
Ku buka mataku perlahan lahan,aku merasa berada di tempat yang asing,sayup sayup kudengar seseorang memanggul namaku.
Ayu,''ayu kamu bisa dengar saya.?'' ku pandangi orang di hadapan ku,aku berharap mas willi yang saat ini bersama ku.
''Dokter allan,...!'' ya dokter allan lah yang ada dihadapan ku sekarang,aku merasa kan pusing yang sangat luar biasa.sehingga aku tidak mampu berkata kecuali, ''sakit.''
Sakit,,sakit ah kepalaku sakit Dokter...
suster memberi suntikan pada ku,perlahan sakit pun mulai berkurang.Dokter Allan selalu menemaniku, entah lah mengapa Mas Willi tidak ad ada di sini..!
Seharian Dokter Allan menemani ku,tetapi aku tidak berbicara apapun padanya,bahkan saat dia bertanya ''aku hanya dim seribu bahasa.''
Entahlah aku merasa saat ini aku berada diantara hidup dan mati,merasakan sakit di sekujur tubuh ku,merasakan sakit pada kepala ku dan yang pasti hatiku.
Pagi ini Dokter Alan kembali menemui ku,aku berkata padanya,dia pun begitu terkejut mendengar nya.
Dokter apa saya akan mati,kenapa saya masih hidup juga, ''padahal tubuh saya sudah hancur tak berbentuk.!'' kata ku .
Ayu jangan bicara seperti itu,kamu akan baik baik ''saja saya pastikan itu !'' saya capek Dokter,saya capek.
Dokter Allan membelai rambut ku dia berkata,kamu harus semangat bersyukurlah,''Tuhan masih memberi kesempatan untuk hidup.'' kamu terbaring selama dua minggu di sini, kamu sudah berhasil melewati ujian yang tuhan berikan ''untuk mu.''
Aku sangat lah terkejut,ternyata dua minggu ini aku tidak sadarkan diri,Mas Willi apa dia tau aku di sini
pasti dia bingung ''mencari ku.!''
''Siapa yang menolong saya Dokter.?''seorang petani kebun dan warga setempat yang menolong mu,memang nya apa yang terjadi sampai kamu bisa ''seperti ini. ?''
Aku menceritakan kronologis saat aku di culik,dan bagaimana mereka menyiksa ku.! sekejam itu mereka dengan mu,''siapa sebenar nya mereka.?'' dokter allan sangat marah mengetahui mereka menyiksaku.
''Saya tidak tahu Dokter.!''
Aku merasakan takut yang luar biasa sekarang,mengapa orang orang jahat pada ku dari awal aku sampai di kota ini,ada saja yang menyakiti ku.
__ADS_1
Dokter aku takut'',sangat takut.'' tenang kah Ayu kamu aman di sini.!
Dokter boleh saya pinjam telfon nya..?aku berencana menghubungi kantor Mas Willi.
Boleh ayu,pakai lah..!ucap Dokter Allan
Aku telfon ke no kantor pak cakra karena hanya itu yang ku ingat.
Halo seorang wanita menjawab telfon ku,''di ujung sana,''saya mau bicara dengan Pak Cakra mba,tapi wanita itu bilang Pak Cakra sedang ada diluar.
kalau begitu,, sambungkan saya dengan mba Sera saja, jawab ku! dia bilang mba sera sedang ada meeting.
Mengingat Sera,bukan nya Dokter Allan mempunyai no nya,aku mencari kontak sera dan aku menemukan nya.berkali kaki aku menghubungi Sera tetapi tidak ada respon sama sekali,mungkin dia ada meeting penting.
''kamu ingin menghubungi siapa ..?'' Sera dokter tetapi tidak ada respon apapun dari nya.
kirim pesan saja jawab nya..!ya dokter tapi saya ingin bicara langsung,apakah ada kontak pak cakra.
Tidak Ayu,saya hanya memiliki ''Email nya saja.'' akhir nya aku mengirimkan pesan pada Sera,kalau aku dirawat disebuah rumah sakit tempat Dokter Allan bekerja.
Sera sibuk sekali sampai tidak membalas chat dariku,sore hari aku tertidur sampai malam mungkin karena pengaruh obat,,yang membuat aku tidur sangat lelap.saat aku terbangun ada Sera yang menemaniku.
