
Author POV
Pagi hari Ayu terbangun dengan wajah yang segar,
seperti tidak ada tanda tanda ia baru menangis .
Setelah bagun dia membersihkan, seluruh apartemen ruangan apartemen ,kecuali kamar Wili.
karena apartemen ini sudah rapi dan bersih ,jadi tidak perlu waktu lama untuk membereskan nya.
saat Wili keluar dari kamar nya,dia sudah rapi dan siap bekerja sementara ayu dia masih mengepel lantai di dapur.
''Ayu kamu ngapain.?''ngepel mas wili ,jawab nya santai.
''Kamu masih sakit Ayu,jangan bekerja terlalu berat.''
tidak mas aku sudah lebih baik .
''Ayu kalau membersihkan lantai pakai mesin saja,tidak usah pakai kain pel nanti kamu lelah,sini saya ajarin !''Wili mengajari Ayu,cara menggunakan mesin pel dan menyapu dengan praktis.
Ayu saya harus kerja,di apartemen ini ada minimarket,kalau kamu butuh bahan memasak di sana ada.Kamu juga bisa pesan barang,apa yang kamu butuhkan nanti akan di antar oleh mereka.
"Ini uang nya bisa kamu gunakan untuk belanja.!" Bukan nya di terima Ayu malah bingung.
"Gak perlu mas,gak perlu..nanti saya beli sendiri saja. Mas Wili berangkat kerja saja ya.!"
Wili pun bingung mendapat kan penolakan dari Ayu,tapi dia harus segera berangkat bekerja.
seharianAayu,seorang diri di apartemen Wli.Wili baru datang sekitar jam 10 malam.Saat Wili sampai,Ayu sudah tidur di dalam kamar nya,dia membawa beberapa bungkus makanan untuk Ayu.Willi membuka pintu kulkas tetapi tidak ada apapun di sana,yang dia lihat hanya ada mi instan di dapur.
"Jadi,,seharian ini dia hanya makan mi instan saja.
apa dia tidak lapar cuma makan mi."
"tok tok Ayu,Yu bangun..!"
''Mas Wili maaf saya ketiduran..''tidak apa keluar lah kuta makan.
__ADS_1
Mereka pun makan berdua, mata Wili tidak lepas dari dari wajah Ayu.Ayu merasa dirinya diperhatikan oleh Wili dia merasa malu dan menunduk.
"Ayu ini ada sesuatu untuk kamu!"wili memberikan satu kantong plastik berlogo toko di sebuah mall ternama.
"Apa ini Mas?"buka saja.
ayu pun membukanya ,saat melihat isinya ayu merasa tidak percaya kalau benda itu untuk nya .
"Mas Willi hp ini untuk saya.?"ya pakailah .!
"Tapi ini terlalu mahal mas"ayu merasa tidak pantas menerimanya.
"Tidak usah memikirkan harga,pakai saja yang penting kamu bisa komunikasi.!" ayu terlihat senang dan bahagia.
"Terima kasih Mas Wili anda memang sangat baik."
"Ayu ceritakan,pendidikan kamu hobi,cita-cita atau apa saja,biar saya bisa mencarikan pekerjaan sesuai dengan bidang mu.!" Baik Mas .
Ayu pun menceritakan pendidikan nya,juha cita cita nya.Dengan begitu Wili bisa menyimpulkan pekerjaan yang layak untuk nya,dan pasti tidak perlu pekerjaan yang terlalu menguras tenaga.
"Oke Ayu saya mengerti,saya ada pekerjaan untuk kamu,tapi dengan syarat kamu harus kuliah.!"Ayu diam dan bingung.
"Kamu bisa gunakan uang gaji mu untuk membayar kuliah nanti,ikuti saja saran saya kalau kamu mau masa depan mu cerah.!" Ayu hanya mengangguk.
Sekarang istirahat lah,didalam hp itu sudah saya di isi kartu kamu tinggal gunakan saja,dan no saya sudah ada,kamu bisa menghubungi saya kalau ada keperluan.
