
Faris berjalan mendekati Reva yang sedang duduk di taman.
" Sayang" panggil Faris.
Reva langsung menengok ke sumber suara, Dia melihat Faris sedang berdiri di belakang Reva.
" Mas ko sudah pulang ucap Reva pelan.
" Mas nggak mau kamu salah paham, sebelum kamu melihat Fotonya mas bakalan jelasin ucap Faris, Ia duduk di sebelah Reva.
" Aku dah liat fotonya ko Mas, hati ku sakit sekali Mas ucap Reva pelan sambil meneteskan Air mata.
" Maafin Mas yank, beneran mas nggak pernah berhianat dari kamu. Makanya mas langsung pulang mau jelasin sama kamu yank!
" Makasih yah mas, Reva percaya ko! Mas nggak selingkuh sama Cindy.
" Makasih yah Sayang, ucap Faris seraya sambil memeluk Reva.
" Oya kamy liat Foto dimana? sedangkan kamu kan nggak tau Sosial medianya Cindy?? tanya Faris.
" Dari Amel mas, tiba-tiba dia ngasih ponselnya, Aku tuh nggak suka mas sama Dia! ucap Reva.
" Ya sudah besok bakalan Mas Pecat!!
" Jangan di Pecat mas, kasian!! ucap Reva.
Mereka akhirnya duduk di taman, Reva masih saja di peluk Faris.
" Pulang yuk, malu di liatin orang Mas ucap Reva sambil tersenyum.
" Ayok, kita lanjutin dirumah saja yah Sayang. Mas kangen pengin main kuda lumping ucap Faris bahagia.
Keduanya tertawa seperti orang gila, serasa Dunia milik kita berdua. Faris dan Reva berjalan menuju parkiran motor. Faris sudah di atas motor dan Reva duduk di belakang Faris.
__ADS_1
" Siap, peluk donk Sayang ucap Faris sambil menarik tangan Reva.
Motor melaju dengan sangat pelan, mereka berdua asyik mengobrol. Sampai di rumah, Amel melihat dari jendela, kalau majikannya baik- baik saja.
" Sial! kenapa nggak ribut sih!! malah makin mesra saja!! aku harus lapor sama Non Cindy batin Amel.
Amel langsung ke belakang, Dia menyibukan diri di dapur. Mereka berdua langsung masuk kedalam kamar.
" Mumpung keduanya di dalam kamar, lebih baik aku telfon Non Cindy saja dulu! guman Amel.
Amel mengambil ponselnya di dalam saku celana, Dia mencoba menghubungi Cindy. Saat Faris ke dapur, ia melihat Amel sedang berbicara di telepon. Faris menghentikan langkahnya dan mencoba mendengarkan pembicaran Amel yang menurutnya mencurigakan.
" Halo Non Cindy.
" Iyah Mel, bagaimana keadaan keluarga Faris! semoga saja istinya minta Cerai ucap Cindy di balik telfon sambil tertawa.
" Apa!! Cindy, berarti selama ini Amel bersekongkol ingin menghancurkan rumah tanggaku bersama Reva batin Faris.
" Apaaahh!! ucap Cindy kaget.
Cindy langsung mematikan panggilannya, Faris juga langsung meninggalkan Amel. Faris kembali ke kamarnya, Ia melihat istrinya yang baru keluar dari kamar mandi.
Faris mengandeng Reva keluar kamar, Faris membawa Reva ke taman belakang Rumah.
" Mas, aku malu cuman pake handuk kimono saja! ucap Reva.
" Malu kenapa sih Sayang, ini kan di dalam rumah ucap Faris.
" Malu saja mas, itu ada Amel ucap Reva.
" Anggap saja Amel nggak ada! jawab Faris.
Faris dan Reva duduk di kursi taman belakang rumah. Faris mencium bibir Reva dengan lembut. Dari kejauhan Amel melihat majikannya sedang bercumbu mesra.
__ADS_1
" Ngapain bermesraan di hadapanku! kesal Amel.
" Mas aku malu ucap Reva, pipinya merah merona.
Faris masih saja memainkan aksinya, Dia terus menciumi bibir dan leher Reva dengan lembut.
Faris juga melihat Amel sedang memantau dirinya dan Reva. Faris mengendong Reva menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamar kembali.
Mereka berdua melewati sore yang panjang, setelah berjauhan Faris melepas rasa kangennya.
Sore berganti malam, Reva masih tergulai lemas di ranjang. Faris hanya tersenyum melihat istrinya yang sudah tidak berdaya. Kemudian Faris memakai celana pendek beserta kaos. Dia keluar kamar, Ia melihat Amel sedang menata makan malam.
" Malam Tuan sapa Amel sopan.
" Mel, Kamu saya Pecat! ucap Faris tanpa basa- basi.
Amel yang kaget mendengar perkataan bosnya, Ia langsung menanggis.
" Kenapa Tuan pecat saya!! salah saya apa Tuan!! hikss....hikss... ucap Amel sambil menanggis.
" Salah kamu! karna sudah berhianat!! Aku tau kamu mau menghancurkan rumah tanggaku bersama Reva!! ucap Faris tegas.
Deg...Deg...Hati Amel berdetak begitu kencang, keringat dingin bercucuran.
" Maafkan saya Tuan!! tolong jangan pecat saya!! ucap Amel sambil memohon.
" Saya dan keluarga saya sudah memperlakukan kamu dengan baik, tapi apa!! kamu malah mau menghancurkan rumah tanggaku!! ucap Faris marah dengan nada tinggi.
" Saya hanya di suruh nona Cindy Tuan, maafkan saya!! hiksss...hiksss....
" Silahkan pergi dari sini, Ini gaji kamu!! ucap Faris.
Akhirnya Amel meninggalkan rumah Faris dan Reva. Faris juga sudah menelfon mamahnya dan menjelaskan semuanya, kalau Amel di pecat.
__ADS_1