Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 99


__ADS_3

Malam itu Luna nampak gelisah di pinggir kasur nya , ia menatap linggrie yang di berikan ibunya saat ia baru masuk kamar tadi . Ia tak tau harus memakai lingerie itu atau tidak sementara Rayhan lelaki itu masih berbincang dengan dewa di ruang tamu .


" Nanti kalau Luna sudah pindah kerumah mu papa minta tolong jaga anak papa itu ya Rayhan , dia anak perempuan papa satu satunya. Dari kecil dia selalu manja , papa tak pernah sekalipun memukul atau memarahi dia berbeda dengan Alvan yang sering papa marahi .Jadi papa mohon sama kamu kalau Luna buat salah atau bikin kamu kesal tolong maafkan dia nasehati dia dengan baik jangan sampai kamu melukai hatinya. " Ucap dewa pada mantunya itu .


" Saya Tak bisa berjanji untuk tak menyakiti hati Luna pa tapi saya akan berusaha membahagiakan anak papa semampu saya . " Ucap Rayhan penuh keyakinan hal itu membuat dewa senang .


" Baiklah kalau begitu papa bisa tenang menitipkan Luna pada mu . " Ucap dewa tersenyum seraya menepuk pundak mantunya itu perlahan .


" Apa aku harus benar benar memakai ini , Kalau aku pakai aku malu tapi kalau aku gak pakai aku teringat kata kata mama barusan. " Ucap Luna Pada dirinya sendiri . Ia kembali mengingat kata kata mama nya jika ia ingin Rayhan bahagia malam ini maka ia harus memberikan yang terbaik dengan memakai lingerie itu .


" Sudahlah kenpa aku harus malu toh kak Rayhan suamiku ini . " Ucap Luna akhirnya memutuskan untuk memakai lingerie itu .


" Astaga ini benar benar menerawang aku seperti tak memakai baju sama sekali . " Ucap Luna menatap dirinya di cermin . " Muka Luna semakin memerah melihat pancaran tu buh nya sendiri .


" Aku lepas saja , bukanya bahagia malah kak Rayhan nanti akan canggung ." Ucap Luna ingin berganti pa kai an lagi namun belum sempat ia membukanya , Luna lebih dulu terkejut mendengar suara derit pintu kamar nya .


Dengan kecepatan super gadis itu segera menutupi lingerie yang ia pakai di dalam selimut tebal nya .


" Sialan , Kak rayhan sudah datang . " Ucap Luna kesal karena ia belum sempat mengganti lingerie itu dengan baju tidur nya.


" Kamu kenapa panik begitu ?" Tanya Rayhan pada istrinya itu , lelaki itu berjalan mendekati Luna dan duduk di samping istrinya itu.


" Kakak gak mandi dulu ?" Tanya Luna takut , ia ingin mengulur waktu agar suaminya itu pergi dan ia bisa berganti pakaian .


" Kenapa kamu tiba tiba menjadi pelupa sayang , Tadi kan kakak sudah mandi. " Ucap Rayhan semakin mendekati luna , reflek Luna langsung mengeratkan selimut itu pada tubuhnya .


" Hahaha kamu lucu sekali , Tenang saja kakak tak akan minta sebelum kamu mengizinkan nya . " Ucap Rayhan tertawa melihat ekspresi istrinya yang begitu ketakutan .

__ADS_1


" Em ... sebenarnya Luna mengizinkan kakak tapi Luna malu . " Ucap gadis itu menutupi wajah cantik nya dengan selimut tebal .


" kenapa harus malu aku ini suami mu Luna . " Ucap Rayhan menindih tu buh istrinya itu ." Ucap Rayhan semakin membuat pipi Luna memerah . Wanita itu menyingkirkan selimut hingga batas dada nya .


Di pandang nya wajah suaminya itu dengan malu malu , melihat itu Rayhan semakin gemas . Lelaki itu mendekatkan wajahnya pada istrinya Luna . Disingkirkan nya rambut rambut Luna yang menghalangi wajah gadis di dalam Kungkungan nya itu .


" Tatap mata kakak Luna . " Ucap Rayhan lembut , seakan tersihir Luna pun menatap manik mata suaminya itu , dengan perlahan Rayhan mulai men ciu mi bi bir Luna dan me lu mat nya lembut . Mendapatkan perlakuan seperti itu Luna pun dengan spontan menutup matanya me nik mati setiap rasa yang di berikan suaminya itu padanya .


" Balas ciu man kakak Luna . " Perintah Rayhan pada istrinya itu , tanpa menolak Luna langsung saja membalas ciu man Rayhan itu , Tangan Rayhan tak tinggal diam ia terus meremas si buah kenyal yang ada pada diri Luna . Membuat Luna tak henti hentinya melenguh ..


