Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 66. Sudah Move On


__ADS_3

Sampai saat nya Andhara melahirkan,setelah Raymond lahir Andhara memaksa tinggal di rumah orang tuanya.Justru kakak senang,hampir delapan bulan tinggal bersama nya membuat diri ini tersiksa.


Kelahiran Raymond membuat keberuntungan untukku,semua kebusukan Andhara terbongkar. Hasil tes DNA menunjukan jika Raymond bukan lah anak kandungku,kedekatan Andhara dengan pria lain pun tercium oleh ku.Bahkan dalang dari penculikan Ayu saat itu adalah dirinya,kalau tidak memikirkan Raymon yang masih kecil akan ku seret dia kedalam penjara saat itu.


Kakak langsung menalak nya,walaupun sebenar nya sudah dari lama ingin melakukan nya.Tetapi kalau belu ada bukti,Mama pasti akan membela Andhra bukan.Dalam penyelesaian maslah itu,waktunya terjadi bersamaan ketika Ayu diculik.Dan ketika kakak mencoba menolong nya,ternyata sudah terlambat.Dia dilempar dari lantai dua gudang tinggi itu kebawah,dia terjatuh didepan mataku.Sakit melibat nya saat itu,hati kakak hancur tak mampu menolong nya


Willi dan Nirina menangis sambil berpelukan,hati willi sangat lah hancaur.Nirina dapat merasakan itu,dia juga sangat sedih mengetahui kehidupan Ayu dan Willi.


Kak,Nirina tidak mampu berkata apa-apa untuk menguatkan mu.Tetapi aku akan selalu mendoakan mu dan Ayu,Kamu harus selalu kuat ya kak,demi Ayu dan juga demi cinta kalian.


''Terimakasih dek,sudah menemani ku.'' Ucap Willi ditengah tangis nya.


''Ayu,saya tau tidak mudah untuk mu berjuang tetapi kamu harus selaku berusaha ya,saya pernah berada dalam posisi seperti mu.Kamu harus selalu kuat, bangkitlah Ayu bangkit.'' Nirina mencoba memberikan semangat untuk Ayu


Didekat pintu ada Maira yang mendengar semua pembicaraan adik dan kakak didalam,dia menangis mengetahui kehidupan putrinya selama jauh dari nya.


Maira berlari menuju taman rumah sakit,dia duduk sendiri sambil memegang dadanya yang begitu sesak menahan sakit.mengetahui semua kepedihan itu,yang selama ini disembunyikan oleh Ayu.


Ayu mengapa kamu menyembunyikan semua ini pada ibu nak,mengapa tidka pernah bercerita kalau pernah diculik disakiti sampai koma.pantas saja kamu terkadang tidak pernah bisa ibu telfon,kamu bahkan terkadang menghilang dan membuat ibu khawatir.Kamu hanya bilang ponsel mu rusak dan hilang.Apalagi yang tidak ibu ketahui, tentang mu kehidupan mu disini sayang.


Kamu beruntung nak,Willi sangat menyayangimu. Dia membuktikan dan berjuang untuk mu.Walaupun pernah dia menyakitimu tetapi ibu tahu itu bukan kemauan nya,tetapi dia mampu menjaga dan memperjuangkan mu.Bahkan saat ini tiada ahri yang dia lewati tanpa di sisi mu,pertanyaan dalam benak ibu terjawab sudah.Jika kalian memang memiliki hubungan spesial,bukan hanya sebatas bos dan karyawan.Kita banyak berhutang budi dengan Willi nak,dia sudah banyak sekali membantu kita.


Ketika Maira duduk termenung,Allan melihat dan menghampiri nya.


''Permisi tante Maira,mengapa sendirian disini?'' Allan mengagetkan Maira.


''Allan..!tante cuma bosan saja didalam'' Maira bicara sembari menghapus air matanya.

__ADS_1


Tante saya paham perasaan tante saat ini,Allan hanya bisa membantu dalam doa.Supaya tante lebih dikuatkan lagi hati nya,semoga juga Ayu segera sembuh.


''Amin''


''Apakah tante sudah tau,jika Willi ingin membawa ayu berobat ke Jerman.?'' Allan bertanya.


Sudah Allan,kemarin Willi bicara sama tante untuk membawa Ayu berobat.


''Tante saya ingin membawa Ayu berobat ke Jerman,''tolong ijinkan saya ini demi kesembuhan Ayu.


