Cinta Karena Perjodohan

Cinta Karena Perjodohan
Bab 65


__ADS_3

Di Rumah Sakit Mitra Sejahtera


Mobil Faris berhenti di depan IGD.


" Dokter..Suster! panggil Faris sedikit berteriak.


Perawat dan Satpam langsung mengambil Branker. Faris mengendong Reva dan meletakanya di Branker. Reva di bawa masuk ke ruangan untuk di periksa Dokter.


Dokter Riky langsung memeriksa keadaan Reva, sedangkan Faris menunggu di depan. Setelah Dokter memeriksa, Faris di panggil ke ruangan Dokter.


" Bagaimana keadaan istri saya Dok ucap Faris khawatir.


" Istri bapak Baik-baik saja.


" Alhmdulillah..


" Selamat yah pak, Istri bapak hamil.


" Apa!! Istri saya hamil dok ucap Faris kaget.


" Iyah pak, nanti saya akan siapkan USG ucap Dokter Riky.


Hatinya begitu bahagia mendengar istrinya hamil. Setelah berbicara, Faris langsung ketempat Reva berbaring.


" Sayang ucap Faris lembut sambil memeluk Reva yang sudah tersadar.


" Alhmdulillah Mas, Allah kasih kepercayaan pada kita secepat ini ucap Reva bahagia sambil menanggis.


" Makasih yah sayang, jaga anak kita baik-baik ucap Faris.


Reva di bawa ke ruang kandungan, Reva berbaring di tempat. Perawat memberikan gel ke perut Reva. Dokter Riky mulai mengarahkan alat usg di perut Reva.


Semua mata memandang layar yang ada di depan, Dokter Riky mengarahkan Alat usg ke kanan dan kekiri.

__ADS_1


" Ini kantong rahimnya pak, dan ini janin ucap Dokter Riky.


" Berapa usia kandunganya pak?? tanya Faris.


" 4 Week, bulan depan balik lagi kesini ucap Dokter Riky.


Setelah di USG, Reva dan Faris duduk di depan meja Dokter Riky. Dokter Riky menjelaskan kalau kondisi janin sehat. Dokter juga memberikan resep vitamin dan penguat kandungan.


Reva dan Faris keduanya, Akhirnya pulang. Faris nggak mau Reva kelelahan, sebelum sampai rumah, Ia membeli makanan.


" Kamu di mobil saja yah sayang, mas mau beli makan malam ucap Faris.


" Tapi aku nggak mau jauh-jauh dari kamu mas ucap Reva manja.


" Sebentar saja sayang ucap Faris.


Faris keluar dari mobil dengan cepat, Ia membeli lauk serba seafood. Setelah menunggu beberapa lama, makanan sudah matang.


" Mas kenapa pelan sekali!! ucap Reva sambil manyun.


" Sayang, aku nggak mau anak kita kenapa-kenapa. Yang paling penting kita pulang dengan selamat ucap Faris pelan.


" Tapi aku mual Mas, rasanya ingin muntah bau mobil kamu Mas.


" Sabar yah Sayang, sebentar lagi sampai rumah ko, ucap Faris sambil memberikan kantong kresek untuk Reva.


Akhirnya sampai rumah, Reva dengan pelan keluar mobil di bantu Faris. Mereka masuk ke dalam rumah.


" Makan dulu yah sayang ucap Faris sambil berjalan menuju meja makan.


Faris menarik kursinya untuk Reva, kemudian Ia mengambil piring dan tempat untuk lauknya.


" Biar Reva saja Mas ucap Reva.

__ADS_1


" Nggak usah Sayang, kamu duduk saja dengan tenang. Mas yang akan menyiapkan semuanya ucap Faris.


Setelah makanan sudah tertata di meja, keduanya makan bersama. Reva menyuapkan makanannya dengan lahap.


" Makannya pelan-pelan donk yank.


" Iyah mas. ucap Reva sambil mengunyah makanan yang sudah ada di mulutnya.


Selesai makan, Faris membersihkan meja makan. Reva hendak membantu suaminya tapi tidak di izinkan. Setelah makan, Faris mengunci semua rumah.


" Ayo sayang ke kamar suruh Faris.


Mereka berjalan saling beriringan, Reva hendak menaiki tangga tapi di tahan oleh Faris.


" Tunggu ucap Faris.


" Kenapa lagi Mas, Aku sudah mengantuk ucap Reva lemas.


" Mas gendong kamu ucap Faris.


" Nggak usah mas, Reva nggak kenapa-kenapa!! rengek Reva.


" Nurut sama suami donk sayang, Mas nggak mau kamu dan calon anak kita kenapa-kenapa ucap Faris.


Akhirnya Reva menurut, Faris mengendong Reva menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar.


Setelah selesei mereka berganti baju tidur, Reva dan Faris berbaring di ranjang. Sebelum tidur Faris mengusap dan menciumi perut Reva yang masih rata.


" Sayang, jangan di ciumin terus donk! Aku geli Mas ucap Reva.


" Iyah Sayang ucap Faris.


Akhirnya mereka pun tertidur dengan pulas.

__ADS_1


__ADS_2