Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 57. Orang Yang Kamu Cintai


__ADS_3

Willi meminta Maira untuk pulang dan istirahat, Karena Willi ingin berdua dengan Ayu.Maira pun kembali di temani Halisa,sebenar nya banyak sekali niat nya,karena merasa momen nya belum tepat.


''Banyak yang ku tanyakan pada mu Willi,tetapi biarlah dulu seperti nya dia juga sangat terpukul dengan keadaan Ayu.''


Maira pun kembali ke apartemen,meninggal kan Willi.Tinggal Willi yang menggenggam jemari Ayu,dia tertunduk lesu tanpa mengucap kan apapun.Karena lelah,Willi tertidur saat menemani Ayu dengan tangan yang masih saling bertaut.


Malam hari Allan datang,dia memang sedang jaga malam.Allan terkejut melihat Willi sedang menemani Ayu,niat hati dirinya juga ingin melihat Ayu lebih lama.


''Ternyata Willi ada di sini,kamu pasti senang Ayu Willi sudah kembali di samping mu. Kamu pasti tidak membutuhkan saya lagi bukan,cepat lah sembuh agar kamu bisa melihat kembali orang yang kamu cintai.''


''Willi,bagun lah.!''Allan membangun kan Willi.


''iya..''Willi terkejut.


''Allan,ada apa.?''Kata Willi.


''Saya harus mengecek keadaan Ayu terlebih dahulu.''Ucap Allan.


''silahkan..!''Willi mempersilahkan Allan.


Dengan telaten Allan mengontrol keadaan Ayu dengan detail,Willi menyaksikan dalam diam terlihat sekali jika ia sedang menghadapi banyak masalah.


''Willi terlihat berbeda,seperti nya dia sangat lelah pasti dia sangat sedih melihat Ayu seperti ini.Ayu kamu beruntung Willi begitu menyayangi mu,pantas saja kamu tak mampu berpaling dari nya.''


''Bagai mana keadaan Ayu Allan?''Willi bertanya dengan wajah yang begitu tegang.


''Tenang Will,keadaan Ayu baik besok akan ada pemeriksaan lanjutan yang lebih detail.'' Jawab Allan sambil menepuk bahu Willi untuk menguatkan nya.


''Saya pamit dulu Will,masih banyak tugas''kata Allan.

__ADS_1


''Iya Allan terimakasih'' jawab Willi.


Setelah Allan pergi,Willi kembali berada di samping Ayu.memandnag wajah Ayu yang terlelap dan tenang.


Ayu,sayang Mas ingin memberitahu sesuatu padamu.Anak yang di kandung Andhara bukan lah bayi ku,dia sudah menipu kita semua.Tak akan ku biarkan wanita itu memisahkan kita lagi,kamu segera sembuh ya agar kita bisa kembali bersama.


kamu tahu anak yang dilahirkan Andhra sangat lah lucu,saya memberi kan nama untuk nya yaitu Raymond.Tetapi takdir berkata lain,mungkin tuhan tidak mengizinkan saya hidup dengan nya.Kalau boleh jujur saya juga lebih memilih,kamu yang me jadi ibu untuk anak-anak saya.


Willi pun tertidur kembali,dia tidur sambil duduk dan setia di samping Ayu.Padahal kamar perawatan Ayu memiliki fasilitas tempat tidur yang layak,untuk keluarga pasien.Tetapi Willi lebih memilih bersama Ayu,itu membuat nya lebih tenang.


Sinar matahari menyeruak masuk memberikan sinar nya yang amat cerah di pagi hari,Damian tengah menatap matahari yang tengah memberikan sinar mya tanpa pamrih.Hati nya sungguh kecewa dengan sikap Mama dan Istrinya,andai Nesia memberitahu lebih awal tentang keberadaan Ayu,pasti semua tidak akan seperti ini.


Disaat pandangan Damian fokus ke arah jendela dan pikiran nya melayang entah kemana,Nesia datang mengejutkan nya.


''Pagi mas,aku membawakan makanan kesukaan mu.Nagaimana keadaan mu saat ini pasti sudah lebih baik kan?''Nesia bersikap romantis pada Damian.