''Sera ini benar kamu..?''Aku sangat senang bisa melihat nya lagi.
IYa Ay ini benar aku,''kamu kenapa bisa begini sih?'' kamu tanya Dokter Allan saja aku lelah untuk bercerita jawab ku.
Baik lah,Dokter Allan anda berhutang cerita pada ku ya.?Dokter Allan tersenyum pada Sera.
Ayu maaf tadi aku sibuk sekali,oh ya aku sudah ''memberitahu Pak Willi,'' dia sedang keluar kota bersama Pak Cakra.!
Sera banyak bercerita pada ku,dia bilang Mas Willi sangat mengkhawatir kan diriku,dia mencari ku kemana mana setiap hari.Mas Willi pun terlihat murung setelah aku hilang,dia berusaha dengan keras mencari ku tetapi tidak menemukan apapun.!
Sudah hari ke empat setelah aku sadar,Mas Willi tidak kunjung datang ''kemana sebenar nya dia.'' Sera pun sama dia belum menjenguk ku lagi setelah kedatangan nya hari itu.tapi aku paham pasti pekerjaan sera sangat banyak apalagi ditinggal keluar kota selama beberapa hari.
__ADS_1
Petugas rumah sakit membawakan makan siang,tetapi aku tidak berselera ''untuk makan,'' sebagai anak di saat sakit aku ingin ibu di sini ''bersama ku,''sebagai wanita yang mempunyai kekasih aku pun ingin kekasih ku bersamaku di sini.
kalau seperti ini aku benar benar seperti ''sebatang kara di dunia ini .''
''ibu ayu rindu..!''
''Selamat siang'' pintu terbuka dan sura itu,sura yang aku rindukan.
''Mas Willi.''
selamat siang cintaku,Mas Willi memeluk ku menciumiku dan sangat khawatir terhadap ku.
Siapa yang melakukan ini padamu,sera bilang kamu tidak sadar selama dua minggu di sini.Maafkan aku sayang yang tidak bisa menolong mu,aku berjanji tidak akan terulang lagi, ''kejadian seperti ini pada mu.''
Aku menangis dalam pelukan nya,entah mengapa aku merasa tenang ada Mas Wili di sisi ku.
seperti ada yang melindungi ku,setiap hari siang dan malam Mas Willi menemani ku di sini, bahkan ada pengawal yang khusus menjagaku.
yang paling menyenangkan hubungan Mas Willi dan Dokter Allan pun mulai mencair,karena Dokter Allan yang merawat ku di sini.
Aku dirawat di rumah sakit selama ''satu bulan,''di situ lah saat terberat ku yang terbaring lemah tak berdaya,aku menyembunyikan semua ini dari ibuku, beruntung nya aku ponsel yang belikan untuk ibu itu rusak,jadi ibu menggunakan ponsel lama nya yang tidak bisa vidio call,jadi hanya bisa telfon biasa saja jadi ibu tidak melihat kalau aku terbaring di rumah sakit.
Mas willi membawa ku pulang ke apartemen,dia tidak memberiku ijin untuk bekerja sampai aku pulih,hari ini Mas Willi menemani ku kontrol di rumah sakit.semua berjalan lancar seperti biasa nya.saat kami sedang ngobrol dengan dokter allan tina tiba Mas Willi menerim telfon entah dari siapa,
karena mas Willi ''keluar ruangan,'' tinggal lah aku dan dokter Allan berdua.
Baru kami ngobrol sebentar,eh ada Oma nya dokter yang galak itu .dia terkejut melihat ku di ruangan praktek cucu nya.
Allan kenapa wanita ini ada di sini,''kamu berani menentang oma rupanya.!'' Oma,,, Ayu sedang kontrol di sini,tolong bersikap sopan dia itu pasien ku.
Alasan saja,keluar kamu dari ruangan ini..! oma tua itu mengusir ku,yang dalam kondisi lemah.!
Oma cukup..!! allan berkata dengan nada yang agak tinggi.
__ADS_1
Ayu ini pasien,,!keadaan sedang lemah jadi oma jangan bertindak seperti ini.! Ucap Allan dengan nada sedikit membentak pada Oma nya.