Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 43 .


__ADS_3

Malam pun datang membawa kebahagiaan tersendiri bagi Alvan , lelaki itu kini tengah memeluk pinggang istrinya erat seperti tak mau melepaskan nya sama sekali .


Alma pun tak memperotes tindakan suaminya itu , ia begitu menikmati pelukan yang di berikan suaminya itu .


" Besok aku terapi nya sama Luna saja ya mas . " Ucap Alma meminta izin .


" Kenapa begitu , kan biasanya mas yang nganter . " Ucap Alvan tak suka .


" Luna ingin ikut katanya dia bosen di rumah terus . " Ucap Alma jujur .


" Ikut tinggal ikut , pokok nya mas tetep nganter kamu , mas gak rela kalau kamu ketemu dokter Rayhan lagi terus ujung ujung nya kamu di godain sama dia . " Ucap Alvan tak suka .


" Mas ini masih saja cemburu sama dokter Rayhan padahal kan dokter Rayhan orang nya baik dan dia juga hanya teman Alma tak lebih dari itu. " Ucap Alma kesal .


" Tetap saja mas tak suka . " Ucap Alvan kesal , lelaki itu mendekat kan bibirnya di telinga Alma .


" Dan mas gak suka kamu puji lelaki lain di hadapan mas . " Lirih Alvan berbisik di telinga Alma .


Alma merasa geli dengan perbuatan suaminya itu .Wanita itu menggeliat membuat apa yang di bawah sana bangun akibat tak sengaja bersentuhan dengan paha wanita itu .


" Kamu menggoda ku sayang ..." Ucap Alvan mentap istrinya Tajam .


" Apa ...Alma goda mas apa ." Ucap Alma pura pura tak tau padahal wanita itu sadar bahwa dirinya telah membangunkan apa yang ada di bawah sana walaupun ia tak sengaja melakukan nya .


" Jangan ...pura pura sayang ...atau mas akan mengajak mu berolahraga sekarang . " Ucap Alvan semakin mempererat pelukannya pada Alma .


" Em... Mas ini apa apa an . " Ucap Alma gugup , mendengar itu Alvan langsung membuat Alma terlentang dan menindihnya .


Alvan mencium bibir Lembut Alma dan ********** perlahan , Alma pun spotan membalas ciuman itu . Alvan memasukan tangan nya ke dalam baju yang di kenakan istrinya itu dan mulai memberikan remasan remasan kecil pada tonjolan di dada Alma .


Diperlakukan seperti itu tentu membuat Alma tak bisa menahan ******* yang sedari tadi ingin keluar dari mulut nya. Gadis cantik itu tak kuasa menerima setiap kenikmatan yang Alvan begikan .


Alvan begitu mengerti bagian tubuhnya yang begitu sensitif hingga ia semakin keras mendesah membuat Alvan semakin bersemangat melakukan nya , tak lama lelaki itu segera melepaskan pakaiannya dan pakaian Alma dan mereka pun menikmati malam bersama dengan begitu panas ..


...

__ADS_1


..


Sementara itu di rumah Rayhan tengah menatap ibunya lelah , ia baru pulang dari rumah sakit dan ibunya itu sudah membawa perempuan datang kerumahnya untuk di kenal kan pada dirinya , setiap hari selalu begitu membuat Rayhan tak ingin pulang ke rumah nya .


Ia bukan anak kecil lagi yang apa apa harus membutuhkan bantuan orang tuanya , ia bisa mencari pasangan sendiri walaupun itu butuh waktu . Hatinya butuh waktu untuk menerima seseorang kembali .


" Mama ini ... Selalu saja begitu , lama lama Rayhan gak mau pulang ke rumah kalau mama terus seperti itu . " Ucap Rayhan memasuki kamar nya di ikuti oleh mauren ibunya .


" Apa salah nya sih nak ...cuma kenalan saja . " Ucap mauren pada anaknya itu .


" Rayhan bukan anak kecil lagi ma..." Ucap Rayhan menatap tajam pada ibunya itu , Ia tak suka mamanya ikut campur urusan percintaan nya .


" Sampai kapan ...mama juga ingin seperti para teman teman mama yang sudah memiliki menantu dan cucu , mama ingin seperti mereka han..." Ucap mauren memelas .