''Demi kesembuhan Ayu apapun akan tante lakukan,jika memang ke Jerman adalah salah satu bentuk usaha menyembuhkan Ayu.Pasti tante akan menyetujui nya,karena saya mau Ayu segera sadar kembali.''


''Ia tante Willi juga sudah bicara dengan saya, semoga ada hasil nya nanti ketika Ayu di sana.'' Allan pun berpamitan setelah bicara seperti itu.


Allan ditemani suster memasuki ruang perawatan Ayu,karena memang sudah tugas nya sebagai dokter yang menangani Ayu.


''Oke Allan,silahkan..!'' Jawab Willi.


Selama Allan mengecek kondisi Ayu,Willi lah yang banyak bertanya dan ngobrol.sementara Nirina hanya diam,karena memang dia tidak mengenal Allan.


Saat Allan keluar ruangan Nirina tidak berhenti menatap nya,sampai yang di pandang benar-benar tidak terlihat lagi.Seperti nya Nirina terkesima melihat ketampanan Allan,sampai tak henti memandang nya.


''Kak,dokter nya Ayu tampan sekali.Aku juga mau kalai dokter nya seperti dia,pasti tidak akan jika dirawat.'' Nirina berkata sambil senyum-senyum sendiri.


''Tidak usah genit..!'' Bibir Nirina cemberut mendengar ucapan Willi.


''Cuma mengagumi saja.'' kata Nirina dengan bibir yang tetap cemberut.

__ADS_1


''Sama Saja.''Willi tetap tegas melarang Nirina.


''Pelit ..!''Nirina kesal.


Willi memang melarang Nirina untuk pacaran atau berhubungan dengan pria,masa kalau Nirina membuat Willi selektif pada adik nya.


Beberapa tahun lalu sebelum Nirina mengalami kecelakaan,dia sedang berkumpul bersama teman teman nya disebuah kafe Willi pun tau itu.Karena kemanapun Nirina pergi harus ijin dulu dengan kakak nya,tanpa sengaja di kafe itu Nina panggilan akrab Nirina saat itu.Mendapati kekasih nya sedang bersama wanita lain,yang membuat Nirina marah karena begitu mesra.Apalagi sebelum nya Nina sudah mengajak pacar nya itu,tetapi dia menolak dengan alasan ada keperluan bersama keluarga.


Mengetahui dirinya dibohongi oleh pacar nya sendiri,Nina sangat lah marah.Mereka bertengkar hebat di sana,membuat keributan di kafe dan mengganggu ketenangan pengunjung lain.Sampai akhir nya di usir oleh satpam


Sebelum pergi Nina memutuskan hubungan nya dengan pacar nya.


''Erland mulai saat ini kita putus...!'' Setelah memutuskan pacar nya,Nina pergi seorang diri menyetir mobil nya.Karena emosi dia berkendara dengan sangat kencang dan tidak fokus,sebab itu lah dia mengalami kecelakaan dan menabrak mobil box saat itu.


Kecelakaan itu membuat kondisi Nirina sangat kritis ketika itu,bahkan sampai mengalami koma bertahun-tahun.Willi pun tidak tinggal diam, walaupun Nirina masih muda tetapi dia sangat pandai berkendara.Dia usia nya yang masih muda Nirina bahkan memiliki komunitas mobil sport,Willi mencoba mencari informasi.Yang ditakutkan Willi Nirina berkendara dalam keadaan mabuk,justru yang dikatakan oleh teman-teman nya tidak seperti itu.Nirina yang baru saja sampai di kafe itu,belum memesan apapun bahkan duduk pun belum.


mengetahui adik nya marah karena melihat kekasih nya selingkuh,Willi pun naik darah.Dia langsung mencari Erland dan menghajar nya,Willi sempat mengancam jika terjadi sesuatu dengan Nirina Erland akan membusuk dipenjara.


Karena kondisi ekonomi keluarga Erland berada dibawah keluarga Willi,membuat mereka ketakutan.


Kerena itulah Willi tidak mengijinkan Nirina berpacaran terlebih dahulu.


''Memang nya sudah move on dari Erland.? '' Willi langsung bertanya pada intinya.


''Bahkan saat sadar pun aku sudah tidak mengingat nya,jadi kakak tidak usah menyebut namanya.'' Willi tersenyum lega mendengar nya.


''Bagus..''Ucap Willi.

__ADS_1


__ADS_2