Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 47


__ADS_3

Malam pun tiba kini Alma sedang berbaring di pangkuan Alfan , wanita itu memejamkan matanya saat Alvan memijit pelipisnya pelan , ia tengah pusing tadi jadi ia meminta suaminya untuk memijit kepalanya .


" Bagaimana rasanya enak ?" Tanya Alvan pada istrinya itu .


" Enak mas , aku gak nyangka mas bisa memijit kepala seenak ini . " Ucap Alma masih memejamkan matanya .


" Benarkah ...dulu seseorang juga bilang seperti itu saat merasakan pijatan tangan mas yang ajaib ini ." Ucap Alvan tersenyum .


" Siapa mas ..." Ucap Alma langsung membuka matanya , di tatapnya suaminya itu tajam .


" Kamu gak perlu tau sayang .." ucap Alvan ingin membuat Alma penasaran .


" Ih...mas Alvan , siapa mas. ." Ucap Alma merengek karena Alvan tak kunjung memberitahu nya , jujur wanita itu cemburu dan penasaran dengan orang yang telah merasakan pijatan suaminya itu .


" Namanya Ningsih ." Ucap Alvan tersenyum ia ingin lihat reaksi istrinya itu .


" Ningsih itu mantan mas ya ...?" Tanya Alma seraya memanyunkan bibirnya tak suka .


" Dia itu ...." Ucap Alvan tak sengaja mengulur ulur waktu .


" Ayolah mas , jangan buat Alma penasaran . " Ucap Alma sedih .


" Dia nenek ku Alma ." Ucap Alvan akhirnya mengatakan yang sebenarnya .


" Mas gak bohong kan ?" Tanya Alma menatap suaminya itu sendu .


" Enggak sayang mana mungkin mas bohongin kamu . " Ucap Alvan pada istrinya itu .


" Alma sebenarnya ingin sekali bertemu dengan nenek mas , Alma ingin tau dia orang seperti apa . " Ucap Alma pada suaminya itu .


" Nenek ku sudah tua Alma dia tak suka berpergian menggunakan mobil karena badannya bisa sakit maka dari itu dia tak pernah ke sini . Kalau kamu mau bertemu dengan nya ,mas bisa ajak kamu ke rumah nya . " Ucap Alvan menjelaskan .


" Beneran mas .." ucap Alma menerjapkan matanya senang .


" Iya sayang tapi enggak bulan bulan ini ya ...kamu kan tau sebentar lagi mas ada launching prodak baru jadi mungkin bulan bulan ini mas akan sangat sibuk . " Ucap Alvan pada istrinya itu .


" Iya mas ...lain kali juga bisa nggak haru bulan bulan ini juga kok."ucap Alma mengerti kesibukan suaminya itu .


" Kamu bobog gih sayang katanya kamu lagi pusing . "


" Iya mas .." ucap Alma mulai memejamkan matanya berharap ia bisa tertidur pulas malam ini karena besok ia mulai bekerja di toko milik nya dan milik ibu mertua nya itu .


Alvan yang melihatnya pun tersenyum , di usap usap nya kening Alma perlahan lahan agar istrinya itu segera tertidur


..

__ADS_1


..


Sementara itu Luna tengah melihat lihat halaman Facebook nya .. sebenarnya ia jarang menggunakan media sosial Facebook tersebut namun ia lagi bosan saja dengan aplikasi aplikasi lain nya jadi ia memutuskan untuk melihat lihat akun Facebook nya yang sudah lama tak ia kunjungi .


Tiba tiba saja ada sebuah inbox masuk di Facebook nya , Luna pun langsung bergegas membuka inbox tersebut ia penasaran siapa yang telah mengirimi nya pesan .


" Anak kecil ini sudah malam kenapa kamu belum tidur ?" Isi pesan tersebut yang membuat Luna mengerutkan dahinya bingung .


ia tak mengenal orang yang nama facebook nya Ibrahim itu dan kenapa pula orang itu mengirimi nya pesan padahal mereka tak saling kenal .


" Saya bukan anak kecil. Kamu ini siapa .?"tanya Luna lewat pesan di Facebook tersebut .


