
" Bagaimana caranya saya memisahkan mereka berdua, sudah berbagai cara sudah saya coba guman Cindy dalam hati.
Cindy masih sangat mencintai Faris, Dia nggak mau kehilangan Faris. Akhirnya Cindy memutar otak dan mencari cara agar keluarga mereka berantakan.
Cindy duduk sendirian di kantornya, lamunanya terhenti saat seorang karyawanya mengetuk pintu ruangan.
Tok...tok..tokk...
" Masuk teriak Cindy dari dalam.
Seseorang karyawan masuk ke dalam ruangannya.
" Maaf Bu, ini laporan keuangan bulan ini ucap Ayu.
Ayu menyerahkan datanya ke Cindy, tapi terlihat dari wajah Cindy ia terlihat lesu.
" Maaf bu, Ibu sedang sakit yah? tanya Ayu pelan.
" Nggak ko yu, ini lagi ada masalah dikit sih!
" Barang x Ibu mau cerita sama Ayu, Ayu siap dengerin ko bu. Siapa tau Ayu bisa kasih solusinya ucap Ayu sambil tersenyum.
" Masalah percintaan yu, kamu paham Faris kan? Cinta ibu di tolak. Dulu Faris sangat menyangi saya, tapi sekarang sudah nggak ucap Cindy sedih.
" Ibu bagaimana kalau ke Dukun bu, biasanya kalau cinta di tolak dukun bertindak bu. Yang tadinya nggak cinta bisa cinta ucap Ayu.
" Yang bener, nanti Ibu anterin kesana yh? ucap Cindy.
__ADS_1
Ayu pun meninggalkan ruangan Cindy, mendengar penuturan Ayu, Cindy mulai yakin kalau Faris akan kembali kepada dirinya.
Cindy akhirnya melanjutkan pekerjaannya kembali.
____________
Faris dan Reva yang masih berkumpul keluarga, merasa bahagia. Kakek Reva juga ikut berkumpul.
" Mas, aku ingin makan rujak mangga muda rengek Reva.
" Iyah, Mas akan carikan buat kamu sayang. Mulai besok hari ini kita juga akan tinggal dirumah mamah sampai anak kita lahir yah sayang ucap Faris.
" Asiap Mas jawab Reva singkat.
Semua keluarga sedang ngopi di taman belakang, Tapi Reva istirahat di kamar bawah.
Faris keluar kamar, Ia mencari ketaman belakang. Mamah Debora memang suka berkebun segala macam buah dan sayuran di teras belakang.
" Aduuuh pohon mangganya kemarin udah mamah tebang, Oya di tante Karina kayanya ada deh ucap Debora.
" Ya sudah antar aku kesana donk mah, soalnya Reva ingin makan rujak mangga muda mah ucap Faris.
Debora dan Faris pamitan untuk keluar rumah, mencari pohon mangga muda. Mereka ke rumah tante Karina tapi pohon mangga tante karina belum berbuah. Mereka pun akhirnya keliling komplek perumahan.
" Mah, itu ada ucap Faris sambil menujuk buah mangga.
Mereka mendekati rumah, terlihat rumah tersebut kosong. Faris clingak clinguk didalam rumah tapi tidak ada yang keluar dari rumah.
__ADS_1
" Ini rumah siapa sih mah? tanya Faris.
" Rumahnya tante Gladis, tapi kayanya tante Gladis lagi di Jepang. Coba mamah telfon dulu yah Sayang.
Debora mengambil ponselnya di saku celana, Ia berkali-kali mencoba menelfon Gladis. Setelah meminta izin, Faris mengambil mangga dengan menaiki pagar rumah Tante Gladis.
Saat Faris naik ke pagar dan baru mengambil 2 buah tiba- tiba suara anjing mengagetkan Faris.
Guk...guk...gukk,,, suara anjing terus menerus menggonggong.
Preeeetttttt.....
Faris pun terjatuh dan bajunya robek tersangkut pagar.
Anjingnya terus menggonggong, Faris dan Debora langsung berlari menjauhi rumah Gladis.
Mamah Debora dan Faris kembali pulang kerumah dengan membawa 2 buah mangga muda.
Faris masuk ke dalam kamar, Reva masih rebahan di atas ranjang.
" Sayang, ini mangga mudanya mau di apain? tanya Faris sambil memberikan manga tersebut ke tangan Reva.
" Baju kamu kenapa mas, ko sobek ucap Reva sambil tertawa kecil.
" Habis di kejar anjing ucap Faris lemas.
Reva pun langsung mencium pipi suaminya agar tidak marah lagi.
__ADS_1
" I love you mas bisik Reva.
Kemudian Reva meninggalkan Faris di kamar sendirian.