Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 27.Kepergian Nenek


__ADS_3

Aku duduk di sofa menunggu nya,ku pejamkan mata berharap saat terbangun nanti.Semua akan kembali seperti semula,mimpi buruk yang ku hadapi akan pergi dengan sendirinya.Lama aku menunggu Mas Willi tak kunjung datang juga.


Saat malam semakin larut,akhir nya yang ku tunggu datang.Mungkin pekerjaan nya tak bisa ia tinggal, hingga baru datang tengah malam.


''Sayang maaf Mas telat.'' Dia mendekati ku.


''Ada apa,mengapa tadi berkata seperti itu?''Mas minta maaf ya kalau kemarin membuat mu kesal.Aku tak peduli dengan ucapan nya


''sayang kenapa diam saja?'' Mas Willi ingin memeluk ku.


''Jangan sentuh aku Mas..!''Dia terkejut mendengar ucapan ku,tapi dia tetap memaksa memeluk ku .


''Lepaskan..!'' Kataku.


''Tidak akan'' Jawab nya,aku kesal dan mendorong nya.


Jangan pernah menyentuh ku lagi,aku jijik dengan mu Mas.Mulai saat ini hubungan kita berakhir,kita bukan ''pasangan kekasih lagi.!''


Apa maksud mu,kenapa tiba-tiba begini dan harus sampai berpisah.?Mas minta maaf kalau membuat mu kesal,jangan memutuskan hubungan tanpa sebab yang jelas,aku ''mencintaimu sayang.''


Cukup...!


Jangan pernah bilang cinta lagi di depan ku,aku tak butuh cinta mu lagi.Aku sudah muak dengan mu Mas.


Kulihat Mas Willi mencoba menahan amarah nya, dia semakin bingung dengan sikap ku yang tiba-tiba berubah.Aku berharap dia menyadari kesalahan nya dan menjelaskan nya sendiri,tapi sepertinya dia memang tak berniat memberitahuku.


''Katakan apa yang membuat mu begini?'' pertanyaan itu membuat emosiku semakin memuncak.


Selamat Mas,kamu akan menjadi seorang ayah bukan.?Selamat karena wanita mu tengah mengandung anak mu,semoga pernikahan mu lancar.!!!Aku berkata dengan tenang dan tatapan yang tajam pada nya.Ku lihat Mas Willi terkejut dengan pernyataan ku.


''Ayu, Andhara kah yang memberitahu,?apa yang Andhara katakan itu tidak benar..!''Aku memicingkan kedua mata ku mendengar jawaban nya.


Mulut andhara mungkin salah mas,tapi vidio


permainan kalian yang tidak senonoh itu, apakah salah juga.?Mas Wili meraih tangan ku.

__ADS_1


Sayang vidio itu memang benar,tetapi itu semua bukan kemauan ku dan itu semua diluar kendaliku.


Aku dijebak sayang,percayalah..!


Di jebak,bukan kemauan mu ha ha ha ha ha


Kamu sangat pintar bersandiwara Mas,sangat jelas kamu menikmati nya.Bagaimana menyenangkan bukan, bermain dengan Andhara.


Sungguh Ayu Mas hanya mencintaimu,itu tidak seperti yang kamu pikirkan ..Mas Willi masih berusaha meyakinkan ku.


Kamu Munafik Mas...!


Mulut mu berbeda dengan hati mu,aku akan pergi dari tempat ini.Mulai saat ini kita selesai Mas, terimakasih untuk semuanya yang sudah kamu beri untuk ku.kemewahan,pendidikan pekerjaan dan masih banyak lagi.


"Permisi .." Ucap ku.


"Tunggu..!"Mas Willi menghentikan ku.


Tetap lah di sini,kamu bisa tinggal di sini sampai kapan pun kamu mau.Jangan pernah pergi kemana pun,tetap lah bekerja,tetap kuliah dan tetap hidup dengan baik walau tanpa saya di sisimu.Saya berjanji akan menyelesaikan semua nya,kamu tetap lah cintaku Ayu.


Aku menangis sampai lelah dan tertidur dilantai, saat terbangun aku merasakan kehampaan yang luar biasa.


