Cinta Gadis Malang

Cinta Gadis Malang
Chapter 60. Ada Penyusup


__ADS_3

''Ma ceritain dong,mengapa kakak bisa menikah dengan si Andhara dan bagaimana mereka akhir nya bercerai.?'' Nirina penasaran.


''Besok saja Mama ceritanya kamu harus istirahat.''Jawab sang Mama.


''oke Ma,''Nirina menurut.


Malam itu seperti biasa Willi menemani Ayu di rumah sakit,menggantikan Maira.Karena Willi pun tidak ingin melewatkan setiap hari nya tanpa menjaga Ayu,satu hal yang Willi ingin kan yaitu kesembuhan Ayu.Dia juga ingin ketika Ayu membuka mata nya,Willi mau dia lah yang pertama Ayu lihat.


Pagi hari nya,Nirina menagih janji pada Mama nya.


bahwa dia ingin tau kisah pernikahan kakak nya dengan Andhara,bahkan sampai akhir nya harus berpisah.


''Ma,katanya mau cerita tentang pernikahan Kakak,?''Nirina sangat penasaran.


''Ya mama akan cerita,setelah kamu selesai makan..''Jawab Mama nya.


Benar saja,setelah Nirina menyelesaikan ritual sarapan pagi nya.Mama nya menceritakan semua yang terjadi antara Willi dan Andhara,Bahkan saat dirinya terlibat dalam penjebakan Willi saat itu.


Semua nya ia ceritakan dengan detail,bahkan saat Willi harus hidup miskin untuk memberi pelajaran pada Andhara.


''Jadi seperri itu ceritanya ma?''Mengapa mama membantu nya,?kalau saat itu aku sadar Ma pasti akan ku gagal kan semua rencana licik nya.Untuk saja kak Willi cerdas,kenapa tidak suruh kerja jadi art saja dia biar tau rasa.


''Mama kan tidak tau sayang,''tapi ya sudah yang terpenting kan Willi sudah berpisah dengan nya.Mama juga tidak memberikan nya kesempatan lagi untuk mendekati kakak mu,tak akan Mama biarkan wanita licik itu meracuni pikiran Mama lagi.


''Memang nya dia mendekati kakak lagi ma.?''Nirina bertanya.


''Iya,setelah Willi menceraikan nya dia memohon pada Mama waktu itu.Dia meminta Mama membujuk Willi agar melanjutkan pernikahan mereka lagi,dia jiga bilang tidak mau tinggal di rumah kumuh lagi.


Waktu itu dia menemui Mama di rumah,dengan tangisan dan cerita yang menyayat hati.Tetapi Mama tidak termakan sedikitpun dengan sandiwara nya,karena Willi sudah menceritakan semua yang terjadi.


''Ma tolong Andhara,''tolong bujuk Willi agar tidak menceraikan ku.Selama ini aku sudah mengikutinya tinggal di rumah kumuh Ma,aku juga sudah tidak tahan lagi tinggal disana.Apalagi saat ini aku memiliki bayi Ma,tidak mungkin untuk tinggal di sana lagi kan.Kaisn Raymond di sana panas dan kotor Ma.


''Tidak Andhara..!''kesalahan kamu sudah sangat lah fatal.Sebelum Willi menceraikan kamu, dia sudah lebih dulu bicara dengan Mama.Raymond bukan anak Willi kan,kamu tega membohongi kami dan Mama sudah sangat kecewa padamu.Sekarang kamu lebih baik pulang dan jangan pernah kemari lagi,Jangan pernah lagi mendekati Willi kamu sama sekali tidak pantas untuk nya.

__ADS_1


''Pergi dari rumah saya,pergi..!!''Mama mengusir nya.


''Ma tolong maafkan aku,Ma.''Andhara memohon pada Mama.


''Cukup..!Jangan panggil saya Mama lagi,karena kamu bukan menantu saya.lebih kamu urus anak mu dan lelaki barumu itu.!'Mama meninggalkan ny begitu saja,di teras rumah dan memerintahkan satpam untuk mengusir nya.


''Bagus Ma orang seperti dia memang harus diberi pelajaran,jangan samapi Mama memberikan kesempatan lagi pada nya '' Nirina sangat kesal dengan Andhra.


Sudah sayang,istirahat ya jangan memikirkan masalah yang menjadi beban pikiran mu.Sekarang yang paling penting adalah kesembuhan mu.!


