
Reva dan Faris berjalan beriringan, Faris memang lebih berumur jauh dari Reva.
" Reva teriak Dimas.
Dimas berlari mendekati Reva, Ia memandang Faris dari bawah sampai atas.
" Kamu kapan pulang ke sini Va? Aku ingin berbicara penting sama kamu? ucap Dimas sambil memegang tangan Reva.
" Ekheemm, Faris mulai batuk dadakan.
" Kita nggak perlu ada yang di bicarakan lagi mas ucap Reva.
" Aku mau kita balikan ucap Dimas spontan.
Faris yang mendengar ucapan tersebut langsung menarik tangan Reva untuk menjauhi Dimas.
" Jangan pernah ganggu istri saya!! ucap Faris kesal.
" Hahahaaa, Dimas tertawa lebar. Apa!! istri!! ucap Dimas.
" Iyah Reva istri saya! memang kenapa!! ucap Faris dengan nada meninggi, tatapan matanya tajam.
Faris membawa pergi Reva dari Dimas, tapi malah Dimas menarik tangan Reva. Mereka saling tarik menarik Reva.
" Stopp!! Teriak Reva.
" Stop Dimas, Faris ini memang suamiku ucap Reva.
Dimas langsung melepaskan tangan Reva, dia merasa bersalah dulu pernah meninggalkan Reva demi wanita lain.
" Saya tau kamu pasti berbohong! ucap Dimas sedih.
Reva memperlihatkan cincin pernikahan yang terpasang di jari Reva dan Faris. Sepasang cincin pernikahan yang tersemat di jari keduanya.
" Maafin aku Mas, aku harus pergi! ucap Reva.
Reva dan Faris akhirnya meninggalkan Dimas.
" Secepat itu kamu melupakanku Va, rasanya aku nggak percaya kamu sudah menikah dengannya. Apa jangan- jangan Reva hamil dengan Pria tadi guman Dimas.
__ADS_1
___________
Faris mengikuti kemana arah Reva, Reva berjalan menyelusuri sawah dan ladang. Sampai di sungai Reva duduk di batu besar.
" Ngapain kita ke sungai? tanya Faris.
" Cari ikan, buat makan siang mas jawab Reva.
" Aku nggak bisa mancing! ucap Faris.
" Aku bantuin mas ucap Reva.
Reva mencari bambu di sekitar sungai dan meminjam arit pada seseorang pencari rumput. Setelah mencari bambu dan di buat meruncing Reva memberikannya pada Faris.
" Bagiamana caranya! aku ngga tau Va ucap Faris.
Reva turun ke sungai dengan pelan di ikuti Faris.
" Caranya bengini yah mas, sambil Reva memperagakanya.
" Kita berdiri disini dengan tenang mas, nanti kalau ikannya mendekat kita tombak dengan cepat mas ucap Reva.
" Coba saja mas! kalau dapat lebih nikmat ketimbang beli di pasar ucap Reva pelan.
Reva berdiam, matanya melihat bawah ke kiri dan ke kanan.
Jleeeebbb....cupak..cupak...
" Dapat teriak Reva ke girangan.
Faris memperhatikan cara kerja Reva, Dia mulai mengikuti arahan Reva.
Jleeebb cupak...cupak...
" Alhmdulillah akhirnya aku dapat Sayang ucap Faris kegirangan.
Mereka mengumpulkan ikan hasil tangkapanya, Faris ketagihan, Ia ketagihan nggak mau berhenti menangkap ikan.
" Mas sudah yuh ajak Reva.
__ADS_1
" Nanti dulu yank ucap Faris.
" Sudah siang mas, kita harus ke rumah Pak RT ucap Reva
Baju Reva dan Faris basah kuyup, Mereka berjalan melewati ladang dan sawah. Sampai di rumah mereka mandi bersama. Keuntungan mandi bersama Suami yaitu meningkatkan ke harmonisan dalam rumah tangga.
Selesai mandi, Reva mulai memasak ikan hasil tangkapannya. Dia ingin membuat pepes ikan, tumisan dan sambal. Reva memasak tanpa mengunakan kompor, ia hanya mengandalkan tungku. Selesai memasak sebagian masakan Reva, ia taruh di rantang susun untuk pak RT.
" Mas makan dulu panggil Reva.
" Iyah yank jawab Faris.
Faris berjalan menuju dapur, makanan sudah tertata rapi. Makan di alasi daun jati dan makan di teras belakang sambil memandang kebun milik Reva.
Angin spoy-spoy membuat nafsu makan Faris bertambah. Faris makan dengan begitu lahapnya. Selesai makan, Reva mengajak Faris ke rumah Pak RT.
Reva membawa buku nikah dan KTP Faris, mereka berjalan melewati beberapa rumah.
" Tok..Tok.. Assalamuaikum.
" Walaikumsalam ucap Bu RT.
Cekleeekk.. Bu RT membukakan pintu rumah dan mempersilakan Reva dan Faris masuk.
" Ada yang bisa saya bantu nak Reva? Tanya Bu RT.
" Pak RT ada buk jawab Reva.
" Ada nak, sebentar nak ibu panggilkan dulu ucap Bu RT.
Bu RT masuk kedalam, setelah beberapa menit pak RT dan Bu RT duduk di ruang tamu bersama Reva dan Faris.
" Perkenalkan Pak RT, ini Mas Faris suami saya pak, kedatangan kami kesini untuk minta ijin ke Bapak. Takutnya nanti ada yang salah paham terhadap suami saya ucap Reva sambil memberikan buku nikah dan KTP Faris.
" Terimaksih Nak Reva sudah lapor ke sini, laporan sudah bapak terima.
" Ini untuk bapak sama Ibu ucap Reva sambil memberikan Rantang yang berisi makanan.
" Nggak usah repot- repot nak Reva ucap Pak RT.
__ADS_1
Setelah selesai laporan Faris dan Reva kembali ke rumah. Beberapa hari ke depan keduanya akan tinggal di Desa Panjitan.