Hari ini aku tetap bekerja,walaupun hatiku sangat hancur.apalgi harus melihat Mas Willi setiap hari, aku hanya bisa berdoa agar tuhan selalu menguatkan ku yang rapuh ini.Saat aku sedang mengalami keterpurukan hati,ibu mengabari ku kalau nenek meninggal dunia.


Tuhan sedang mengujiku,kenyataan itu sangat menyakitkan untuk.Kehilangan dua orang, yang penting dalam hidup ku secara bersamaan.aku pulang ke kampung halaman ku, untuk memberi penghormatan terakhir ku pada nenek ku tersayang.


"Ayu.." Suara ini,sosok ini yang sangat aku rindukan.


"Ibu.." Aku menangis dalam pelukan nya.


Aku melihat jasad nenek yang terbaring tak berdaya,


aku menangis memeluk jasad nya,yang tak mampu lagi menghapus air mata ku.Hidup ku sudah berkurang satu,karena kepergian nenek.


Di pemakaman aku Melihat Ibu dan kakek,hanya mereka lah yang ku punya sekarang.Aku harus berjuang untuk mereka,untuk kebahagiaan Ibu dan Kakek.

__ADS_1


Hari merupakan hari ke tujuh kepergian nenek,itu tandanya aku pun harus kembali bekerja.karena masa cuti ku sudah habis,pekerjaan ku pun sudah menanti.


Ibu jaga diri ibu sebaik mungkin ya,Ibu dan kakek harus sehat kabari Ayu kalau terjadi sesuatu.Bu ini tabungan Ayu bisa ibu pegang,bisa ibu gunakan jika ada keperluan yang mendesak.


Ayu terimakasih sayang,kamu juga jaga dirimu dengan baik di sana.Ibu akan selalu berdoa yang terbaik untuk kamu,semoga kamu selalu sukses dalam bekerja ya.Kami pun berpelukan dan saling menguatkan.


Ibu dan Kakek mengantarkan ku ke Bandara,Pak Cakra tidak mengijinkan ku naik kereta karena menurut nya terlalu lama.Setelah sampai aku langsung menuju apartemen menggunakan taksi, sekarang tidak ada lagi supir yang melayani ku.


Apalagi saat memasuki apartemen,semua kenangan terbayang dimata ku.kenangan yang tertinggal disini, sangat lah membekas dan membayangiku.


Dalam lelah ku,aku berpikir untuk pindah dari sini dan mencari tempat baru.ya aku akan mencari tempat kos,untuk apa aku di sini kalau sampai Andhara tau,dia akan sangat marah besar terhadap ku.


Di Kantor aku berkerja seperti biasa,yang berbeda aku tak melihat mas Willi.Mungkin dia sibuk diluar atau sedang berbahagia bersama calon istrinya.


kalau boleh jujur aku merindukan nya,tidak mudah untuk menghapus nya dari hati ku.


Sepulang kantor aku melihat rumah kos yang di rekomendasikan oleh teman kantor ku,tempat nya bersih dan bagus.lebih bagus nya lagi,tidak jauh dari kantor ku bekerja.


Hari ini sepulang bekerja,aku membawa barang milik ku, yang sudah ku siapkan sebelum nya, menuju rumah kos yang baru.Selamat tinggal kenangan,selamat tinggal mas Willi.Semua pasti akan terasa berbeda,tak masalah walaupun tidak ada kemewahan seperti sebelum nya.Karena aku bisa bertahan dalam keadaan apapun.


"Ayu keruangan saya!" Baru sampai,Pak Cakra sudah memanggil ku.


"Permisi pak"


Duduk lah,!"kata Pak Cakra.


"Kamu meninggalkan apartemen Willi.?" Mengapa dia menanyakan ini.? batin ku


"Benar pak" Jawab ku.


"Ya sudah,jaga dirimu baik-baik di tempat baru ya.!"


pasti pak ,jawab ku.


Ingat Ayu,kalau ada kesulitan atau kendala apa pun bicaralah pada saya.! baik pak terimakasih

__ADS_1


__ADS_2