Cinta Karena Perjodohan

Cinta Karena Perjodohan
Bab 86


__ADS_3

Hujan semakin lebat, sudah siang pun Matahari tak nampak sinarnya.


" Mata ini rasanya mengantuk" guman Reva sehabis makan siang ia rebahan di sebelah Zain.


Debora dan Fernandez pergi mengurus data dan paspor ditemani Uki. Kemungkinan mereka akan ke luar negeri menunggu Faris pulang dari dinas luar kotanya.


Mata Reva mulai terpejam setelah memberi Asi buat Zain. keduanya tidur bersama, dua jam sekali Reva terbangun dan memberi Asi Zain.


********


Di mobil


Bayu yang masih fokus menyetir, jalanan gelap gulita akibat hujan lebat. Perjalanan mereka menempuh sekitar 10 jam.


Ke pelosok desa, kalaupun bisa di lalui pesawat mungkin keduanya akan naik pesawat.


" Masih lama Bay? tanya Faris.


" Masih Pak, sekitar 5 jam lagi, kita sudah setengah perjalanan" jawab Bayu yang fokus menyetir mobil.


" Nanti kalau ada cafe, Indomaret atau rumah makan kita istirahat sebentar", ucap Faris.


Setelah perjalanan akhirnya mereka melihat Indomaret. Bayu membelokan mobilnya ke parkiran. mereka keluar mobil dan berlari kemudian duduk di tempat yang sudah di sediakan.


Bayu masuk kedalam Indomaret, ia membeli cemilan kacang dan kopi panas untuk menghangatkan tubuh. Bayu juga tak lupa membeli makanan siap saji.


Hujan semakin deras, sudah satu jam Faris dan Bayu berhenti di Indomaret. Mereka akhirnya melanjutkan perjalanan.


Meeting kali ini memang berbeda, di harus meeting bersama kepala desa Mangunreja, kebetulan desa tersebut letaknya yang jauh dari pusat kota.


Kini bergantian Faris yang menyetir mobil, ia nggak mau Bayu kelelahan karena dirinya. setelah perjalanan yang cukup panjang, mereka sudah sampai di pintu gerbang desa Mangunreja.


" Akhirnya sebentar lagi sampai", guman Faris.


" Bay coba kamu telfon Pak Ranto kepala desa Mangunreja" ujar Faris sambil menyetir masuki gerbang Desa.


" Bentar pak, saya telfon dulu. takutnya di dalam sana tidak ada sinyal", ujar Bayu sambil menunjuk ke arah depan yang memang hutan lebat.


Tut..Tut..Tut..


" Halo selamat sore mas Bayu", ucap Ranto kepala desa Mangunreja.


" Halo juga pak, Kami sudah sampai di gerbang pintu masuk desa pak, kira-kira masih jauh apa nggak pak? tanya Bayu.


" Kurang lebih 2 jam lagi Mas, ini juga sudah sore lebih baik putar arah saja, besok di lanjutkan lagi mas", ucap Ranto.


" Iyah sudah pak kita putar arah saja, kami cari penginapan dulu", jawab Bayu kemudian mematikan telfon.


Jalanan menuju Desa Mangunreja lumayan gelap apa lagi ini lagi hujan, takut terjadi pohon tumbang atau sebagainya.


" Pak, kita lebih baik putar arah saja," ujar Bayu.


" Emang kenapa bay, 2 jam lagi ini", kekeh Faris sambil melajukan mobilnya ke depan.

__ADS_1


" Pak, ini sudah sore, Pak Faris nggak pernah nonton film KKN di desa penari yah?tanya Bayu.


" Nggak pernah", jawab Faris cuek sambil melajukan mobilnya pelan.


" Pak BERHENTI!!! bentak Bayu.


Faris pun mengehentikan mobilnya karena nada Bayu yang begitu keras dan membuat dirinya kaget.


" Tolong pak, saya belum nikah dan bapak juga punya anak kecil, saya nggak mau mati konyol kaya di film KKN, lagian Pak Ranto juga menyuruh kita buat puter balik, besok lagi, iya kalau ketemu hantu kalau ketemu begal bagaimana pak! tolong ngertiin pak", ucap Bayu yang kalang kabut karena ketakutan.


" Hmmmm" Faris membuang nafas dengan kasar, benar apa yang di ucapkan Bayu.


