Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 79


__ADS_3

Hari ini merupakan hari yang membahagiakan bagi Alma dan Alvan karena hari ini adalah hari pernikahan mereka berdua secara negara . Saat ini pasangan itu tengah dudup bersama sama di pelaminan .


Alma nampak anggun dengan gaun pengantin yang ia kenakan meski perutnya sedikit membuncit wanita itu tetap saja cantik membuat setiap orang yang melihatnya kagum dan tak ingin mengalihkan pandangannya dari gadis itu .


Sementara Alvan lelaki mengenakan jas dan juga celana panjang berbahan dasar kain yang membuat ia tampak gagah dan tampan. Pasangan itu nampak sempurna senyum keduanya pun tak pernah pudar .


" Selamat ya mbak Alma ...Luna ikut senang kalian telah menjadi pasangan suami istri yang sah di mata agama maupun sah di hadapan negara .


" Terimakasih Luna , mbak juga senang karena sebentar lagi kamu nyusul mbak ke pelaminan . " Ucap Alma memeluk adik iparnya itu.


" Kak Alvan ...jaga kak Alma baik baik jangan sakiti hatinya lagi kalau gak mau Luna marah juga sama kakak . " Ucap Luna pada kakaknya itu .


" Tenang saja kakak tak akan menyakiti hati kakak iparmu lagi . " Ucap Alvan mentap Alma tersenyum , Luna juga ikut tersenyum melihat itu kemudian ia melirik Rayhan yang sedari tadi hanya diam .


" Apa kakak mau jadi patung di pernikahan mbak Alma sama kak Alvan . " Sindir Luna membuat Rayhan terkekeh lelaki itu menatap kakak dan kakak iparnya tersenyum .


" Selamat ya kak Alvan mbak Alma semoga kalian semakin langgeng hingga tua nanti . " Ucap rayhan tulus .


" Terimakasih .. Dokter Rayhan saya doakan juga semoga pernikahan kalian lancar nanti ." Ucap Alma mendoakan..


" Amin..." Ucap Alma tersenyum , melihat istrinya itu tersenyum dengan pria lain membuat Alvan berdecak tak suka .


" Jangan tersenyum padanya sayang .." peringatan dari Alvan membuat Alma menghela nafasnya lelah .


" Mas ini selalu saja cemburuan sama orang, lagi pula dokter Rayhan sebentar lagi akan menjadi adik ipar mu mas kamu tak boleh bersikap seperti itu." Ucap Alma menasehati suaminya itu ..


" Maaf sayang mas hanya tak suka saja ..." Ucap Alvan menarik pinggang istrinya itu agar lebih dekat dengan nya .


Rayhan dan Luna pun turun dari panggung pelaminan itu tak berapa lam seoarang gadis dengan gaun seksi dan sangat cantik datang menghampiri Alma dan Alvan .


" Selamat ya Van .." ucap wanita itu tersenyum cintil pada Alvan anehnya Alvan ikut tersenyum dan itu membuat Alma kesal .

__ADS_1


" Terimakasih alexsa , semoga kamu cepat menyusul dan aku harus menjadi orang pertama yang menerima undangan mu . " Ucap Alvan tersenyum ramah pada gadis di hadapannya itu .


" Kamu akan segera mendapatkan nya tuan Alvan...tapi sebenarnya aku lebih suka duduk di pelaminan ini bersama mu . " Ucap Alexa bercanda tapi justru malah membuat Alma kesal gadis itu mencubit pinggang suaminya untuk melupakan emosinya .


" Aduh sakit sayang kenapa kamu cubit pinggang mas ." Ucap Alvan mengusap pinggangnya perlahan .


Alma tak memperdulikan hal itu ia lebih memilih melanggati wanita di hadapannya itu .


" Maaf ya mbak tapi tak ada kursi kosong lagi di sini jadi mbak cari kursi yang lain saja .." ucap Alma membuat Alvan tersenyum ia senang istrinya itu cemburu .


" Wow .. istri mu sangat mencintaimu ya Van buktinya dia sedang cemburu saat ini . " Ucap Alexsa tersenyum pada alvan .


sedangkan Alvan lelaki itu melirik Alma yang masih memanyunkan bibirnya tak suka , di ciumnya bibir itu pelan .


