Cinta Karena Perjodohan

Cinta Karena Perjodohan
Bab 18


__ADS_3

Minggu pagi, reva sudah siap untuk kerumah pak andrea jalan nusa indah no 5 pondok gede. Dia mencari ojek di pinggiran jalan.


" Pak ojek, ucap reva sambil melambaikan tanggannya.


" Mau kemana neng? tanya kang ojek.


" Kalau ke Jalan Nusa indah no 5 pondok gede berapa kang? ucap reva.


" Lumayan jauh neng, 30ribu yah neng ucap kang ojek.


" Ya sudah bang, ucap reva, ia langsung memakai helm yang di berikan kang ojek.


Perjalanan lumayan jauh, reva melihat pemandangan jakarta, gedung tinggi menghiasi kota jakarta. Beberapa menit kemudian reva mulai memasuki kawasan perumahan Jalan nusa indah, di perumahan ini tamu harap lapor ke satpam. Motor mulai berhenti di depan komplek.


" Mau kemana bu? tanya satpam dengan ramah.


" Saya mau kerumah pak andrea bianco pak ucap reva ramah.


Reva di persilahkan masuk ke kawasan, kang ojek mengikuti arahan reva. Di belakang ojek yang di tumpangi reva, satpam mengikuti di belakang reva.


Sampai di rumah paling gede, No 5 reva turun dan langsung membayar kang ojek.


" Terimakasih kang, ucap reva.


Reva berdiri di pintu gerbang rumah pak andrea.


" Tett...tet..tet... suara bel berbunyi.

__ADS_1


Seseorang melihat dari balik lubang kecil.


" Maaf anda mau cari siapa? ada apa keperluanya ucap seseorang dibalik lubang kecil.


" Saya reva, saya mau bertemu dengan pak andrea bianco ucap reva sopan.


" Di tunggu sebentar ucap seseorang.


Reva menunggu kurang lebih setengah jam, pintu baru terbuka. Ia memasuki rumah bak seperti istana. Dia berjalan kaki cukup jauh untuk sampai di pintu masuk rumah.


Pak Andrea sudah menunggu di ruang tamu, walaupun beliu sudah berumur tapi ketampanannya masih terlihat jelas, dia begitu berwibawa. Melihat reva pak andrea langsung memeluk reva dengan erat.


" Cucuku ucap pak andrea tanggisanya pecah, suasana rumah menjadi sendu.


Reva memeluk balik pak andrea, ia pun meneteskan air mata.


" Maafin kakek nak, kakek sudah jahat, kakek berusaha mengirimkan surat sama antonio tapi nggak pernah di balas ucap kakek yang masih menanggis.


" Ibu sama bapak sudah meninggal dunia kek ucap reva.


Setelah melepaskan pelukannya, reva memberikan beberapa foto ibu dan bapaknya ke pak andrea.


" Kamu di jakarta sama siapa? tanya kakek pelan.


" Sebenarnya reva kesini sendirian kek, reva di suruh alm bapak kerumah kakek. hanya kakek satu-satunya keluarga reva yang reva punya saat ini ucap reva sedih.


Setelah berbincang dengan kakek andrea, reva akan tinggal di rumah kakek dan kakek andrea akan membiayai pendidikan reva.

__ADS_1


" Joko panggil kakek andrea.


" Siap tuan jawab joko, asisten pribadi pak andrea.


" Joko, kamu siapkan pesta untuk merayakan kedatangan cucuku, undang semua rekan bisnis saya dan satu lagi siapkan kamar untuk reva ucap kakek andrea.


" Kakek tapi saya harus kembali ke kosan untuk mengambil beberapa barang reva ucap reva.


" Nanti diantar sama supir yah nak ucap kakek.


Seseorang mendekati pak andrea, dia adalah kepala rumah tangga di rumah andrea, bu keke.


" Silahkan nona, biar bibi antar ke kamar ucap bi keke ramah.


Reva mengikuti bi keke, dia memasuki kamar yang begitu mewah.


" Gila, qw seperti cinderela saja guman reva sambil tertawa kecil.


Dia nggak tau kedepannya, apakah akan bahagia atau menderita??


" OKB deh qw, hihiii guman reva.


Reva duduk dikamar, ia menikmati kamar yang indah dan begitu luas. Pak andrea menyuruh asistennya untuk mengambil barang-barang reva di kos'annya.


*********


Jangan lupa like, komen, vote yah gaes.

__ADS_1


Terimakasih 😊


__ADS_2