" Lalu kenapa dulu mama menolak menantu pilihan Rayhan ?" Tanya Rayhan pada ibunya itu .


" Karena mama gak mau kamu menghabiskan sisa hidup mu untuk mengurusi dia han... Itu demi kebaikan kamu . Tapi kamu selau mengungkit wanita itu jika mama terus menanyakan tentang perempuan , mama sudah lelah . Mama menyerah kamu boleh membawa wanita itu kesini lagi mama sudah memutuskan untuk menerimanya dari pada melihat kamu menjadi perjaka tua . " Ucap Mauren pasrah karena Rayhan selau menyalahkan dia karena menolak Alma .


" Terlambat , dia sudah menikah dengan orang lain dia sudah bahagia , aku gak mau rusak kebahagiaan nya . " Ucap Rayhan memasukkan jas dokter yang ia kenakan ke dalam lemari .


" Mama pikir mencari perempuan yang mau sama Rayhan itu semudah membeli roti .." ucap Rayhan membuat Mauren ingin tertawa tapi ia juga sedang serius jadinya Mauren hanya bisa menahan tawanya .


" Banyak yang mau sama kamu tapi kamu gak mau sama mereka , mama bingung jadinya . " Ucap Mauren pada anak nya itu .


" Rayhan hanya ingin memilih wanita yang mencintai Rayhan dengan tulus dan Rayhan juga mencintainya. Kalau hanya wanita itu yang mencintai Rayhan , Rayhan takut menyakiti nya . " Ucap Rayhan membuat Mauren terdiam .


Selama ini ia selalu menganggap Rayhan itu masih seperti putra nya saat masih kecil ia tak menyangka putranya itu sudah dewasa .


" Baiklah mama tak memaksa ataupun mengenalkan perempuan pada mu lagi .Carilah sesuka mu tapi ...jangan lama lama ..." Ucap Mauren mengalah , wanita itu keluar dari kamar anaknya. Rayhan bernafas lega mendengar Jawaban ibunya itu sebelum pergi .


...


..


..

__ADS_1


Luna menatap ke luar jendela ini sudah tengah malam dan ia tak bisa tidur , ia ingin mencari teman bicara tapi siapa , ia tak memiliki kekasih atau teman dekat .


" Hidup ku ...sepi sekali seperti kuburan " ucap Luna pada dirinya sendiri cukup lama ia memejam kan matanya namun mata itu tak kunjung tertutup .


" Ck ... Siapa yang bisa di ajak ngobrol , apa aku ke kamar kak Alma saja . Tapi ...aku yakin mereka pasti sedang bikin keponakan ku . Aku tak mau menggangu mereka supaya aku cepat memiliki ponakan . " Ucap Luna membatalkan niat nya untuk pergi ke kamar Alma .


" Apa telpon mama aja ya ...ini sudah malam pasti aku di omelin.. " ucap Luna cemberut .


" Ah .. nasip ku yang tak punya pacar , kapan aku menemukan lelaki yang mau dengan ku ini . " Ucap Luna ... Frustasi .


" Aku buat mie instan saja ... Bodo amat soal jodoh karena sudah ada yang ngatur . " Ucap Luna turun dari kasur nya gadis itu ingin memanjakan lidah nya .


Ia pun pergi ke dapur saat melewati kamar Alvan ia berhenti .


" Asataga. ..kencang sekali suara kak Alma . " Ucap Luna tak menyangka .


Ia menutup telinga nya dan kembali melangkah menuju dapur ,Setelah memasak mie instan ia kembali ke kamar dan menyalakan laptop nya ia menonton konser K-Pop kesukaan nya .


" Astaga Jungkook tampan sekali ..." Ucap Luna senyum senyum sendiri.


" Apa mungkin Jungkook itu jodohku ...." Ucap Luna PD ...


" Sudah lah .... Jangan berhayal lagi Luna ... " Ucap Luna pada dirinya sendiri kemudian gadis itu segera menghabiskan mie instan di tangan nya dan kembali untuk berusaha tidur .


..


..


.


Ayo ayo .


mana nih yang baca , sepi sekali seperti hidup Luna ya ...


tunggu kelanjutannya ...di jamin makin seru jangan lupa like , komen , vaf dan beri hadiah ya biar author semangat up nya .

__ADS_1


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR...


__ADS_2