Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 52. Memelukmu Dengan Erat


__ADS_3

Ayu,saya mengetahui ketika Allan mengungkapkan isi hati nya padamu.Disitu saya merasa akan kehilangan kamu,saya takut kamu menerimanya. Karena Allan memang begitu baik pada mu,semua itu membuat saya berkecil hati.Karena kamu saat itu sendiri,bahkan hatimu terluka ketakutan saya semakin besar jika Allan sudah berhasil mengambil hati mu.


Seharian saya merasa gelisah dengan semua itu,saya tidak fokus melakukan hal apapun.pikiran saya terganggu oleh ungkapan isi hati Allan padamu,membuat hati saya seperti porak-poranda dibuat nya.Malam itu saya memutuskan menghubungi mu menggunakan kontak yang tidak kamu ketahui,kamu pun menerima nya.Tetapi saya diam tidak mampu berkata apapun,kamu juga pasti akan jika tau kalau sayalah yang menghubungi mu.


''Hari ini Andhara akan melahirkan,''untuk masalah kelahiran saya membawa nya ke rumah sakit besar.


Karena saya tidak mau mengambil resiko di antara keduanya. Semua persalinan berjalan dengan baik,Andhara melahirkan dalam proses operasi. Semua karena permintaan nya,karena dia takut menjalani proses lahiran normal.Setelah dia sembuh,Andhara memilih pulang ke rumah orang tuanya.


''Andhara saya berikan lagi pilihan padamu,kamu ingin ikut saya pulang atau tinggal bersama orang tuamu di sini.Saya sudah berbaik hati membiarkan mu tinggal disini selama satu minggu,jadi sudah saat nya kamu kembali.''


''Tidak Wil,''aku ingin di sini saja aku sudah tidak sanggup tinggal bersamamu.Apalagi ada anak ku,rumah ini lebih nyaman untuk nya.Barusnya kamu memberikan tempat yang layak untuk anak mu sendiri.


''Apa kamu lupa Andhara,''kalau kerjaan mu tidak pernah beres di rumah.Saya selaku meminta tetangga untuk membereskan semua kekacauan yang kamu buta di rumah.Jadi tidak perlu mengatakan rumah itu tidak layak,saya akan memberikan yang terbaik untuk bayiku kecil ku Raymond.


''Aku tidak mau Wil,aku akan tetap di rumah ku jangan pernah berharap aku akan ikut bersamamu.'' Andhara kekeh dengan ucapan nya.


''Baiklah saya tidak akan memaksamu lagi,jika kamu bersikeras tinggal di sini itu artinya kanu sudah siap

__ADS_1


pergi dari hidup saya..?'' Andhara justru tertawa.


''Kamu mau apa will,ingin menalak ku kah.Kalau kamu menalak ku tidak akan aku ijinkan kamu menemui Raymond lagi.''Aku terkejut mendengar nya.


Sejujur nya ini membuat saya berat,karena Raymond membuat ku lemah.Tetapi saya tidak goyah dengan ancaman nya,saya harus tetap tegas di hadapan nya.


Kamu tidak perlu mengancam saya Andhara,karena itu tidak ada guna nya.Tunggulah karena semua akan saya persiapkan hitam di atas putih,''jadi persiapkan lah dirimu.!''


''Wii kamu keterlaluan,awas kamu aku tidka pernah takut dengan ancaman mu.'' Saya pergi meninggal nya begitu saja.


Saat saya sampau di rumah Andhara mengirim pesan.


Saya tidak membalas nya,walau sebenar nya hati saya merasa gelisah.Saya perlu waktu untuk memikirkan semua nya,dan membuat rencana baru untuk Andhara.Saya pun memerintah kan orang yang biasa mengintai Andhara,saya ingin tau apa saja yang ia lakukan apakah dia mengurus Ramon dengan benar atau tidak.


Beberapa hari setelah itu,Cakra mengabarkan jika ibumu diculik.Dengan cepat saya perintahkan Cakra untuk mencari tau,semua kebenaran dan keberadaan ibu mu.Kamu pasti sangat sedih dan terpukul atas kejadian ini,saya paham dengan semua isi hatimu.


Beruntung nya Cakra bisa bekerja dengan cepat dan menemukan keberadaan Ibu mu.Maafkan saya yang tidak bisa membantu mu secara langsung saat itu,maaf jika saya tak berada di samping mu saat kamu berada dalam masa sulit.Karena saya memang tidak bisa pergi dalam jarak yang jauh, apalagi sampai tidak pulang.Semua rencana yang sudah saya buat untuk Andhara akan hancur berantakan,terutama keselamatan mu.Jika Andhara tau saya masih berada di belakang mu,pasti dia akan semakin menyakiti mu.