" Oke" jawab Faris kemudian memutar balik mobilnya ke luar dari hutan.


Mobil sudah menjauh dari gerbang masuk desa Mangunreja. mereka mencari pemukiman yang ramai. setelah berkendara sekitar 20 menit, akhirnya mereka sampai di desa yang lumayan padat penduduk.


Mobil berjalan dengan pelan, sampai melihat tulisan cosmotel, Mobil Faris masuk ke cosmotel tersebut.


" Lumayan bagus" guman Faris sambil turun dari mobil.


Faris masuk kedalam lobby utama, sedangkan Bayu membawa tas dan koper si bos.


" Permisi" ucap Faris.


" Silahkan Tuan, ada yang bisa kami bantu? tanya resepsionis cosmotel.


" Mau pesan kamar, double bad." ucap Faris.


Resepsionis mengecek dan teryata memang tinggal satu kamar.


" Ada bapak, boleh pinjam KTPnya pak?.


Faris memberikan KTP, setelah melakukan cek In diantar pegawai cosmotel masuk ke dalam kamar.


" Silahkan", pegawai cosmotel


Pegawai tersebut memberikan kunci dan Faris memberikan uang tips. Hujan sepanjang perjalanan menemani perjalanan mereka.


Faris mengambil ponselnya, ia segera menelfon sang pujaan hati dan anak tercinta.


panggilan terhubung..


" Sayang kamu lagi ngapain? tanya Faris sambil Vidio call.


" Lagi rebahan mas, kamu sudah sampai? ucap Reva.


" Belum sayang, ini mas lagi di penginapan, berasa Dejavu yah yank", ucap Faris sambil tertawa.


" Iyah mas".


" Zain lagi apa yank?.


" Zain lagi tidur mas, tadi habis Nunu Asi langsung bobo".

__ADS_1


" ya sudah, kamu jaga baik-baik di rumah yah sayang, mas mau istirahat dulu"


Panjang lebar mengobrol sama Reva membuat kangen Faris sedikit terobati,


Telfon sudah di akhiri, kini Faris mandi dan istirahat sejenak untuk merenggangkan otot-otot yang sudah kaku.


Mandi air hangat, walaupun disini hanya kamar mandi biasa tapi bisa menikmati mandi air hangat, setelah mandi dan menganti pakai Faris menidurkan dirinya di ranjang.


*******


Suasana malam begitu sepi, Faris membuka matanya melihat sekeliling yang teryata Bayu juga ikut tertidur pulas.


" Bay bangun bay" ucap Faris sambil menggoyangkan tubuh Bayu.


Bayu mulai terbangun, matanya masih sayup-sayup mengantuk.


" Jam berapa ini pak? tanya Bayu sambil melihat ke kiri dan ke kanan.


" Jam 9 malam bay, ayo kita cari makanan" ajak Faris.


Mereka keluar kamar, keadaan lorong yang sepi membuat bulu kuduk mereka merinding. Faris dan Bayu sudah di depan lobby teryata di depan ada cafe yang lumayan rame pengunjung.


Mereka duduk dan memesan makanan seperti nasi goreng dan minum teh panas manis.


Setelah menunggu beberapa menit, pesanan Faris dan Bayu sudah tersedia. mereka mulai makan dengan lahap.


" Habis makan ke Indomaret dulu bay, baru ke kamar" ajak Faris.


" Siap pak", jawab Bayu.


Makanan sudah habis, Faris berjalan ke kasir dan membayar semua pesanan.


" Total berapa mba?.


" 50rb mas",


Faris dan Bayu segera meninggalkan cafe dan berjalan mencari Indomaret. sesekali Faris melihat jam tangannya sudah hampir jam 10 malam.


Sampai di Indomaret Faris langsung membeli kebutuhan untuk di kamar dan beberapa cemilan.


mereka langsung pulang menuju cosmotel.


" Pak bentar", ucap Bayu.


" kenapa bay", jawab Faris


Bayu tak lupa membeli wedang ronde yang kebetulan mangkal di sebelah Indomaret.


" dua bungkus pak".


" Nggiih mas",


setelah membeli wedang ronde langsung pulang ke cosmotel. Hujan sudah mulai reda, hanya mensisakan rintikannya.

__ADS_1


__ADS_2