Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 8.Steak Daging


__ADS_3

willi POV.


Malam itu aku mengendarai mobil ku,dengan kecepatan yang tinggi.Aku ingin cepat sampai rumah,karena badan ku sudah lelah dan mengantuk.Aku baru saja berkumpul dengan teman teman ku setelah bekerja.Tiba tiba aku kaget, melihat ada orang di depan mobil ku.Dengan sigap,ku injak pedal rem mobil ku.Aku tak tahu kalau telat 1 detik saja, mungkin tubuh itu sudah terbang dan jatuh dengan ''tragis nya.''


Saat aku melihat ternyata seorang gadis,dengan tubuh ramping dan cukup tinggi.Aku melihat gadis itu seperti kelelahan ,dan ketakutan .Aku tidak tahu apa yang dia lakukan, tengah malam di jalanan seorang diri.kalu dia orang tidak waras atau gelandangan,mana mungkin pakaian nya rapi dan bersih,menggunakan sepatu pula.Karena merasa bersalah,tepat nya kasin juga dia sendirian,aku pun membawa nya ke klinik terdekat.Untung saja keadaan nya tidak mengkhawatir kan.


Aku pun mencoba bertanya nama nya,ternyata ayu.


Se Ayu wajah nya..!


Aku pun bertanya kenapa tengah malam..dia berada di jalanan.bukan nya me jawab malah bengong.


setelah ku paksa akhir nya dia pun menceritakan ''kejadian sebenar nya yang menimpa nya.''


Sungguh hati ku tersentuh,aku melihat buliran air mata yang ia tahan agar tidak keluar.Rasanya ingin ku hajar lelaki yang sudah menyakiti nya,apalagi di lakukan oleh atasan nya sendiri.Bahkan dia tidak berani pulang karena merasa ter ancam.!


Tega sekali melakukan semua itu,terhadap hadis perantauan yang tinggal seorang diri di kota besar ini.Saat aku ingin menghukum lelaki itu,dia justru


membelanya,benar benar gadis yang baik.


''Ayu memintaku mencari kamar kos untuk nya,


bisa di pastikan dia ketakutan dan merasa terancam.''


Aku pun merasa iba saat dia berkata,menginginkan kos yang sangat murah.tanpa pikir panjang aku membawa nya ke apartemen ku,yang jarang ku tempati.nanti kalau dia sudah mendapat kan pekerjaan yang layak,baru lah dia bisa memilih tinggal di tempat yang seperti apa.


Dia ternyata lucu dan lugu,masak apartemen saja tidak tahu.!benar benar unik,yang pasti dia sopan dan lembut.Tidak tahu kenapa,justru aku menyukai


kelembutan,kepolosan dan kebaikan hati nya.


Entah mengapa aku justru ingin melindungi nya, menjadi orang terdepan jika, ada yang menyakiti nya.

__ADS_1


Melihat nya sakit dan lemah,aku menyuruh nya untuk beristirahat.Aku pun termenung memikirkan diriku sendiri,ada apa dengan ku kenapa bisa aku sebaik ini dengan nya.Kalaupun di katan cinta itu tidak mungkin,tapi kenapa ya..? ''aku semakin bingung dan pusing karena tidak kutemukan jawaban nya.''


Saat aku sedang diam dan merenung,orang suruhan ku datang.dia membawa barang yang tidka banyak milik ayu,hanya ada dua tas saja itu pun tidak besar.


melihat apa yang ada di depan ku,aku pun ter iris.


Padahal barang yang ia punya,, hanya dua tas kumal


yang isinya tidak seberapa,kenapa ada yang tega menyakiti nya.!


Aku ingin memberikan tas itu,tetapi aku takut membangun kan tidur nya.Lebih baik biarkan saja ayu beristirahat supaya dia rileks dan nyaman,


mengingat dia belum makan aku pun memesan makan untuk nya. setelah cukup lama makanan itu datang,aku pun membangun kan tidur nya.


Kuberikan dua tas milik nya,terlihat sekali dia sangat senang.Aku menyuruh nya membersihkan diri,agar saat makan dia lebih segar dan nyaman.


Benar saja tak lama dia pun keluar kamar, menghampiri ku dengan kaki yang sedikit di seret.Mungkin dia masih merasa sakit pada kaki nya,aku lihat wajah nya lebih segar dan terlihat cantik natural tanpa polesan apapun.


Gadis ini seperti nya bukan asli pribumi orang Indonesia,karena wajah nya oriental dan mata nya sipit seperti gadis keturunan.


''Kamu kenapa makan lah..!''ayu justru memainkan pisau di hadapan nya.


''Maaf Mas Wili,aku tidak pernah memakan dengan cara seperti ini,dan ini makanan apa ya.?''aku membelalakkan kedua bola mata ku.


''Kamu bekum pernah melihat nya ?''ayu pun menggeleng.


Di kampung ku tidak ada mas,ini juga pasti mahal jadi lebih baik aku menabung uangku saja perkataan yang tulus dan jujur itu, membuat ku


semakin mengagumi nya.


"Ayu,,ini namanya steak daging"dia mengangguk.

__ADS_1


"Sini saya ajari cara memakan nya."senyum di wajah nya mengembang.


''Serius mas,mau dong..!''aku pun ikut senang melihat antusias nya.


Pelan pelan ku ajari ayu,berbagai tingkah lucu nya


membuat ku tertawa. Cara memegang pisau,cara memotong,dan awal dia mengunyah daging di mulut nya,itu terlihat menggemaskan.


Dia juga bilang kalau steak adalah,makanan ter enak yang pernah dia makan.sebelum nya dia makan daging ya dimasak biasa aja dan itu juga jarang.Dia lebih sering memakan sayur,yang ada di kebun rumah nya,dan bahan makanan yang ada


di sekitar daerah nya.itu semua membuat ku berpikir sesulit apakah kehidupan Ayu yang sebenar nya.


''Aku merasa ingin mengenal nya lebih dalam,ingin mengetahui seperti apa kehidupan,juga kepribadian nya."


Setelah selesai makan,aku mengajak ngobrol..


banyak yang ingin aku ketahui darinya.


''Ayu kamu ingin kerja apa setelah ini?''dia mengerut kan dahi nya sedang berpikir.


"Kerja apa saja yang penting saya mampu dan halal mas."jawaban nya bukan yang ku mau.


"Mas Wili,di dekat sini ada tempat penjualan hp bekas tidak ya soalnya hp saya hilang..jadi mau beli lagi biar bisa cari lowongan pekerjaan."ternyata dia butuh hp.


''Saya tidak tau soal hp bekas ayu,beli yang baru saja.''wajah nya jadi murung.


"Saya mampu nya beli yang bekas mas,besok saya mau coba nyari di daerah sini."aku jadi tidak tega melihat nya.


Ayu ke kamar dulu ya mas,apa ada yang bisa Ayu sebelum nya.? Tidak Ayu,istirahat lah.Dia membalas dengan senyum manis nya,dan segera menghilang di balik pintu.aku memikirkan hp bekas yang dia maksud.


''Apakah masih bisa di pakai kalau dia membeli barang bekas..?''

__ADS_1


Saat aku melangkah ingin menuju kamar ku,,,


samar samar kudengar suara tangisan..setelah ku perhatikan, itu berasal dari kamar Ayu.Kenapa tiba tiba dia menangis,apa ada ucapan ku yang menyakiti nya atau ada sesuatu yang ia sembunyikan sebenar nya.Sebaik nya kutanya kan besok saja,biar kan saja dia menenangkan diri nya.


__ADS_2