
Keesokan paginya, Reva, Faris, Wati, Zain dan Dede sudah bersiap akan pulang ke kota.
Barang bawaannya sudah di kemas dan di masukan dalam bagasi mobil.
" Kakek benar mau tinggal disini sementara? tanya Reva memastikan.
" Iyah nak, kakek tidak tau kenapa rasanya nyaman di rumah ini" ucap Andrea.
" Mbok Jum pak Darto, Reva nitip kakek yah" ucap Reva.
" Siap nak Reva " balas Darto dan Jum secara bersamaan.
" Nak Faris, kakek nitip perusahaan yah, semua sudah di urus sama orang kepercayaan kakek, nanti kamu tinggal memantau saja" ucap Andrea.
" Iyah kek" jawab Faris sopan.
Kemudian mereka berpamitan, setelah berpamitan mobil mulai melaju jalanan desa. Reva memandang dari kaca mobil, desa yang sangat indah menurut Reva.
********
Setelah menempuh perjalanan yang sangat melelahkan, akhirnya mereka sampai di kota sebelum pulang ke rumah mereka mampir di restoran seafood.
" Kamu mau langsung pulang atau mau menginap di rumah ku wat? tanya Reva sambil berjalan menuju restoran.
" Pulang saja va, lagian pasti ibuku khawatir" ucap Wati.
__ADS_1
Mereka duduk di lesehan, setelah duduk karyawan restoran menghampiri tamunya.
" Silahkan bapak ibu" ucap pelayan dengan ramah dan menyodorkan buku menu.
Reva membuka buku menu perlahan
" Mas kepengin makan apa? tanya Reva.
" Terserah sayang aja" ucap Faris sambil bermain bersama Zain.
" Udang goreng tepung 1porsi, Ikan Kerapu bakar 1 porsi , Gurame asam manis 1 porsi, cumi saos Padang 1 porsi, tumis kangkung 1 porsi, sambal tauge 1 porsi terus minumnya teh manis 4, air mineralnya 4 " Ucap Reva.
" Maaf ibu, ikannya yang besar, sedang atau kecil? tanya pelayan.
" Sedang " jawab Reva singkat.
Setelah menunggu hampir 15 menit, makanan sudah tertata rapi di meja makan.
" Maaf pak, saya makan di sebelah sana saja" ucap Dede, ia nggak enak harus makan satu meja bersama atasannya.
" Makan bersama saja De, kami nggak masalah ucap Faris.
Zain di tidurkan tengah-tengah Reva dan Faris beralaskan selendang milik Reva. Zain juga di pegangi mentimun agar Zain anteng.
Mereka makan bersama, setelah makan malam selesai, Faris segera membayar tagihannya.
__ADS_1
Mobil sudah berjalan kembali untuk mengantar Wati kerumahnya. Sampai di rumah Wati, ia berpamitan ke Reva dan suaminya.
****
" Akhirnya sampai juga di rumah dengan selamat" guman Reva.
Zain sudah tertidur dan Reva menaruh Zain ke dalam box bayi. Reva segera masuk ke kamar mandi.
" Uuhh segar sekali" guman Reva.
Reva melihat sekeliling kamar tapi tak melihat Faris di dalam.
Reva keluar kamar, mendapati Faris yang sedang menelfon, ntah menelfon dengan siapa tapi terlihat sangat serius, reva tak mau mengganggu Faris.
Reva menuju dapur, terlihat bi Sumi yang sedang duduk di area dapur.
" Bi Sumi kenapa? tanya Reva pelan.
" Non Reva maafkan Bi Sumi, bi Sumi sudah lalai" ucap Bi Sumi menunduk.
" Bibi nggak salah ko" ucap Reva.
" Sebenarnya bi Sumi melihat Siti sering memfoto Non Reva, bi Sumi juga sempat bertanya tapi kata Siti itu cuman koleksi karena non Reva dan den Faris sangat baik" ucap Bi Sumi.
" Bi Sumi juga sempat melihat panggilan telfon dari Cindy di hp Siti" ucap Bi Sumi.
__ADS_1
" Ya sudah, jangan di pikirkan yang penting Reva sehat bi, bibi istirahat gih, sudah malam" suruh Reva.
Bi Sumi akhirnya masuk kedalam kamar, Reva pun sama masuk ke dalam kamar.