''Untuk apa kesini,bukan kah aku sudah melarang mu datang..?'' Damian berkata dengan sinis.


Tidak usah memohon Nesia,itu tidak akan merubah apapun.Selama ini aku salah menilai mu,ternyata kepolosan yang terlihat dari luar itu hanyalah topeng semata.ternyata kamu itu sama saja seperti Mama, penuh ambisi untuk kepuasan dirimu sendiri.


''Mas bukan kah sudah ku katakan,kalau aku tidak tahu apa-apa.karena aku tanya sama mama keberadaan Ayu barulah Mama bercerita,tetapi dia melarang ku memberitahu kamu dan Allan.Aku terpaksa mas aku hanya tidak mau kamu meninggal kan ku dan kembali dengan Maira itu saja,tolong percayalah mas.''Nesia kembali memohon dan menjelaskan.


''Keluarlah..!aku tak ingin mendengar apapun dari mulut mu.''Damian membuang muka pada Nesia.


''Mas kamu seperti ini karena kamu ingin kembali pada Maira kan..?''Nesia bertanya dengan penuh ambisi.


''Tidak usah melimpah kan kesalahan mu pada masalah lain,bahkan pada orang lain.bukan kah sudah jelas yang ku katakan apa kesalahan mu itu.''Damian semakin kesal dengan istrinya.


''Aku tidak akan membiarkan kamu kembali dengan Maira mas,ingat itu...!!'' Maira melangkah pergi sambil marah-marah.

__ADS_1


Damian merasa sangat pusing memikirkan tingkah Nesia yang semakin tidak ia kenali,sifat nya sangat jauh dari yang ia kenal.


''Kamu berubah Nesia,,kamu yang ku kenal tidak ambisius seperti itu.dulu kamu ramah,lembut,sabar dan penyayang.Tetapi sekarang sikap mu sudah berubah,apakah mama sudah berhasil meracuni mu.?''


Tak lama Nesia pergi Allan datang menemui Papa nya,dia harus berpamitan untuk pulang dan istirahat karena jam kerja nya sudah lah habis.


''Pa,lho kenapa murung..?''Damian terkejut.


''Kamu kan tau Allan,banyak yang harus papa pikirkan terutama Ayu dan tentunya Nenek mu juga.Bagai mana keadaan Ayu sekarang,Nenek mu seperti apa keadaan nya dia di dalam sana.?''


Pa,Ayu masih sama belum sadar tetapi kondisinya baik.kalau Nenek Allan akan datang sore nanti untuk menjenguk nya,pasti Allan kasih tau Papa nanti hasil nya seperti apa.?


''Yasudah Allan,sekarang kamu istirahat saja dulu ya !''Allan pun pulang setelah bertemu Papa nya.


Allan menuju ruangan Ayu Terlebih dahulu untuk melihat nya,sekalian pamit juga dengan Willi.Tetapi di perjalanan dia melihat Mama nya tengah memaki Maria dan Halisa.Allan tidak tau apa yang mereka bicarakan,tetapi ketika Allan mendekati nya Nesia sedang dalam kondisi marah.


''Kamu datang kemari untuk mendekati Damian kembali kan Maira,kamu menggunakan Ayu untuk menarik suami ku ke dalam pelukan mu..licik kamu .!''Kata Nesia.


''Saya tidak tertarik dengan ucapan mu,itu pun tidak penting bagiku ''Jawab Maira


Setelah bicara,Maira pergi meninggalkan Nesia tetapi Nesia tidak terima dan ingin mengejar nya.


''Mama'' panggilan dari Allan menghentikan langkah Nesia.


''Allan..!''


Sudah lah ma tidak perlu dikejar,jangan menambah masalah yang ada.Lebih baik Mama pulang dengan Allan yuk kita makan bersama nanti,sudah lama kan


tidak makan berdua kita.

__ADS_1


''Ya Allan,yasudah ayo kita pulang''Nesia pun ikut bersama Allan.


''Hanya ada Allan yang masih baik dengan ku,dia pasti mau membujuk Mas Damian untuk memaafkan ku.Jangan sampai dia terlepas dari genggaman ku,jadi aku harus bersikap baik didepan nya ''


__ADS_2