
Faris menelfon bawahannya agar membawakan mobil sewaan, dia juga memberitahukan posisinya saat ini.
Faris dan Bayu nggak mau kehilangan jejak Cindy, dia harus mengikuti kemana pun Cindy pergi.
Setelah hampir 1 jam menunggu, akhirnya mobil yang di tunggu sudah datang. Mereka pun bertukar mobil.
Faris dan Bayu memang agak jauh dari rumah Cindy untuk meminimalisir ketahuan.
kruyukk....kruyuukkk, Perut rasanya agak demo sudah hampir petang tapi Cindy masih belum keluar rumah.
Bayu akhirnya memutuskan menggunakan ojek online mampir ke In*om*r*t dan membeli makanan cepat saji.
" Kalau ada info langsung kabarin pak" ujar Bayu kemudian meninggalkan Faris sendirian di dalam mobil.
Jam terus berjalan, sampai suara adzan magrib pun berkumandang, sudah Satu jam lebih Bayu meninggalkan Faris.
" Duuhh sabar yah cing" guman Faris sambil mengelus perutnya yang terasa lapar.
Suasana sudah petang, hanya lampu yang jalan yang menerangi, mobil Faris memang senggaja agak menghindari lampu.
Terdengar suara motor, berhenti tepat di sebelah mobil Faris.
" Alhamdulillah, akhinya yang di tunggu datang juga" guman Faris.
__ADS_1
Bayu langsung masuk kedalam mobil, ia membawa beberapa kantong kresek.
" Maaf lama pak" ujar Bayu.
" Kamu beli apa saja bay? tanya Faris yang tak sabar ingin segera makan.
" Tadi beli makan di KFC pak, sama beli cemilan Snack di In*d*m*t dan ini aku juga beli pizza pak" ucap Bayu sambil tertawa sedikit.
" Bagus" ucap Faris sambil mengacungkan jempol. Memang kita harus stanbay di dalam mobil, bila perlu begadang sampai pagi.
Makan malam pun di santap di dalam mobil, setelah habis mereka masih terus memantau.
Jam 10 malam, mobil yang di pakai Cindy keluar dari gerbang rumahnya dengan sigap Faris mengikuti kemana arah Cindy pergi.
Faris dan Bayu tetap fokus ke depan menatap mobil Cindy, ia nggak mau ke bilangan jejak. Hampir satu jam, akhirnya mobil Cindy berhenti di sebuah klub malam.
" Bagiamana pak? kita mau masuk atau tunggu di sini saja? ujar Bayu.
" Kita jangan sampai masuk bay, kita tunggu disini saja" ucap Faris kemudian meraih ponselnya dan menelfon seseorang.
Setelah 15 menit, orang yang di telfon Faris pun sudah sampai di samping mobil Faris.
" ikuti dia, cari informasi di dalam sana" sambil menunjuk foto Cindy, orang tersebut mengangguk bahwa dia mengerti.
__ADS_1
********
Di dalam klub malam, Cindy sudah janjian sama Parjo.
" Akhirnya yang di tunggu datang" guman Parjo sambil tersenyum memandang kedatangan Cindy.
Cindy duduk di samping Parjo, suara musik terus berdendang di telinga.
" Bagiamana apakah malam ini kamu akan menemaniku? ujar Parjo.
" Oke, tapi ada syaratnya? ucap Cindy, Parjo mengangguk tanda ia mau menerima syarat dari Cindy.
" Aku mau kamu melenyapkan Reva dan anaknya" ucap Cindy.
" Oke, asalkan kamu membuatku puas malam ini" ujar Parjo tertawa riang.
Percakapan mereka terdengar oleh orang suruhan Faris bahwa Cindy akan melenyapkan Reva dan Anaknya.
Orang tersebut terus mengikuti Cindy dan Parjo, Cindy dan Parjo sedang minum-minuman beralkohol hingga mereka mabuk.
Parjo tertawa bahagia, dia sebentar lagi akan merasa puas dengan apa yang akan Cindy berikan malam ini.
Setelah puas di klub, Parjo membawa Cindy keluar klub masuk kedalam mobil Parjo.
__ADS_1
Orang suruhan Faris sudah memberikan info bahwa Parjo dan Cindy akan melenyapkan Reva dan anaknya, membuat Faris murka tangannya mengepal.
" Sabar dulu pak, kita jangan gegabah" ujar Bayu menenangkan Faris agar tidak terbawa emosi.