Cinta Karena Perjodohan

Cinta Karena Perjodohan
Bab 70


__ADS_3

" Sial, Faris sudah pergi guman Cindy.


Cindy yang melihat mobil Faris langsung mengejarnya. Faris masih saja focus mengemudi, saat Ia melihat kaca spion mobil terlihat mobil Cindy mengikuti dirinya.


" Maunya Cindy apa sih!! ucap Faris.


Faris langsung memperhentikan mobilnya, Ia turun dari mobilnya dan berjalan menuju mobil Cindy yang juga ikut berhenti.


" Akhirnya kamu mau menemui aku Ris, Terimakasih Mbah Kumis guman Cindy yang begitu bahagia.


Cindy turun dari mobil, Ia langsung memeluk Faris.


" Sayang maafin aku, Habis aku kangen sama kamu ucap Cindy manja.


" Cindy!! bentak Faris.


Cindy sontak kaget, Ia langsung melepaskan pelukanya.


" Cin, sudah aku bilang. Aku sudah punya istri dan saat ini Istri saya sedang hamil! tolong jangan ganggu hidup saya! bentak Faris.


Faris langsung meninggalkan Cindy dan berjalan menuju mobilnya. Cindy langsung berlari dan masuk mobil.


Fikirannya kacau, Ia tak bisa berfikir yang jernih.


" Kalau aku nggak bisa mendapatkanmu! Reva pun tidak boleh!! ucap Cindy.


Mobil Cindy melaju dengan cepat.


Braaakkkkk Mobil Cindy menabrak Faris hingga Faris terpental. Faris langsung tak sadarkan diri, darah segar mulai keluar dari tubuhnya.


Semua orang yang disana melihat kejadian tersebut dan langsung mengamankan Cindy.

__ADS_1


_________


Reva yang sedang duduk bersantai di taman belakang perasaanya mulai khawatir, begitu pula Debora.


Dreeett...dreeettt....dreetttt.... ponsel Reva terus bergetar, panggilan yang tak di kenal terus menerus menelfonnya.


" Halo.. ucap Reva.


" Halo, apa benar ini Reva? Saya dapat nomor anda dari dompet Pak Faris. pak Faris mengalami kecelakaan. Sekarang beliu di bawa ambulan ke rumah sakit Mitra.


Reva dari balik telfon, ia sudah merasa lemas.


Braaakkk Reva terjatuh lemas, Debora langsung memegangi Reva.


" Va kamu kenapa? tanya Debora khawatir.


" Mah... Mas Faris kecelakaan Mah ucap Reva, air matanya terus menerus menetes.


" Apa!! ucap Debora kaget.


" Pah...pah.. Faris kecelakaan teriak Debora sambil menangis.


Fernandez yang mendengarkan teriakan Debora langaung mendatangi Debora.


" Pah Faris kecelakaan pah ucap Debora yang masih menanggis.


" Ayo pah kita kerumah sakit ucap Reva.


Dengan keadaan lemas campur khawatir, Mereka bertiga pergi kerumah sakit.


" Dede, antarkan saya ke rumah Sakit Mitra teriak Fernandez.

__ADS_1


Dede dengan sigap, menyiapkan mobil. Fernandez, Debora dan Reva sudah berada di dalam mobil. Mereka terus menerus menanggis, pikiranya sudah kemana-mana.


Mobil melaju dengan cepat, sampai di lobbi rumah sakit mereka turun dari mobil.


Reva berlari menuju resepsionis, mencari tau keberadaan Faris.


" Maaf Mba, pasien kecelakaan atas nama Faris Fernandez di ruangan mana yah? tanya Reva.


"Di ruang ICCU mba, jawab Resepsionis.


Reva berlari menuju ICCU, Ia mencari keberadaan Faris dan menanyakan ke dokter jaga.


" Maaf Dok, pasien kecelakaan atas nama Faris fernandez dimana yah? tanya Reva panik.


Dokter jaga menunjukan ruangan Faris, terlihat Faris masih belum tersadarkan diri. Banyak alat yang terpasang di tubuh Faris.


Reva masuk kedalam ruangan ICCU sendirian, Air matanya terus menetes.


" Mas, jangan tinggalin aku dan anak kita mas. Reva percaya mas pasti akan cepat sembuh. Siapa yang tega mencelakakan Mas Faris ucap Reva sambil menanggis.


Di luar ruang ICCU, Fernandez di datangi polisi.


Pak polisi menceritakan tentang kejadiannya.


" Siapa yang tega mencelakai anak saya pak? apa pelakunya sudah terangkap? tanya Fernandez.


" Pelaku sudah di amankan di kantor polisi, Dia seorang wanita bernama Cindy ucap Pak Polisi.


" Apa Cindy!! ucap Debora syok, Cindy tega mau menghilangkan nyawa Faris.


" Tolong pak, hukum Cindy seberat- beratnya ucap Debora.

__ADS_1


" Siap Bu jawab Pak Polisi.


Setelah mendapat data dari keluarga, Pak Polisi meninggalkan keluarga Fernandez.


__ADS_2