Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 37.Kontak Yang Tidak Dikenal


__ADS_3

Didalam kamar aku merenung,memikirkan semua masalah yang rumit ini.Bagaimana aku menerima Allan,orang di sekeliling kami pun tak ada yang mendukung.Sebenar nya aku kasian dengan Allan tak tega jika harus menolak perasaan nya,tapi apa aku harus membohongi diriku sendiri dan menerima nya.


Saat aku tengah merenung ponsel ku berbunyi,ada panggilan masuk dari kontak yang tidak dikenal. Karena takut penting aku pun menerima nya,aneh nya orang diseberang telfon itu tak bersuara sedikit pun.


''Halo selamat malam,dengan siapa ini?''


Halo,halo...siapa sih iseng sekali malam-malam mengganggu saja.!


Beberapa hari ini jadwal ku padat,beruntung nya Ibu dan Kakek tidak pernah komplain.Ibu justru senang kalau aku sibuk bekerja,agar tidak bertemu dengan Allan dan Om Damian.


Saat weekend tiba,saat nya aku membahagiakan orang yang ku sayangi.Ku ajak Kakek dan Ibu untuk berbelanja dan makan di mall,mereka sangat senang pastinya.Karena hari sudah sore kami memutuskan untuk pulang saja,aku memutuskan menggunakan taksi online untuk pulang.Kami bertiga menunggu taksi itu di lobby mall,hal yang tak terduga terjadi di sana.


Tanpa sengaja kami bertemu dengan Oma tua itu dan tante Nesia,aku sangat terkejut karena ibu pasti tidak siap dengan semua ini.


''Oh ada gadis kampungan masuk mall''Kata Oma tua.


Oh ternya ada orang tua juga nya juga di sini,apa kalian sudah bosan hidup di kampung,sehingga semua hijrah ke kota.Apa tidak cukup kamu mengirimkan anak haram ini kemari,sehingga kamu pun harus kembali ke mari Maira..? perkataan sinis itu dia ucap kan dengan mengejek Ibuku.


Ibu terlihat Marah,aku tahu dia sudah sangat terluka oleh perlakuan orang tua ini.Aku lihat Ibu ingin bicara dan melawan nya,tetapi aku mencegah dan menggenggam tangan nya erat.


''Biar Ayu saja Bu.'' Ibu mengangguk.


Kedatangan kami di kota ini tidak ada hubungan nya dengan anda nyonya,mengapa anda suka sekali mengganggu kami..?Apa anda tidak bisa hidup tanpa kami.Bukankah saya pernah berkata,kalau saya tidka peduli anda mengatakan saya anak haram.karena bagi saya melihat anda saja itu sudah saya haramkan,jadi jangan pernah lagi mengganggu keluarga kami.! permisi.


Karena taksi sudah datang,kami pun pergi meninggal kan mereka.Kulihat ibu sedih dan terpukul bertemu Oma tua yang menyebalkan itu, kalau tau dia akan ada di sini aku akan mengajak ibu pergi ke mall yang berbeda.

__ADS_1


''Ayu apa kamu sering bertemu dengan Nyonya Erika.?'' Ibu berkata dengan suara yang bergetar, seperti menahan tangis nya.


''Lumayan bu,dari sebelum aku tahu dia itu nenek.'' Jawab ku.


''Apa dia selalu sinis dengan mu nak,apa dia pernah melukai mu.''Ibu seperti tau saja,apa yang Oma tua itu lakukan pada ku


''Dia memang sinis bu,tetapi Ibu tenang saja Ayu tidak takut dengan nya kok.Ibu lihat sendiri kan tadi, kalau Ayu berani melawan nya.''Aku berkata seolah diriku hebat saja.


''Ibu tau kamu berani,''tapi kamu harus hati-hati ya dia akan melakukan segala cara untuk memuaskan hatinya.jika dia menyakitimu, Ibu tidak akan bisa memaafkan diri Ibu nak.Dengan anak nya saja dia bisa kejam,apalagi dengan kita orang yang sellau dianggap lemah oleh nya.! Ibu sepertinya tertekan bertemu dengan Oma tua itu,wajarlah Ibu memiliki masa lalu yang buruk dengan nya.


