
Prank... Reva tak senggaja menyenggol gelas hingga pecah.
" Woy.." teriak anak buah Parjo.
Faris, Reva dan Bayu segera berlari menuju mobil.
" Mas, kakiku sakit" ujar Reva yang mulai kesusahan untuk berlari di tambah buah dadanya merasa sakit karena sudah seharian Zain nggak minum Asi.
Dengan sigap Faris langsung mengendong Reva hingga mereka Faris kesusahan berlari.
Orang suruhan Parjo sudah mengepung Faris, Reva dan Bayu.
" Pak gimana ini? tanya Bayu yang mulai kebingungan karena jumlah mereka yang banyak dan hanya Faris dan dirinya yang akan menghadapi.
" Sayang, kamu berlari lah sampai mobil, cari bantuan sebisa kamu yank" ucap Faris pelan dan menjelaskan posisi mobilnya, Faris kemudian menurun Reva dari gendongan ya.
Brugh
Brugh
Brugh
Faris dan Bayu melawan anak buah Parjo dengan keahliannya yang memang bisa beladiri.
Reva berlari tapi dia juga di kejar anak buah Parjo.
" Awwww... Reva tersandung dan anak buah Parjo mulai mendekati Reva.
" Pergi kalian" teriak Reva, dengan sigap Reva tertangkap anak buah Parjo.
Brugh Reva menendang kejantanan anak buah Parjo, Reva langsung berlari.
" Wanita M*r*h*n Kembali kamu!!." teriak Anak buah Parjo yang terus mengejar Reva.
__ADS_1
Faris yang mendengar anak buah Parjo menyebut Reva wanita m*r*h*n langsung murka.
Akhirnya anak buah Parjo tumbang.
Prok...
Prok...
Prok...
Tepuk tangan Parjo terdengar sangat keras, ia mulai mengalihkan pandangannya ke arah Parjo.
" Good job Faris" ucap Parjo sambil tertawa.
Terlihat anak buah Parjo sudah membawa Reva kembali, Parjo mulai mengambil alih Reva dan menodongkan senjata api.
" Mas" panggil Reva, suaranya bergetar hebat air matanya terus bercucuran.
" Lepaskan istri saya" ucap Faris yang mulai mendekati Parjo.
Anak buah Parjo mulai berdiri, ia mengelilingi Bayu dan Faris.
" Bagaimana ini pak? suara Bayu juga bergetar, ia takut mati sekarang karena sejujurnya dia belum menikah dan merasakan surga dunia.
" Kita harus tenang bay" ujar Faris yang mulai tenang dan sedikit berfikir.
Bugh
Bugh
Bugh
Faris dan Bayu di serang secara bersamaan oleh anak buah Parjo. kesempatan ini harus Parjo manfaatkan, ia langsung membawa Reva pergi dan meninggalkan Faris dan Bayu.
__ADS_1
Bugh ..
Bugh
Bugh
" Reva " teriak Faris yang melihat Reva di bawa pergi Parjo hingga dia kena pukul karena tak fokus.
Bugh
Bugh .
Bugh
Darah segar mulai mengalir di sudut bibir Faris, Bayu langsung membantu Faris.
Anak buah Parjo langsung menaiki mobil yang sudah standby dan meninggalkan Faris berserta Bayu.
Bayu dan Faris langsung berlari menuju mobil, mobil mereka melaju dengan kecepatan penuh. Proses kejar mengejar pun terjadi.
Disisi lain polisi baru datang dan mulai mengejar komplotan tersebut.
" Lepasin " teriak Reva yang terus meronta-ronta di dalam mobil.
Plak tamparan keras mendarat di pipi Reva yang putih dan mengakibatkan bekas tangan.
Darah segar keluar dari sudut bibir Reva, pipinya merasa kebas dan kesakitan.
Reva di bekap dengan sapu tangan dan akhirnya tak sadarkan diri.
" Akkhhh" teriak Faris di dalam mobil, ia menjambak rambutnya sendiri merasa frustasi.
" Bay, aku nggak bisa jaga istriku" Guman Faris air matanya terus mengalir deras.
__ADS_1
" Bapak tenang dulu, kita pasti bisa menemukan Mbak Reva" ujar Bayu yang fokus menyetir mobil, padangan nya kedepan.