
Malam ini kami makan bersama banyak sekali hal yang ibu tanyakan pada ku,termasuk Apartemen mewah ini.Sepertinya ibu tidak percaya kalau ini milik teman ku,apa aku harus bilang kalau semua ini milik Mas Willi yang sudah berstatus suami orang.Ibu bisa menyeret ku pulang kampung kalau dia tau,aku haru bilang apa lagi untuk meyakinkan nya .
''Ayu,ibu tau tempat ini pasti sangat mahal,gaji mu tidak akan cukup untuk membayar sewa nya.Katakan pada Ibu,milik siapa tempat mewah ini.?''Ibu susah sekali,di bohongi.
Bu,gaji Ayu memang tak akan cukup untuk membayar nya,tapi ini semua karena bantuan Pak Cakra.Jadi apa saja akan jadi mudah buat dia,ibu tenang saja kita aman berada di sini.! Semoga saja Ibu percaya.
''Ya Ibu mengerti,Ayu ibu akan membersihkan kamar mu,jangan di kunci ya..?''pinta ibu
''Tidak perlu bu,Ayu sudah membersihkan sendiri Rumah ini kan cukup besar,nanti Ibu lelah.''Semoga ibu mengerti dengan ucapan ku.
''Ya sudah..''Jawab Ibu.
Setelah makan selesai,aku pun pamit pada Ibu. Banyak yang harus ku kerjakan mulai dari tugas kuliah dan pekerjaan,aku harus menyelesaikan semua nya agar tidka ada yang terbengkalai. Ketika aku masuk kedalam kamar Ibu mengikuti ku.
''Ayu,apa ibu boleh ikut masuk?''Gimana ya kalau ku tolak nanti ibu malah curiga,masak masuk kamar saja tidak boleh.
''Boleh bu,masuk lah''Semoga tidak pertanyaan yang aneh .
Ibu masuk duduk di tepi ranjang,dia menemaniku mengerjakan tugas.Aku memang lebih suka mengerjakan di atas tempat tidur,jadi kalau aku lelah dan mengantuk langsung mimpi saja kan.Aku fokus pada layar laptop,sementara mata ibu melihat semua sudut dalam kamar ini.
''Ayu itu foto pemilik rumah ini ya..?''Tuh kan,ada saja pertanyaan nya.
''Iya bu benar'' Ucap ku.
''Tampan sekali ya nak,kamu mengenal nya?'' Ibu mengapa harus bertanya lagi sih.
__ADS_1
''Iya bu dia Bos nya Pak Cakra,bos Ayu juga.''Ibu sepertinya terkejut.
''Apa bos kamu..!Kok bisa dia meminjamkan tempat ini pada mu..?'' Kan,ada saja yang membuat ku tegang dengar pertanyaan ibu.
Ibu kan Ayu sudah katakan,ini semua berkat Pak Cakra..kalau dia yang bilang semua mudah.Karena Pak Cakra itu orang kepercayaan nya,sudah Ibu tidka memikirkan tempat ini ya.?Pokok nya buat Ayu adalah keselamatan ibu,jadi jangan pernah berpikir macam-macam.
Setelah ku jelaskan ibu pun kembali ke kamar nya, aku tahu pasti ada banyak sekali pertanyaan di kepalanya.
Menjelang tidur,ku pandangi foto Mas Willi didepan ku.Walaupun raga nya tidak bersama ku,walau hanya gambar nya saja yang ada di hadapan ku. Tetapi aku cukup bahagia masih bisa memandang foto ya seperti ini.Saat tidur aku merasa Mas Willi menemaniku,seperti ada yang memeluk ku saat aku terlelap.Mungkin aku terlalu merindukan nya, sehingga sampai bermimpi seperti itu.
Saat aku terbangun,aku melihat kertas yang tertempel pada laptop ku.Aku merasa bingung siapa yang melakukan nya,karena pintu kamar ini kan terkunci.kubaca tulisan pada kertas itu,kata-kata nya sangat menyejukkan ku.
