika alur nya tidak sesuai,Author paksakan untuk menulis lagi karena sudah lama terbengkalai.
Terimakasih banyak bagi yang sudah mau menunggu.