Cinta Karena Perjodohan

Cinta Karena Perjodohan
Bab 106


__ADS_3

" Mas bagaimana kalau kita liburan ke kampung halamanku" ajak Reva.


" Mas sih setuju sayang, sekalian ke makam orang tua kamu" ujar Faris.


" Kakek juga boleh ikut" ajak Reva dengan senyuman.


" Kakek boleh ikut" jawab Andrean matanya berbinar.


" Boleh donk kek, tapi pas weekend yah mas" rengek Reva manja.


" Iyah sayang, mas juga harus menyelesaikan pekerjaan dulu" ucap Faris.


Mereka berbincang sangat lama dan tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam.


Mereka bertiga kembali ke kamarnya.


**********


" Bu kayanya mereka weekend ini bakalan pulang kampung mbak Reva " ucap seseorang, ia bersembunyi di dekat tangga sambil menelfon.


" Iyah Bu, siap" jawab seseorang.


Kakek Andrea sewaktu mendengar percakapan ART Faris merasa syok.


" Apakah Faris dan Reva memiliki musuh" batin kakek Andrea.


" Oh mungkin dia lagi berbicara sama saudaranya kali" batin Andrea berfikir positif.


Ia kembali ke kamarnya, sebenarnya dia ingin duduk di taman tapi dia mengurungkan niatnya.

__ADS_1


******


Keesokan paginya.


Zain sudah sama Siti, Reva dan Faris ia bersiap untuk melakukan aktifitasnya kembali sedangkan kakek Andrea memutuskan untuk di rumah bersama cicitnya.


" Sayang, mama berangkat dulu yah sama papah, yang nurut sama Mbak Siti" ucap Reva sambil menciumi Zain.


Faris dan Reva sudah menaiki mobilnya dan meninggalkan pekarangan rumah Faris.


Setelah setengah jam di perjalanan Reva sudah sampai di kampus.


" Mas, nanti siang mas mau makan apa? tanya Reva.


" Apa saja yang penting sama kamu donk yank" Ucap Faris sambil cengengesan di dalam mobil.


" Oke sayang, kayanya nanti q pulang cepat, I love you" ucap Reva kemudian Reva mencium punggung tangan Faris dan Faris mencium kening Reva.


Reva turun dari mobil kemudian perlahan mobil Faris meninggalkan kampus.


" Hay wat" sapa Reva


" Hay juga va, cie yang tiap hari di antar pacar kenalin napa sama gw" ucap Wati sambil tersenyum.


" Ah, nanti kamu naksir lagi" ucap Reva sambil tertawa kecil.


" ya nggak lah, masa pacar temen sendiri mau di rebut" ujar Wati.


Mereka berjalan bersama menuju gedung, ini hari terakhir ospek besok sudah mulai mata kuliah.

__ADS_1


Semua mahasiswa dan mahasiswi baru sudah berkumpul di gedung serbaguna Universitas Gunadarma.


Mereka bersorak gembira dan nanti malam akan di adakan acara perpisahan ospek.


" Jadi nggak nanti malam ikut? tanya Wati.


" kayanya nggak bisa wat, aku mau pulang kampung" kilah Reva memang sebenarnya dia malas ikutan acara yang menurutnya nggak penting.


Ospek terus berlangsung lebih cepat sekitar jam 10 ospek sudah di bubarkan. Sebelum pulang Reva melihat Mading di kampusnya untuk informasi lebih lanjut.


" Alhamdulillah, semangat cari ilmu" guman Reva.


Mereka duduk di kantin sebentar, Reva melihat jam tangannya teryata sudah jam 11 siang.


" Astaga, wat aku tinggal dulu yah" ucap Reva yang bergegas meninggalkan Wati.


" Mau kemana va" ucap Wati sambil sedikit teriak karena Reva sudah berjalan keluar kantin.


" Ada urusan, bay" ucap Reva sambil melambaikan tangannya meninggalkan Wati sendirian.


Reva segera memesan taksi online, setelah menunggu akhirnya datang juga dan langsung menaiki taksi tersebut.


" Sesuai aplikasi yah kak" ucap Sopir taksi ramah.


" Iyah mas" jawab Reva.


Taksi mulai berjalan, ia menuju restoran yang tak jauh dari kantor Faris.


" Bisa menunggu sebentar pak, nanti bayarnya saya tambah" ucap Reva.

__ADS_1


" Iyah Mbak" jawab Sopir taksi tersebut.


Reva memesankan makanan olahan seafood dan es campur. Sekitar 20 menit makanan sudah di tangan Reva, ia segera meninggalkan restoran tersebut menuju kantor Faris.


__ADS_2