" Em ...kak.." ucap Luna tertahan karena ciu man yang Rayhan berikan .Rayhan semakin berani lelaki itu men ciu mi leher Luna dan meninggalkan jejak kepemilikan nya di sana hal itu semakin membuat Luna terlena .


Lama kelamaan Rayhan tak kuasa lagi , lelaki itu segera menyingkap selimut yang menghalanginya dan matanya setketika melotot melihat Luna hanya mengenakan lingerie di balik selimut .


" Kakak kenapa lihatnya sampai begitu jangan jangan kakak tak suka dengan saran yang diberikan mama ya . " Ucap luna keceplosan , Rayhan tersenyum menatap istrinya itu .


" Jadi mama yang menyuruhmu memakai ini . Tapi tak apa kakak tetap menyukai nya meski bukan kamu yang berinisiatif memakai nya . " Ucap Rayhan langsung merobek lingerie di hadapannya itu .


" Kakak ganas hanya dengan mu sayang . " Ucap Luna langsung men ciu mi bi bir istrinya kembali .


" Em ...kak.." ucap Luna tak kuasa menahan de sah an nya .


Ciu man Rayhan turun ke leher Lalu turun lagi dan berhenti tepat di buah kenyal milik istrinya itu . Tangan kiri Rayhan sibuk me mi Lin Dan me re mas buah kenyal istrinya itu sementara yang satunya sibuk bermain main di bawah sana .


" Ah ...kak ...em ..." Le nguh luna semakin keras ketika Rayhan men ji la ti dan menghisap buah kenyal istrinya itu dengan semangat .


" Enak ...?" Tanya Rayhan kepada Luna . Bukannya menjawab Luna malah menutup wajahnya karena ia tak bisa memungkiri jika apa yang dilakukan Rayhan membuat ia ke enak kan .

__ADS_1


Rayhan tak memperdulikan itu , ia semakin bersemangat memainkan jari nya di ba wah Luna tak tinggal diam mulutnya terus me ji Lat dan meng hi sap buah kenyal itu dengan gemas .


" Engh ...kak aku mau pipis . " Ucap Luna membuat Rayhan tersenyum karena berhasil membuat luna meraih puncak pertama nya .


" Kakak ..." Teriak Luna tak kuasa menahan gelombang yang akan datang dari dalam tubuh nya .


" Mari kita mulai sayang . " Ucap Rayhan berbisik di telinga istrinya itu lelaki itu mulai me lu ci ti pakai an nya dan memasukkan peliharaan nya ke dalam sangkar yang belum pernah ia ia masuki sebelumnya .


" Sakit ...kak..." Teriak Luna membuat Rayhan sedikit tak tega , di usap nya rambut Luna dengan sayang .


" Tahan ya sayang sebentar lagi masuk. " Ucap Rayhan men cium bi bir istrinya itu seraya me ma suk kan peliharaan nya lebih dalam lagi dan berhasil merobek satu satu nya penghalang di bawah sana .


" Sakit ...hiks ...Kakak jahat. " Ucap Luna meneteskan air matanya saat merasakan sakit di ba wah sana ia merasa orang orang membohongi nya katanya melakukan itu adalah ke nik ma Tan tiada Tara tapi buktinya malah sebaliknya . Rayhan langsung mengusap air mata itu dengan jarinya perlahan .


" Maaf ya ...Kamu belum terbiasa makanya sakit tapi lama kelamaan juga kamu akan terbiasa dan me nik ma ti nya . " Ucap Rayhan pada istrinya itu .


" Sekarang boleh kakak mulai lagi . " Tanya Rayhan pada Luna , Luna hanya bisa mengangguk kan kepalanya ia tak mau menolak hal itu dan membuat suaminya kecewa walaupun ia sangat kesakitan dan merasa perih . Rayhan memulai permainan itu dengan tempo perlahan ,lama semakin lama Luna mulai me nik ma ti permainan itu..


" Engh ...kak .." ucap Luna yang akan meraih puncak keduanya . Rayhan semakin mencepatkan permainan itu hingga ia pun juga sudah tak ta Han lagi .Lelaki itu meraih bantak di samping nya dan mengganjal pinggul istri nya dengan itu . Setelah itu ia melenguh panjang bersamaan dengan Luna dan menumpahkan benih benih cinta mereka di rahim istrinya itu .


...


.


.


Mungkin akan sedikit lama review nya ya ... hehehe jangan lupa like komen vaf dan hadiah .

__ADS_1


Di lanjut besok.


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR .


__ADS_2