__ADS_1


Saya senang,akhir nya Ibu bisa di selamatkan tanpa kurang suatu apapun.Nenek tua itu memang keterlaluan,sudah banyak air mata yang dikeluarkan oleh ibumu karena perbuatan nya.Tetapi semua itu belum cukup untuk nya,apa sebenar nya yang ada dalam pikiran nya saya tidka mengerti.


Cakra mengejutkan ku,dengan kabar yang ia berikan saat itu.Dia mengatakan jika kamu,ingin menempati apartemen lagi.Saya sangat bahagia mendengar nya,saya pastikan keamanan mu di sana.Saya juga merasa lega kamu kembali tinggal di tempat yang semestinya,di sanalah kisah kita di mulai dan di sanalah cinta kita bersemi.


Saya perintahkan Cakra untuk membantumu, memastikan keselamatan mu dan lain nya.Saat mendengar kanu ingin menempati apartemen siang itu,saya memerintahkan orang khusus untuk membersihkan nya.Agar saat kamu datang semua sudah bersih dan siap kamu tempati.


Melihat mu datang ke apartemen membuat saya merasa bahagia,saya melihat dari jauh semua yang kamu lakukan.Saya tau pasti ada perasaan berat di hatimu,semua kenangan pasti muncul dalam ingatan mu.Saat kamu memasuki kamar saya,membuat saya terkejut karena saya pikir kamu akan menempati kamar mu.Tetapi saya suka melihat mu menempati kamar itu,karena kamu pasti akan merasakan kehadiran saya di sana.


Wajah sendu mu terlihat jelas sayang,saya tau kamu bersedih.melewati banyak cobaan yang menyayat hatimu,semua itu pasti tidak mudah untuk kamu lewati.Melihat mu memeluk foto saya,melihat mu menatap foto saya di dinding dengan derai air mata,membuat saya ingin berlari dan memelukmu. Tetapi keadaan tidak memungkin kan untuk saya datang,saya masih bersitegang dengan Andhara setiap hari.Dia masih saja mengancam ingin menyakiti Ramon,ingin saya ambil Ramon dari nya. Merawat anak ku,tanpa ibu nya yang kejam dan menjadikan nya alat untuk kepuasan nya sendiri.


Menurut pengintaian yang saya dapat kan,ada seorang lelaki yang sering mengunjungi Andhra setiap hari nya.Bahkan keluar dan makan bersama padahal dia baru selesai operasi,apa tidak bisa menunda perselingkuhan nya.Saya bertekad untuk mengambil Ramon,karena Andhara bukan lah ibu yang layak untuk nya selalu memikirkan kepentingan nya sendiri.Setiap hari pergi,Raymond dia tinggal bersama baby sister nya,,keterlaluan...!


Saya masih fokus dengan Andhara saat itu bukan karena saya peduli,akan saya kumpulkan semua bukti untuk menalak nya.Bahkan saya bisa Ambil Ramon dengan semua itu,bahwa dia tidak mengurus anak nya dengan baik.


Malam itu,saya kembali melihat kesedihan di wajah mu.Menatap Foto saya dengan tajam,seolah memanggil dan mengharapkan saya bersama mu saat itu.Hati saya merasa terpanggil,malam itu saya putuskan untuk datang menemui mu.Bukankah mudah untuk saya masuk ke apartemen,apalagi ke kamar pribadi saya.


Saya masuk ke apartemen tengah malam ketika semua nya tertidur,saya seperti maling yang datang menyelinap saay itu.Perlahan saya membuka pintu kamar yang ternyata bisa saya buka dengan mudah nya,walau pintu itu terkunci dari dalam dalam.Tetapi saya mampu membukanya dengan sidik jari yang sudah saya program sendiri.

__ADS_1


Melihat mu tertidur pulas,membuat hatiku merasa tenang.walau saya tau di balik mata yang tertutup rapat.Tersimpan kesedihan yang begitu besar di dalam nya,ku belai rambut halus mu ku kecup kening mu saat itu.Kerinduan yang memuncak, membuat saya menitihkan air mata yang terpendam.


Saya memeluk mu ketika itu,memelukmu dengan erat dan penuh kasih sayang.melepas rindu yang sudah lama terpendam,malam itu saya sangat bahagia sayang,sungguh bahagia.


__ADS_2