
Pak Cakra tidak mengantarku pulang,tetapi dia mengajak ku makan di sebuah kafe,tempat anak muda biasa nongkrong.Saat di kafe aku jadi teringat kembali dengan Mas Willi,biasanya dia selalu mengajak makan diluar seperti ini.
Aku penasaran dengan kabar Mas Willi saat ini,ingin rasa nya bertanya pada Pak Cakra.Tetapi apakah pantas,jika aku menanyakan kabar suami orang pada nya.
Di kafe kami hanya makan dan ngobrol biasa saja, setelah makan kami pun pulang.Di perjalanan aku membayangkan,jika saat kejadian tadi yang berada di sana itu Mas Willi bukan Pak Cakra.Pasti dia akan membelanya mati-matian,seperti yang sudah ia lakukan sebelum nya.
''Ayu kamu kenapa kok diam saja,kebiasaan.?''kata Pak Cakra.
''Pak boleh gak ayu bertanya.?''Pak cakra menoleh.
''Boleh lah Yu.''Jawab nya.
''Bagaimana kabar Mas Willi.?'' Pak Cakra terkejut mendengar pertanyaan ku.
''Pak Willi baik Ayu,kamu pasti rindu ya..?''Aku diam.
Saat ini beliau sedang sibuk,banyak urusan bisnis yang harus di selesaikan.Sepertinya akan lama Yu dia tidak akan datang kekantor,kalau semua sudah selesai pasti dia akan kembali.
''Dalam hatiku berkata,mungkin dia sedang sibuk berbulan madu dengan istrinya.''
Setelah sampai di rumah,aku menangis didalam kamar ku.Aku menangisi kerinduan ku dengan Mas Willi,aku juga menangisi hidup ku yang selalu saja disakiti,apalagi dengan keluargaku sendiri.Rasanya aku ingin berteriak meluapkan semua beban ku,saat ini aku tidak tau harus bercerita dengan siapa.
Mas willi yang selalu bersamaku dan mensuport ku, sudah tak ada di samping ku lagi.Dia juga telah memberikan luka untuk ku,Dokter Allan dia juga orang yang dekat dengan ku,justru dia berada di dalam kubu musuhku.Aku harus bisa melalui semua ini,karena tuhan pasti selalu bersama ku.
Terhitung sudah beberapa minggu,aku tak bertemu dengan Dokter Allan ataupun Om Damian.Setiap mereka menghubungi ku,aku tak pernah merespon nya.beruntung nya tidak ada jadwal pekerjaan yang mempertemukan kami,itu membuat ku merasa nyaman saat bekerja.
Setelah pulang bekerja aku berjalan seperti biasa,ada mobil yang berhenti di samping ku.Aku di seret dengan paksa,untuk masuk kedalam mobil. Aku dilempar paksa sampai terpentok pintu mobil.
''Au sakit''
Tampang mereka sangat menyeramkan,mereka membentak ku dan menyuruh ku diam.Entah aku akan dibawa kemana oleh mereka,Saat aku membuka mata aku berada ditempat yang kumuh.
Tak tak tak...
Terdengar langkah menghampiriku,semakin lama semakin dekat dan wajah orag itu semakin jelas kulihat.
''Andhara,ada urusan apa kamu menculik ku.?''Jujur aku bingung,bukankah dia sudah menikah dengan Mas Willi terus apa lagi.
''Jangan berpura-pura bodoh pada ku''Andhara menjambak rambut ku.
__ADS_1
''Aku tidak mengerti apa maksud mu,bukankah kau sudah menikah dengan Willi.Apa lagi yang kau ingin kan dariku,dia sudah menjadi milik mu kan.''
''Benar sekali,ku peringatkan sekali lagi jangan pernah mengganggunya apalagi menggoda nya..!'' Apalagi maksud nya
Dengar Andhara,aku sama sekali tidak pernah melihat nya sejak kalian belum menikah.Aku sama sekali tidak pernah berhubungan dengan nya,aku tidak pernah berkomunikasi dengan nya dalam bentuk apapun.!
''Awas jika kamu berbohong .!!'' Dia mengancam ku.
''Bohong apalagi,tanyakan saja pada nya atau kau bisa ikuti kemana saja suamimu pergi..!''Bagus sekali usul mu ucap Andhara.
