
Reva bersiap-siap ke kampus, besok Reva harus bersiap untuk pulang kampung ke desa di mana Reva di besarkan.
******
Universitas Gunadarma
Reva menenteng tas masuk ke kelas, pagi ini Reva ada kelas.
" Reva" panggil Dino.
" Eh kak Dino" ucap Reva sambil tersenyum.
" Mau ke kelas dek? tanya Dino basa basi.
" Iyah kak"
" Nanti kalau kelas dah selesai makan ke kantin yuk? ajak Dino.
" Insyallah kak" balas Reva kemudian Reva meninggalkan Dino yang masih tersenyum.
Reva sudah di dalam kelas, duduk di sebelah Wati.
" Jalan ke mall yuk va? ajak Wati.
" Nggak bisa wat, kasian anakku" ucap Reva pelan.
" Ya ampun kamu dah punya anak? bisik Wati yang merasa syok.
" Sttttt jangan keras-keras wat, sebenernya aku dah punya suami" ujar Reva pelan.
" Oke nggak masalah, boleh aku main ke rumah kamu va" ucap Wati.
__ADS_1
" boleh sekali wat, nanti gw kenalin sama anakku" ujar Reva bangga.
Mata kuliah berjalan dengan lancar, Reva mengikuti kuliah dengan serius. Setelah beberapa jam kuliah, Reva akhirnya pulang.
" Kamu nggak di jemput kan Va"
" Nggak wat, gw bonceng lu yah wat".
" Oke".
Reva dan Wati berjalan menuju parkiran kampus, dan Dino menghampiri mereka berdua yang sudah berada di atas motor milik Wati.
" Kamu kemana va? tanya Dino.
" Pulang sama Wati kak, maaf yah kak tadi gw nggak ke kantin, ya sudah kamu jalan dulu kak" ucap Reva sambil pamit ke Dino.
Reva berboncengan dengan Wati, motor melaju pelan meninggalkan Dino. Sepanjang perjalanan mereka asyik mengobrol bersama sampai rumah Reva.
Reva mengajak Wati masuk ke dalam rumahnya. Rumah yang menurut wati begitu besar, bahkan lebih besar rumah Reva dari pada rumah Wati.
" Besar sekali kaya istana ini mah" Batin Wati takjub melihat plataran rumah Reva apa lagi nanti masuk ke dalam rumah Reva.
" Masuk wat, jangan diluar" ajak Wati.
Reva mempersilakan Wati duduk di sofa, mata Wati terus mengitari seisi rumah Reva.
" Tunggu Sebentar wat, aku bawa Zain ke sini dulu" pamit Reva.
Kemudian Reva pergi ke dapur, menyuruh bi Sumi membuatkan minuman untuk temannya. Reva juga mengitari ke taman belakang mencari Zain dan Siti.
Setelah menemukan Siti, Reva mengambil Zain dari tangan Siti dan membawa Zain ke dalam kamarnya untuk kasih ASI.
__ADS_1
******
Di ruang tamu
" Silakan mbak" ucap Bi Sumi memberikan cemilan dan minuman.
" Terimakasih Bu" ucap Wati sopan.
" Bi maaf, toilet di sebelah mana yah bi? tanya Wati.
" Mbaknya masuk ke belakang, sebelah dapur ke kiri dikit" jawab Bi Sumi.
" Terimakasih Bu" ucap Wati kembali.
Wati menyusuri ruangan mencari toilet.
" Duh kebelet banget" batin Wati.
Setelah menemukan toilet, ia langsung masuk ke dalam toilet.
" Huuufffzz akhirnya lega juga" batin Wati sambil mengusap perutnya.
Wati melihat taman yang indah dan tertuju ke kolam ikan. Dari situ Wati mendengar samar-samar seseorang sedang berbicara di telfon.
" Sepertinya Reva masih bertengkar dengan Faris bos".
" Iyah bos, secepatnya saya akan berusaha memisahkan reva sama Zain, biar dia merasakan apa yang bos rasakan".
Hanya itu yang wati dengar dan Wati melihat siapa yang sedang telfon.
" Apa dia sedang berkhianat dengan Reva, aku harus memberi tahu Reva secepatnya" Batin Wati.
__ADS_1
Wati segera kembali ke ruang tamu, mungkin Reva sudah menunggu di ruang tamu.