
Ku tinggalkan Andhara di rumah,terserah dia ingin berkata apapun saya tak peduli.Saya pergi untuk berjualan buah seperti biasanya,padahal itu hanya luar nya saja.Karena setiap hari pekerjaan kantor menumpuk untuk di selesaikan,Cakra juga suka datang mengirimkan berkas untuk saya tanda tangan.
Ada satu hal yang kamu tidak tahu sayang,kalau sebenarnya saya menyelipkan kamera kecil di meja kerja mu.Kamu tidak mengetahuinya kan,setiap saya lelah dan merindukan mu pasti saya melihat mu dari ponsel.Saya tersenyum sendiri setiap melihat mimik wajah mu yang terlihat lucu,kadang senyum kadang murung dan bersedih.Saya melihat semua itu,semua yang terjadi dengan mu setiap hari.
Ayu saya sedih,waktu Cakra bilang Nenek nya Allan melukaimu.Cakra bilang dia datang terlambat menolong mu,beruntung nya kamu hanya mengalami luka kecil saja.Itu pun membuatku marah,bahkan Cakra pun terkena imbas nya karena dia lalai menjagamu.Menurut Cakra dia beberapa kali melukai mu dan menindas mu,sungguh kejam.
Apalagi saat Cakra mengatakan bahwa Pak Damian itu ternyata memang Ayah mu dan nenek tua itu,dia adalah nenek mu.Sebenar nya saya sudah mengetahui itu tetapi belum sempat saya jelaskan pada mu,kita sudah mengalami banyak masalah. Tetapi saya yakin kamu pasti mampu,mencari tahu semua kebenaran nya.Semua itu terbukti kamu mampu menemukan Ayah mu,dengan caramu sendiri dan saya bangga dengan mu.
''Ayu kamu ingin dengar lagi gak kekacauan yang dibuat oleh Andhara?'' Saya beritahu ya.
''Andhara saya lapar kenapa kamu tidak pernah masak.?''Saya menegur nya.
''Kamu kan tahu aku tidak bisa masak wil.'' jawab nya.
''kamu ngapain saja dari tadi..?''Ya aku duduk saja lah,jawab nya.
Istri macam apa,setiap disuruh masak gak pernah bisa dadar telur gosong,kalau bener asin,masak mi juga rasanya gak jelas.Bikin nasi goreng tumpah, apa yang kamu bisa sih?
''Willi kamu kan tahu aku tidak pernah melakukan semua itu,bagai mana aku bisa.''Dia berakting sedih di depan saya.
''Tapi kamu harus belajar,bukan nya saya sering bilang kamu harus belajar terus!''Andhara pucat melihat saya marah-marah.
''Wil mau sampai kapan kamu seperti ini..?''Wajah nya sudah suram berharap dikasihani.
__ADS_1
''Apa kamu tidak bosan Andhara,setiap hari kamu selalu menanyakan ini.perbaiki saja dirimu jangan menuntut yang lebih dengan ku.''Setelah berkata saya pun keluar untuk mencari makan.
Malam hari ketika saya kembali,Andhara tengah menangis dikamar.saya tau sebenar nya dia sering menangis,karena memang dia tidak akan pernah bisa hidup susah seperti saat bersama saya.Tetapi say pura-pura tidak tahu,semakin saya menekan nya semakin membuat dia tidak sanggup bersama saya.Saya juga berharap,dia segera menyerah dan pergi dari hidup saya.
''Kenapa kamu menangis,?''Di terkejut melihat kedatangan saya.
''Kamu bertanya kenapa wil,ini semua karena kamu yang tidak manusiawi pada ku.Aku ingin semua cepat selesai,ayolah wil akhiri semua ini?''
Apa kamu tidak bosan menanyakan itu,saya saja sampai bosan menjawab nya.Dengar Andhara pintu rumah ini sellau terbuka jika kamu tidak sanggup, mengeluh saja kerjaan mu.
Wajar kalau aku mengeluh wil,kamu membuat saya seperti di penjara,,kamu sengaja kan melakukan semua ini.kamu sengaja membuat hidup saya tersiksa,selama hidup bersamamu.