''Tersenyumlah sayang,aku selalu bersamamu. berbahagialah aku selalu di samping mu,tak perlu takut dan bersedih aku ada dalam setiap langkah mu..dari cintamu.''
Bukankah Pak Cakra pernah bilang,jika hanya aku dan Mas Willi lah yang bisa membuka pintu tempat ini.Tapi mengapa mas,kamu tidak bicara lada ku mengapa harus bersembunyi seperti ini.
Semenjak kejadian ini selama beberapa hari,aku berusaha tidur cepat agar tengah malam saat mas willi datang aku bisa melihat nya.Tapi tidak ada hasil nya,Mas Willi tak datang aku pun tidur pulas.
Kesibukan hari ini sangat lah banyak,ada seorang OB yang memanggil ku.
''Ayu'' Aku menoleh,sungguh mengejutkan.
''Halisa,,!kamu di sini..?''Aku sebenar nya bingung mengapa dia ad adi sini.
Saat jam istirahat,aku makan dan Sera makan bersama Halisa di kantin.
__ADS_1
''Halisa,jadi kamu bekerja di sini sejak kapan.?Dua hari lalu jawab Halisa.
Ayu,aku minta maad pada mu atas kejadian waktu itu.Bukan nya aku tidak mau membelamu,tapi aku tidak memiliki bukti.Mba suci pasti akan lebih marah nanti nya,sebenar nya aku percaya dengan mu karena sebelum ada nya kamu,Mas Rudi juga beberapa kali menggoda ku.Sebenar nya saat itu aku menangis kamu pergi,rasanya aku ingin ikut bersamamu saat itu.
Setelah tiga bulan kamu pergi,aku Rudi juga akan melakukan nya pad aku.Sepinya tempat kos saat itu,membuat dia mencuri kesempatan.Padahal aku sudah bersiap untuk pergi,karena aku tidak mau berada di kamar kos sendiri apalagi mba suci bekerja.Untung nya aku bisa melawan dan kebetulan penghuni kamar kos di sebelah pun pulang,jadi dia tidak berani bertindak lebih.
Aku marah saat itu,aku pergi menemui mba suci dan menceritakan tindakan suami nya.Aku pun berkata pada nya jika aku akan pindah kontrakan, aku tidak mau tinggal dekat dengan dia.Mb Suci marah memaki ku ,sama seperti saat dia memarahi mu ketika itu.Aku tidak peduli,dengan bantuan teman ku aku mendapatkan tempat tinggal baru.
Awal nya aku masih bekerja di sana,karena aku selalu kesal melihat wajah mba Suci aku pun pindah tempat kerja.Beberpaa bulan aku bekerja ditempat baru ternyata ada pengurangan karyawan,aku pun termasuk.Ada teman ku yang mengajak ku masuk ke kantor ini,senang nya bisa bertemu kamu lagi Yu.
''Kasin kan Halisa,mba Suci memang sudah cinta buta dengan si Rudi itu.''
''Terus sekarang mba Suci masih dengan si Rudi.?'' kataku.
''Sebulan lalu,Rudi terpergok berselingkuh dan mba Suci marah.dia meminta cerai,sekarang mereka sudah pisah rumah.Mb suci juga sudah minta mutasi di tempat lain agar Rudi tidak menemukan nya. jawab Halisa.
''Bagus lah kalau mereka berpisah,untuk apa memliki suami sperti itu.''ucap ku.
Ayu,aku senang melihat mu sukses dan pekerjaan mu juga sangat membanggakan.Pasti Ibumu senang.kata halisa
Kamu bisa aja,ini semua juga berkat kamu karena sudah menerimaku saat pertama datang ke kota ini.
coba kalau tidak kamu,mana mungkin aku sampai kemari.
kami tertawa,aku pun senang bisa bertemu dengan Halisa di sini.
__ADS_1