Diam diam semalam Wili sudah mempersiapkan kebutuhan untuk ayu, seperti malam ini saat Ayu tertidur.dia menyiapkan laptop dan berbagai materi untuk Ayu pelajari ,bahakan pakaian untuk ayu bekerja,sudah di persiapkan .Ayu hanya perlu membawa badan dan mental saja untuk bekerja.
Ketika pagi tiba,Ayu seperti biasa membereskan semua apartemen,saat Wili terbangun semua sudah rapi dan bersih.
"Ayu kemari lah,!"ayu pun menghampiri Wili yang duduk di meja makan.
"Ay apakah kamu bisa menggunakan laptop.?" lumayan bisa mas,jawab Ayu
"Ini ada laptop dan panduan nya kalau kamu belum bisa,dan ini ada beberapa berkas yang perlu kamu pelajari, kamu juga bisa cari di internet yang tidak kamu ketahui."
"Semua ini untuk apa Mas?"Ayu belum mengerti betul apa maksud dari omongan wili.
__ADS_1
"Ayu saya mau kamu bekerja di kantor saya,untuk masuk di sana kamu harus mempunyai skill dan keahlian,kalau kamu tidak bisa apa apa.Orang orang kan menertawakan dan menganggap rendah dirimu.!" Ayu pun paham.
"Pelajarilah semua ini dalam satu minggu,untuk pendaftaran kuliah mu sedang saya urus, jadi kamu tidak perlu memikirkan apa pun lagi.!" Ayu pun sangat antusias dan semangat untuk belajar.
"Ya Mas terimakasih untuk semua bantuan nya,aku pasti akan belajar dengan giat dan semangat."Ayu berkata dengan berlinang air mata.
"Kenapa kamu menangis Ayu..?" Ayu menangis karena bahagia terimakasih banyak mas.
aku pasti akan membalas semua kebaikan mu.! Wili tersenyum mendengar nya.
"Ayu dalam tiga hari ke depan mungkin saya tidak bisa datang ke sini,ada beberapa pekerjaan dan saya juga harus pulang ke rumah orang tua."! Ia Mas hati hati ya.
Oh iya nanti akan ada orang yang datang,mengantar bahan bahan makanan,kamu terima saja semua sudah saya bayar,tolong kamu susun rapi di kulkas dan lemari ,karena saya tidak suka kalau berantakan.! Iya mas pasti saya rapihkan.
Wili pun pergi untuk berangkat bekerja,sementara Ayu dia sibuk dengan laptop dan berkas yang diberikan oleh Wili,saat barang barang yang di pesan oleh Willi datang,betapa terkejut nya Ayu karena memang sangat banyak.
"Astaga banyak sekali belanjaan nya..harus segera
ku bereskan nanti kalau berantakan ,Mas Willi bisa marah."
Dua jam Ayu merapihkan semua nya,kulkas dan lemari yang awal nya kosong sekarang penuh dengan ,daging,sayur, buah,camilan,sampai teflon pun ada buat makan ayu sebulan saja cukup.
Ayu sering mengabari Ibu nya,hanya dia tidak bilang kalau dia tinggal di tempat Wili,bisa bisa dia di suruh pulang saat itu juga.
Sudah tiga hari,Wili tidak datang ke apartemen..
ayu sebenar nya kesepian,, tetapi dia membunuh waktu dengan belajar dan belajar.Dia harus buktikan dengan Wili kalau dia mampu,bekerja dengan baik dan benar.
"Beberapa hari tidak bertemu Ayu aku merasa rindu,
bagai mana dia menjalani hari hari nya seorang diri.
kenapa aku selalu saja memikirkan nya,padahal dia bukan siapa siapa hanya seorang gadis biasa..
yang baru ku temui satu minggu ini"
Mungkin Willi tidak menyadari kalau dia sudah terpikat oleh Ayu.sementara ayu masih biasa saja dengan wili.
__ADS_1
"Mas Willi beberapa hari ini tidak datang,dia bilang tiga hari tapi sekarang uda empat hari..apa jangan jangan Mas Wili sudah punya istri,terus sekarang istrinya tau kalau ada aku di sini" Ayu ketakutan dengan pikiran nya sendiri.