''Iya bu,Ayu pasti akan berhati-hati dengan nya kok. Ibu jangan khawatir ya?'' Bagai mana jika ibu tau dia beberapa kali melukaiku,pati Ibu akan marah dan semakin menyalahkan Om Damian.


semenjak kejadian itu,ibu tidak pernah lagi mau keluar rumah.Untuk berbelanja saja tidak lagi ke pasar,pasti menunggu abang sayur yang lewat di depan kos.Hari ini aku pulang memang agak telat jam delapan malam,ketika aku pulang kakek duduk di teras dalam keadaan cemas.


''Ayu Ibu mu tidak ada,dia ke warung dari siang sampai sekarang belum kembali..!''Aku seperti tertimpa batu besar mendengar nya.


''Kek,Ayu akan cari ibu kakek disini kalau ada apa kabari Ayu minta tolong saja dengan mas agung sebentar lagi pasti dia pulang!'' Mas agung itu,tetangga sebelah kamar ku.


Aku pergi menggunakan taksi aku menghubungi pak Cakra kalau ibu ku hilang,sepanjang jalan aku mencari ibu berharap menemukan ibu dijalan,siapa tau ibu tersesat atau lupa jalan pulang.ponsel ibu pun tidak bisa ku hubungi,aku sangat khawatir memikirkan keadaan Ibu.


Aku menghubungi Allan,siapa tau dia bisa membantuku mencari ibu.Dengan cepat Allan merespon cerita ku,dan memintaku menunggu di suatu tempat.setelah cukup lama menunggu,dia pun datang menjemput ku untuk mencari ibu.


''Ayu bagaiman ibu bisa hilang?''Allan bertanya.


''Aku tidak tau Allan,saat aku pulang bekerja ibu sudah tidak ada.menurut kakek ibu pergi ke warung dari siang,tapi dia tidak kembali samapi sekarang dan aku sangat mengkhawatirkan nya.''

__ADS_1


''Ayu sabar ya,kita cari Ibumu sekarang..''Aku dan Allan berkeliling sampai dini hari,tapi ibu tidak kami temukan.


Aku menangis di kamar sampai pagi,bahkan aku ijin tidka masuk kerja untuk mencari ibu.Pak Cakra bilang sore ini akan memberi kabar soal ibu,bagaiman bisa menunggu satu jam saja aku sudah tidak sanggup.Tapi apa boleh buat,Pak Cakra mau membantu saja itu sudah sangat menakjubkan.


Siang ini Om Damian datang,aku memang tidak memberi kabar kalau ibu hilang.pasti Allan yang memberitahu nya,samapi dia datang dalam keadaan yang sangat panik.


''Ayu''Om Damian memeluk ku.


''Kamu sabar ya,Ayah akan banyu kamu mencari Ibumu..''Aku hanya bilang terimakasih.


Kami bertiga,Om Damian,Kakek dan aku pergi mencari ibu.


''Ayu,Nesia bilang beberapa hari lalu kamu bertemu dengan nya dan Mama disebuah Mall.Apakah benar, kalian terlibat cekcok di sana.?'' Aku terkejut,sejujur nya aku lupa dengan kejadian itu


''Benar Om..''Jawab ku.


''Ayu,menurut Ayah dalang dari semua ini adalah Mama.''Ucapan Om Damian membuatku meradang.


''Kalau memang benar,akan ku temui orang tua itu. !''


Kesabaran ku sudah habis dengan tingkah nya, bagaimana bisa dia sekejam ini mengapa dia tidak sadar juga.


Sore hari aku mengantar kakek pulang,karena dia terlihat lelah.Aku juga bisa leluasa mencari Ibu,jika kakek berada di rumah.Baru saja aku melangkah keluar rumah,Pak Cakra memberi kabar kalau memang Erika yang sudah menculik Ibu.


''Ayu,Ibumu disekap oleh Nyonya Erika Aditama kamu taukan siapa keluarga Aditama itu.'' Iya pak saya tau jawab ku.

__ADS_1


''Bicaralah dengan Pak Damian Aditama,Semoga dia bisa membantu Akan saya kirim Alamat nya sekarang.'' Aku menunggu Pak Cakra mengirim Alamat pada ku.


__ADS_2