
Kriikkkk...kriikkkk suara jangkrik terus bersiul di malam hari.
Ngiiiing...Ngiiing nyamuk berterbangan di telinga Faris.
Akhirnya Faris pun terbangun dari tidurnya, suasana kamar menjadi dingin, angin bertiup sangat kencang.
" Va..va bangun Va... ucap Faris sambil membangunkan Reva yang tertidur pulas.
" Va bangun ucap Faris dengan nada tinggi.
" Iyah mas, ada apa? tanya Reva, matanya sayup menahan kantuk.
" Aku kedinginan, ada selimut nggak ucap Faris.
Reva turun dari ranjangnya, dia berjalan menuju lemari pakaian. Reva mengambil selendang peninggalan ibunya.
" Pakai ini saja mas, aku nggak punya selimut tebal ucap Reva sambil memberikan selendang.
Faris menyelimuti tubuhnya dengan selendang sambil memeluk Reva erat.
" Mas jangan kaya gini aku nggak bisa nafas ucap Reva kesal.
" Aku takut Va, bulu kudukku merinding ucap Faris.
Faris kembali tidur di dalam pelukan Reva sampai terlelap.
Kuukuuruyuuukkkk....betok...betok...betok...
Kukuruyuuukkkk...betok...betok..betok...
Matahari mulai bersinar, cahayanya mulai masuk ke sela-sela lobang kamar Reva.
" Kesiangan guman Reva.
Reva keluar dari kamar menuju kamar mandi.
________
Mobil mewah terparkir di depan rumah Reva.
" Mobil siapa ini? guman Bu Ijum.
Ia berjalan menuju mobil dan melihat isi dalam mobil dari kaca teryata kosong.
Bu Ijum masuk ke dalam rumah Reva dengan kunci yang di berikan Reva. Ia masuk ke dalam rumah, terlihat seseorang lelaki sedang tidur nyenyak di kamar Reva.
__ADS_1
" Ko ada orang guman Ijum.
Bu Ijum memberanikan diri masuk ke dalam kamar.
" Ganteng tenan, Pangeran dari kerajaan mana ko bisa nyasar di rumah kosong guman Ijum.
" Apa jangan- jangan maling guman Ijum.
" Pak...Pakk teriak Ijum dari kamar Reva.
" Aada aapa!! Teriak Faris kaget.
" Kamu maling yah! tuduh Ijum.
" Bukan Bu ucap Faris, dia langsung terbangun dari ranjang.
Reva yang habis mandi langsung berlari menuju kamarnya, telihat Bu Ijum panik melihat sosok Faris.
" Bu Ijum panggil Reva dari balik pintu.
" Nak Reva jawab Ijum.
" Bu, dia suami saya bu mas Faris ucap Reva.
" Apah!! Suami!! ucap Ijum Syok mendengar perkataan Reva.
Mereka akhirnya duduk di ruang tamu, Reva menjelaskan semuanya ke pak Jaja dan Bu Ijum bahwa Faris adalah suaminya. Reva juga bercerita kalau dia sudah bertemu keluarganya di Jakarta.
" Kenapa nak Reva nggak ngabarin Ibu ucap Bu Ijum.
" Maaf Bu, semalam sampai sini ke malaman jadi takut menganggu ibu sama Pak Jaja ucap Reva.
" Ya sudah, nanti kalian lapor pak RT jangan lupa bawa surat Nikah. soalnya orang sini kan belum tau nak Reva dan nak Faris sudah menikah ucap Ijum.
" Iyah bu, terimakasih ucap Reva dan Faris secara bersamaan.
Akhirnya Pak Jaja dan Bu Ijum meninggalkan rumah Reva.
" Sayang, aku lapar ucap Faris manja sambil memegang perutnya.
" Reva ke warung dulu yah mas, beli beras sama telur ucap Reva.
" Ikuut ucap Faris manja.
" Sana mandi dulu mas! suruh Reva.
__ADS_1
Faris mengambil handuk di kopernya, Reva mengantar Faris ke kamar mandi. Reva mengambilkan air dulu untuk Faris dari sumur.
" Sayang sini aku bantu, ucap Faris.
Reva memberikan timba untuk mengambil air dalam sumur. Tapi Faris kebinggungan bagaimana caranya mengunakannya.
" Caranya ucap Faris.
Reva memberikan cara untuk mengambil air di sumur. Perlahan Faris mulai bisa dan bak mandi mulai penuh. Faris dengan cepat langsung mandi.
Jebur...jeburr...
" Sayang airnya dingin sekali ucap Faris mengigil kedinginan.
Reva hanya tersenyum saja, mendengarkan celotehan Faris. Setelah mandi Faris langsung memakai bajunya.
" Ayo sayang saya siap ucap Faris.
Reva dan Faris jalan bersamaan, semua orang memandang keduanya.
" Kita makan di warung makan saja yah ucap Reva.
" Iyah ucap Faris.
Sampai di Warung makan Reva segera memesan makanan nasi campur dan teh manis.
" Baru kelihatan nak Reva? tanya Tijah penjaga warung.
" Iyah Bu, saya sekarang tinggal di Jakarta bersama suami ucap Reva.
Reva dan Faris mulai makan, semua mata tertuju padanya. Penasaran siapa sosok lelaki di sebelah Reva.
" Bu sebelah Reva siapa ucap Lusi pelan.
" Katanya sih suaminya bu ucap Tijah.
" Suaminya, kan baru di Jakarta masa sudah dapat suami se ganteng itu ucap Lusi.
" Mana aku tau bu jawah Tijah.
" Ah mungkin Reva jadi PSK di Jakarta ucap Lusi.
" Husss...jangan sembarangan kalau ngomong! itu mulut apa cabe pedes bener kalau ngmngin orang bu ucap Tijah.
" Kali ajah! Ucap Lulu.
__ADS_1
Setelah selesai makan, Reva dan Faris menuju warung untuk membeli keperluan. Semua orang yang melihat Reva merasa penasaran siapa sosok di sebelah Reva?.