''Sayang sekali,semua itu benar..!''Saya pun tersenyum sinis penuh kemenangan
''Tidak!'' Jawab ku.
Anak ku pasti akan kuat,vitamin susu semua saya sediakan bukan,buah makanan sehat syur semua ku penuhi untuk mu jadi tidak ada masalah kan.Jadi kamu tidak perlu menggunakan anak ku,untuk memohon belas kasih lagi.
Pagi itu saya menyuruh Andhara mengepel lantai, sudah bisa dipastikan lantai bukanya bersih malah semakin kotor.
''Andhara,kamu itu sudah sebulan tinggal di sini masa ngepel saja kamu belum bisa.Rumah berantakan seperti tidak berpenghuni,apa-apaan ini?''
''Aku lelah wil,kamu ngepel saja sendiri kalau ingin bersih.!'' Andhara marah.
__ADS_1
''Kamu kan istri,mana bukti cintamu kalau hanya ngepel lantai saja tidak mampu..!'' Andhara kembali marah.
''Bukti apa lagi will,setiap hari ku buktikan cinta ini sama kamu.Tetapi sedikit saja kanu tidak melihat ku.''Ucap nya.
Sudah jangan banyak omong,bersihkan rumah saja jangan lupa cuci baju yang bersih badan saya gatel kamu nyuci baju saja tidka beres.Dapur juga jangan kupa dibersihkan Andhara,kenapa semua berantakan bukan nya kamu tau saya suka kerapihan.!
''Ya wil akan ku bereskan setelah ini.''Saya tertawa melihat nya.
''Wil aku geli,semua ini kotor jijik kalai aku harus menyentuh semua barang yang kotor di rumah ini,
ihhhh jorok tau.'' Saya kesal dengan ocehan nya yang tidak berhenti itu.
Makanya kamu bersihkan setiap hari,ahar tidka ada yang kotor di rumah ini,kamu ingin tempat ini bersih tetapi kamu malas.Apa kamu pikir sapu dan kain lap di sini bisa berjalan sendiri,''gunakan kedua tangan mu itu untuk bekerja...!''
''Mama,Andhara capek ma kapan semua ini berkahir aku sudah tidak tahan lagi.'' Saat di dapur Andhara mengeluh,bagus lah kalau dia tidak sanggup.
setiap hari dia seperti itu,mengeluh dan menangis terkadang saya tau jika dia suka memesan makanan untuk nya sendiri ketika saya tidak ada. kalau makan berdua dengan saya barulah dia tidak bisa berkutik,kalau saya paksa dia makan dengan sayur tumis dan tempe atau makanan sederhana lain nya.
Ayu saya dengar Ibu dan kakek mu datang,saya senang ada yang menemani mu di kota ini.Kamu tidak akan sepi dan sendirian lagi.Suatu hari saya merindukan mu,ingin rasa nya bisa melihat mu saat itu.Saya berusaha mencari waktu untuk datang ke kontrakan mu dan melihat mu dari jauh.
Ketika kesempatan itu ada,saya langsung datang ke kontrakan mu tapi kamu sedang tidak ada.Saya menunggumu di warung,karena pasti kamu akan melewati jalan itu jika berjalan kaki.Benar saja,, kamu Ibumu dan Kakek lewat juga,saya senang melihat mu terlihat bahagia.Senyum mengembang di wajah mu,aura kebahagiaan terpancar dari senyum indah mu.
Saya terperanjat ketika kamu menatap dan memperhatikan saya,sepertinya kamu menyadari kehadiran saya.Saya pun pergi dari tempat itu, sebelum kamu menyadari jika memang saya lah yang kamu lihat saat itu.Memastikan keadaan mu dengan mata saya sendiri,itu sudah cukup untuk saya.
__ADS_1
Saya berharap setiap hari kamu seperti itu tersenyum dan bahagia.jangan bersedih dan jangan pernah menangis,karena saya pasti akan bersedih melihat nya.