
" Siapa yang mengirim foto tersebut yah? batin Faris bertanya-tanya.
" Apa ini ulah Ratih" batin Faris terus memikirkan sesuatu karena Ratih yang tiba-tiba datang.
" Besok pagi harus aku cek" guman Faris.
Faris juga menelfon Bayu, untuk mencari pendapat masalah ini.
" Bay nanti kamu Carikan hacker yah, ini istriku dapat foto kebersamaan ku dengan Ratih tadi siang" ucap Faris.
" Siap pak, tapi bapak nggak menyukai Ratih kan pak? balas Bayu.
" Nggak bay, buat kamu saja biar dia tak mengganggu keluarga kecilku lagi Oya bay nanti saya kirim no ponselnya ke kamu" ucap Faris sambil mengutak ngatik ponsel milik Reva.
Selesai bersiap Faris dan Reva berkumpul bersama dengan kakek di ruang keluarga.
" Bagaimana rencana kita buat liburan ke kampung halaman Reva nak Faris? tanya kakek.
" Siap kek, besok pagi kita siap-siap terus malamnya langsung meluncur ke sana" ucap Faris.
" Oya bawa supir lagi sama baby sister Reva di ajak ris, barang x kamu lelah ucap kakek.
" Iyah kek" jawab Faris.
__ADS_1
*******
Keesokan pagi, seperti biasa Faris ke kantor dan Reva ke kampus.
" Hay Va" sapa Wati.
" Hay juga wat" balas Reva.
" Va, sebenernya q mau ngmng penting sama kamu" ucap Wati.
" Mau ngmng apa wat" tanya Reva penasaran.
Mereka berjalan sambil menuju kelas, saat duduk Wati akan mulai bicara tiba-tiba dosen mata kuliah bisnis management sudah masuk kelas.
" Ya sudah bicaranya nanti kalau jam kuliah sudah kelar yah va" ucap Wati.
" Wat, mau bicara dimana? disini atau di kantin" ajak Reva.
" Di sini saja va yang sepi" ucap Wati sambil melirik ke kanan dan ke kiri.
" Ada apa sih wat, jangan bikin penasaran deh, aku mau pulang soalnya Aku harus siapkan untuk pulang kampung" ucap Reva.
" Sama siapa saja? tanya Wati yang membuat penasaran Reva.
__ADS_1
" Sama mas Faris, kakek, supir satu terus baby sister Zain" ucap Reva.
Duh mau cerita tapi belum punya bukti, takut salah" batin Wati, ia merasa kebingungan gimana harus menjaga Reva dari orang yang akan mencelakai Reva dan Zain.
" Boleh aku ikut, pengin ikut kamu liburan " ucap Wati berbohong.
" Boleh, nanti biar aku ada temennya wat" ucap Reva kegirangan.
" Makasih besti" ucap Wati sambil memeluk Reva.
Setelah berbincang, Wati menunjukan rumahnya agar nanti di jemput Reva dan suaminya.
Reva langsung pulang ke rumah, Zain sudah tidur dan di letakan di bok bayi dekat ruang keluarga. Zain memang belum punya kamar sendiri, ia tidur bersama kami. Art juga jarang masuk ke kamar kami, masuk ke kamar hanya untuk membersihkan saja.
Reva sudah mulai berkemas, ia membawa satu koper baju untuk dirinya serta Faris dan satu tas besar untuk baju Zain beserta keperluan Zain selama di kampung kakek dan neneknya.
Suasana langit sudah gelap, Reva di bantu Bi Sumi menata bawaannya di bagasi mobil, perlengkapan kakek juga sudah di siapkan tak lupa Reva membeli oleh-oleh untuk mbak jum tetangga Reva saat di kampung yang saat ini menjaga rumah peninggalan orang tuanya.
Kali ini Reva memilih memakai mobil Alphard, di depan di duduki supir dan Siti, tengah kakek dan Faris belakang aku dan Wati. Tak lupa Reva membawa stroller untuk Zain.
********
Mohon maaf kalau baru update, author sedang sakit 🙏🙏🙏
__ADS_1
Mohon doanya biar cepat sembuh
Terimakasih