" Dia memang sangat mencintai ku ...Akupun juga sangat mencintai nya . " Ucapan Alvan itu membuat Alma yang tadinya marah pun langsung mereda amarah nya Bahkan kini pipinya telah memerah seperti tomat yang sudah matang .


" Kalian memang sungguh pasangan serasi, mana mungkin aku mengganggu pasangan seperti kalian .Tapi aku serius mau mengirimi undangan segera . " Ucap Alexa pada mantan kekasih nya itu .


" Benarkah aku tak pernah mendengar mu dekat dengan lelaki siapa dia?" Tanya Alvan penasaran , Alma hanya diam menggenggam tangan suaminya itu ia tak merasa cemburu lagi pada alexsa karena ia lihat wanita itu tak berniat jahat padanya .


" Benarkah .. apa dia masih beristri ?" Tanya Alvan pada Alexsa dengan curiga .


" Tidak enak saja , kamu pikir aku ini plakor apa gimana dia baru saja bercerai dengan istrinya dan itu bukan karena diriku ya Alvan . " Ucap Alexsa mengerucutkan bibirnya kesal karena Alvan berbicara seperti itu .


" Lalu dimana pacar mu itu ?" Tanya Alvan Penasaran .


" Dia di sana ..." Tunjuk Alexsa pada seorang pria setengah baya yang membuat Alexsis dan Alvan terkejut .


" Om tiyok ..." Ucap Alvan dan Alma bersamaan karena mengenali siapa yang di tunjuk Alexsa .


" Kalian mengenal nya ?" Tanya Alexsa mentap Alma dan Alvan bergantian , Alvan hendak mengatakan kebenaran namun istrinya itu sudah lebih dulu berkata .

__ADS_1


" Em ...hanya beberapa kali bertemu tak kenal dekat ia kan mas ." Ucap Alma menatap tajam pada suaminya itu , Alvan yang ditatap seperti itu pun langsung mengerti .


" Iya ...benar yang di katakan Alma . " Ucap Alvan mengiyakan apa yang dikatakan istrinya itu .


"Oh begitu , ya sudah ya aku pergi dulu soal nya pacar ku itu tak suka berada lama lama di keramaian . " Ucap Alexsa berpamitan pada pasangan di hadapannya itu , setelah itu Alexsa pergi menemui tiyok .


" Bagaimana perasaan Rayhan jika melihat ayahnya bersama wanita lain padahal ibunya belum resmi bercerai dengan ayah nya itu ." Ucap Alvan prihatin pada calon adik iparnya .


" Mas ini aneh kalau bertemu dengan Dokter Rayhan tak suka tapi mas juga merasa kasian sama dia . " Ucap Alma menatap suaminya itu heran .


" Ya kan dia calon adik ipar ku tentu aku harus kasian sama dia dong sayang . " Ucap Alvan menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal .


" Terserah mas saja . " Ucap Alma pada suaminya itu .


" Sayang kita kan menikah hari ini berarti nanti malam kita harus merayakan malam pertama kita seperti pasangan pada umumnya . " Ucap Alvan mengedipkan matanya pada istrinya itu .


" Enggak Alma capek mas lagi pula malam pertama kita udah 1 tahun yang lalu dan mas gak melakukan apapun waktu itu . " Ucap Alma pada suaminya itu .Alvan terkekeh mendengar nya lealki itu memeluk Alma erat dan berbisik di telinga nya .


" Mas gak perduli sayang ...pokoknya nanti malam kamu harus layani mas menolak suami itu tak baik sayang . " Ucap Alvan membuat Alma tak bisa menolak nya .


" Iya mas tapi nanti malam mas harus pijitin kaki Alma dulu soalnya kaki Alma pegel ." Ucap Alam pada suaminya itu .


" Oke sayang ku . " Ucap Alvan mencium bibir istrinya itu sayang . Setelah itu mereka kembali menyambut tamu yang berdatangan memberikan selamat padanya dan Alma .


...


...


...


Tiyok jahat ya gays ....

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VAF DAN HADIAH .


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR


__ADS_2