''Tapi aku tidak semudah itu percaya dengan ucapan mu,bisa saja kalian bertemu di belakangku bukan.''
Kalau tidak percaya untuk apa kamu bertanya,lebih baik tidak usah.Buktikan saja kalau memang aku bertemu dengan nya,bukankah kamu bisa melakukan apapun dengan uang mu..!
Saat kami berdebat terjadi baku hantam diluar,suara nya terdengar sampai didalam tempat ku di sekap.
Andhara pun panik,,melihat pintu nya di dobrak oleh mereka.
Para penyelamat itu melepaskan ikatan ku dan membawa ku pergi,teryata semua anak buah Andhara sudah berhasil di lumpuhkan.Aneh nya mereka tidak menyakiti Andhara,mereka hanya mengamankan saja agar tidak mengganggu penyelamatan ku.
Jujur aku tidak mengenal mereka,mereka juga tidak ada yang berbicara bahkan memberitahu padaku, siapa yang memberi perintah untuk menyelamatkan ku.Sudah lah yang terpenting aku sudah selamat, lain kali aku memang harus lebih berhati-hati.
Saat aku tengah menikmati hidangan dan hiburan, Om Damian bergabung ke mejaku.
''Ayu boleh bicara sebentar..?''Aku terpaksa mengikutinya,karena tidak enak dengan yang lain jika harus berdebat di depan mereka.
''Ada apalagi Om.?''Om Damian memegang pundak ku.
''Ayu apakah kamu belum bisa memaafkan saya..?'' Aku lelah mendengar pertanyaan nya.
''Saya rasa Om sudah tau Jawaban nya'' Ucap ku.
''Ayu ijin kan saya menjagamu,menyayangimu dan memberikan semua hak mu'' Maaf Ayu tidak bisa.
Damian..!
Oma tua itu datang melihat kebersamaan kami,aku yakin pasti akan ada keributan disini.
''Damian untuk apa kamu di sini dengan perempuan ini,sementara istrimu didalam menunggumu..?''Ma biarkan Damian bicara dengan Ayu di sini.
__ADS_1
''Mama tidak suka kamu dekat dengan wanita ini..!''
Om Damian terlihat geram dengan sikap mama nya.
''ma ini urusan kami,jadi mama tidak perlu ikut campur'' Mereka saling bersitegang.
''Damian..!'' Oma tua itu membentak Om Damian.
''Oma ,Papa..''Dokter Allan datang menemui mereka.
Jang ribut di acara orang seperti ini,jangan mempermalukan diri sendiri dan keluarga.didalam banyak tamu undangan,malu kalau sampai mereka melihat.
''Oma mari masuk dengan Allan,'' Mereka pun kembali masuk kedalam.
Aku pun ingin masuk kedalam,tetapi Om Damian menahan ku.
''Tunggu Ayu kita belum selesai bicara..!''Apalagi Om jawab ku.
''Ayu tolong panggil saya Papa,atau Ayah.''Aku tersenyum sinis padanya.
''Apa Om pantas dipanggil Ayah,didepan Oma tua itu saja Om tidak berani mengakui saya kan?'' pertanyaan itu lolos dari mulut ku.
''Ayu saya mempunyai alasan sendiri,nanti bila saat nya tiba pasti Oma akan tau semua ini''Jawaban Macam apa ini kataku.
''Kurang waktu berapa lama lagi Om,Apa dua puluh satu tahun itu tidka cukup..?''Baik akan saya jelaskan.
Bukankah kamu tau kalau Mama tidak suka dengan ibu mu,begitu juga dengan mu.Saya takut Mama akan menyakiti kamu,karena Mama itu nekat dia akan melakukan apapun sesuka hati nya.
kalau mendengar penjelasan Om Damian itu memang benar,Oma tua itu suka menyakiti ku dan seenak nya sendiri.
πΊπΊπΊπΊπΊπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Maaf ya author telat up,kemarin baru saja menyelesaikan novel ku yang pertama.judul nya
MENGGAPAI CINTA LAMA.
Ceritanya sudah End ya,yang berminat bisa dibaca sambil menunggu up selanjut nya.
jangan lupa vote ,like dan komen nya
__ADS_1
terimakasih banyak πππππ