Semenjak Nirina pulang,Willi jarang berada di rumah.Dia hanya pulang sebentar saja untuk melihat keadaan adik nya,karena Willi menemani Ayu di rumah sakit.Dia berusaha berusaha membagi waktu,antara keluarga dan cinta nya.


''Saat ini Willi tengah menemani Nirina terapi,'' ditengah kesibukan nya memantau kegiatan Nirina.


Seorang pengawal yang menjaga Ayu,memberi kabar jika ada penyusup yang akan mencelakai Ayu.


Kabar itu membuat Willi marah,ditengah keadaan Ayu yang tidak berdaya masih ada saja yang ingin mencelakai nya.


''Ma,Willi ada keperluan mendadak tolong temani Nirina ya.Willi sudah telfon supir untuk menjemput nanti,titip Nirina ya.?'' Willi seger pergi meninggal kan Mama nya.


''B*doh kalian,menjaga satu pasien saja kalian tidak mampu.!!'' Willi marah pada anak buah nya.


''Maaf tuan,''penyusup itu berpura pura menjadi perawat jadi kami tidak menyadari nya.Makanya ketika dia masuk dan melepas selang oksigen,kami tidak tahu untung saja Ibu Maira segera datang.


''Mulai sekarang harus ada orang yang menjaga didalam,ketika saya dan tante Maira sedang tidak ada.!'' Perintah Willi.


''Allan,bagaimana keadaan Ayu,?''Willi masih dalam keadaan Panik.


''Keadaan Ayu,tidak baik Will dia sempat mengalami kejang.Berdoa lah semoga keadaan nya segera kembali stabil.''Allan memberi penjelasan.


Allan,saya mau para perawat yang masuk keruangan ini semua wanita dan berikan data mereka setiap hari nya.Agar para pengawal yang menjaga Ayu bisa mengenali nya,saya tidak mau ada penyusup yang kembali mencelakai nya.


''Baik Will''Jawab Allan.

__ADS_1


''Setelah berkata,''Willi menemui Maira yang sedang duduk dengan tatapan kosong.Mungkin dia sangat terguncang melihat keadaan Ayu,ketika dia mendapati anak nya kejang-kejang dan susah bernapas.


''Tante,''


''Ini salah tante Will,''andai saja tante tidak meninggalkan nya semua tidak akan seperti ini.


''Halisa dimana tante.?''Willi tidak melihat Halisa di sana.


''Kakek nya Ayu sakit Will,Jadi dia saya minta untuk menemani karena takut nya terjadi sesuatu.''Maira memberi penjelasan.


''Jadi kakek sakit,''mengapa tante tidak bilang kita bawa kakek berobat yuk tante,supaya kakek bisa kembali sehat lagi.?


''Tidak usah Will nanti akan merepotkan,''kamu sudah banyak sekali membantu kami.Saya banyak berhutang budi padamu,entah dengan apa saya bisa membalas semua nya.


Tidak usah dipikirkan tante,sekarang yang terpenting adalah kesembuhan Ayu.


Ketika Willi dan Maira tengah bicara,Damian datang menemui mereka.Saat ini Damian dalam masa pemulihan,dia pun akan segera keluar dari rumah sakit.


''Maira,bagaiman keadaan Ayu.?'' Allan memberi kabar kalau keadaannya kembali menurun.sebenar nya apa yang terjadi,apa benar ada orang yang ingin mencelakai nya? Damian pun panik.


''Bertanya saja pada Allan aku tidak tau.!''Maira menjawab nya dengan malas.


''Maira..!''Damian bersedih,Karena Maira masih saja malas bicara dengan nya.


Willi diam saja melihat mereka,dia tau apa yang terjadi pada kedua orang tua Ayu.Willi pun tidak mau ikut campur,karena memnag bukan urusan nya.


''Baik lah,saya akan menemui Allan permisi ..!'' Damian pun masuk kedalam ruangan perawatan Ayu,untuk bertemu Allan.


''Silahkan Om'' Jawab Willi.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Maaf telat up lagi,author memang sibuk kemarin dan stok naskah sudah habis.

__ADS_1


jangan lupa vote ,like dan komen supaya author semakin bersemangat.


🙏🙏🙏🙏🙏😊😊😊


__ADS_2