Cinta Karena Perjodohan

Cinta Karena Perjodohan
Bab 27


__ADS_3

" Good job pah ucap debora yang kegirangan.


Mereka berdua tertawa kecil.


" Akting papah memang keren, artis- artis papan atas ajah kalah sama papah ucap debora bangga sambil mengacungkan jempol.


" Papah gitu loh mah, papah itu jagonya Akting ucap fernandez sambil tertawa.


" Percaya deh, yang dulu di tawarin jadi artis tapi nggak jadi ejek Debora.


" Itukan karna mamah, coba kalau papah jadi artis pasti banyak cewe yang nempel sindir Fernandez.


" PD banget!! ejek debora.


" Nyatanya anak kita ajah ganteng ucap Fernandez.


Mereka masih saja tertawa kecil di kamarnya.


--------


Reva sudah pulang ke kediamannya, dia melihat kakek sedang duduk di teras belakang.


" Selamat sore menjelang malam kek sapa reva sambil mencium punggung tangan kakek.


" Sore juga balas Andrea.


Reva duduk di kursi sebelah kakeknya.


" Nak, Kakek sudah tua, kakek takut kalau suatu hari nanti kakek ninggalin kamu ucap andrea sedih.


" Kakek jangan bicara seperti itu, reva bakalan janji jagain kakek ucap reva.


" Kakek tau, tapi kakek ingin kamu menikah agar kamu ada yang jaga ucap andrea.

__ADS_1


" Menikah!! sontak reva kaget, kek umur reva saja masih 19tahun masih cukup muda untuk menikah, reva ingin memajukan perusahaan kakek ucap reva.


" Kakek tau kamu pacaran dengan nak faris, dia bakalan jadi imam yang baik buat kamu, percaya sama kakek.


" Boro- boro pacaran, kenal ajah baru, dah gitu songong lagi orangnya, sok banget batin reva.


Reva hanya menanggapi dengan senyuman manisnya.


" Kek reva mau ke kamar dulu pamit reva.


Reva mulai membersihkan tubuhnya dan memakai pakaian. Selesai mandi, Reva kembali menemui kakeknya.


" Non reva, maaf kakek nggak mau makan lapor bi sumi.


" Biar saya saja bi yang menyuapi kakek jawab reva.


Reva mendekati kakeknya, dia duduk kembali di sebelah kakek.


" Kenapa kakek nggak mau makan? tanya reva pelan.


" Reva suapi yah kek, reva janji bakalan nurutin apa kata kakek ucap reva pelan.


" Ya sudah kakek mau makan, oya besok keluarga faris akan melamar kamu ucap Andrea bahagia.


" Iyah kek jawab reva.


Reva mengambil satu piring nasi berserta lauknya. Reva mulai menyuapi kakek, walaupun dia sedih tapi dia harus bahagia di hadapan kakek, mungkin ini yang terbaik.


" Kalau reva menikah, kuliah reva bagaimana kek? tanya reva.


" Masih bisa ko nak jawab Andrea.


Makanan kakek sudah habis, kini reva saatnya makan malam, perutnya mulai keroncongan, cacing- cacing di perut sudah demo minta makanan.

__ADS_1


Selesai makan, reva kembali masuk kamar. Dia harus bersiap untuk acara besok pagi.


--------


" Tok...tok... faris panggil Debora.


" Iyah mah jawab faris dari dalam pintu.


Faris membukakan pintu, dia menyuruh mamahnya masuk ke dalam kamar.


" Faris besok kita akan ke rumah reva ucap Debora.


" Mah, secepat itukah protes faris.


" Sayang, mamah sebenarnya nggak ingin seperti ini, memaksa kamu menikah, tapi kasian papah ucap debora sedih.


" Sebenarnya faris nggak pernah pacaran sama Reva mah ucap faris jujur.


" Pacaran sesudah menikah kan lebih baik ucap Debora.


" Faris juga nggak cinta reva protes faris.


" Mencintai setelah menikah itu lebih gemoy ucap Debora.


" Idihhhh mamah, alay sekali kata- katanya, gemoy gemoy apaan sih mah gerutu faris.


" Ya sudah, mamah tunggu di meja makan kita makan malam ucap debora.


Kemudian debora keluar dari kamar faris, dia menginfokan ke suaminya.


*********


Jangan lupa like, komen, n vote...

__ADS_1


Terimakasih 😊


__ADS_2