" Kamu memang anak kecil buktinya olahraga malam saja tak tau dasar gadis polos . " Balas pesan itu yang membuat mata Luna melotot ia tak menyangka Rayhan akan menemukan Facebook nya dan mengiriminya pesan .


" Ini dokter Rayhan ?" Tanya Luna masih sedikit tak percaya bahwa yang mengirimi ia pesan adalah Rayhan .


Tiba tiba ada panggilan video masuk ke handphone Luna dan itu dari Rayhan , Luna langsung mematikan panggilan itu , ia masih malu karena ia telah membahas hal yang seharusnya tidak ia bahas bersama lelaki itu .


" Kenapa gak di angkat katanya mau tau ini benar dokter rayhan atau bukan jadi aku video call kamu biar kamu tau bahwa itu benar benar aku dan bukan orang lain . " Balas Rayhan pada Luna .


" Gak perlu dokter saya mulai ngantuk sekarang saya harus tidur karena besok saya ada mata kuliah pagi ." Ucap Luna membalas pesan dokter Rayhan itu .


" Oke ..selamat tidur Luna . sebenarnya saya tadi mau ajak kamu buat olahraga malam bersama tapi sepertinya kamu memang benar benar mengantuk jadi saya mengurungkan nya ." Goda Rayhan pada Luna .


..


.


.


Pagi hari pun tiba Alma tengah merapikan jas Alvan dan mengusap usap jas itu perlahan .


" Sudah selesai mas . " Ucap Alma melihat Alvan begitu gagah dengan jas yang baru saja ia pakaikan pada suaminya itu .


" Terimakasih sayang . " Ucap Alvan mengecup pipi Alma pelan .


" Sama sama mas . "Ucap Alam tersenyum .


" Nanti kamu ke toko kue nya bareng mama kan ?" Tanya Alvan menatap Alma lembut .


" Mama lah mas mau bareng siapa lagi coba . " Ucap Alma menjawab pertanyaan Suaminya itu .


" Sebenarnya mas pengen nganter kamu ke sana tapi mas ada meeting hari ini . " Ucap Alvan masih tak enak hati .


" Tak apa mas , sudah yuk ayo kita turun , sarapan dulu mas aku dah masak makanan kesukaan mas loe tadi . " Ucap Alma tersenyum . .

__ADS_1


"Oke .." ucap Alvan mendorong kursi rodanya keluar dari kamar , Alvan dan Alma pun ikut bergabung bersama Luna dan Medina yang sudah lebih dulu berada di sana.


" Papa kemana ?" Tanya Alvan yang tak melihat keberadaan dewa. .


" Papa kamu sakit Van , masuk angin mungkin kecapean gantikan kamu kemarin . " Ucap Medina menjawab pertanyaan putranya itu .


" Em begitu ..." Ucap Alvan memaklumi karena akhir akhir ini pekerjaan nya memang banyak , dan wajar saja jika papanya tumbang karena papa nya itu sudah berumur .


"Ini mas " ucap Alma menyodorkan sepiring nasi dan lauk nya di hadapan suaminya itu.


" Terimakasih sayang . " Ucap Alvan tersenyum .


" Kamu gak kuliah lun ?" Tanya Medina pada anak gadis nya yang sedari tadi tak selesai selesai memakan makanan nya , gadis itu seperti tak bernafsu ..


" Iya ma bentar lagi . " Ucap Luna malas .


" Ini sudah jam 7 , cepat habiskan makanan mu nanti kamu terlambat lagi . " Ucap Medina mengingatkan anak nya itu .


" Hemm..." Jawab Luna dengan malas .


" Mama....nanti di toko ada yang mau ngelamar pekerjaan , dia kenalan Alma , maaf Alma langsung menyuruhnya ke toko tanpa memberitahu mama dulu . " Ucap Alma takut jika Medina akan marah pada dirinya .


" Iya nak tak masalah toh nanti yang meneruskan toko itu kamu juga kan . " Ucap Medina tersenyum .


" Luna berangkat ya ma ..." Ucap Luna meletakan sendok nya ke atas piring dan berdiri dari duduknya , setelah berpamitan pada ibunya itu ia pun pergi begitu saja .


" Kenapa anak itu mukanya masih di tekuk aja. " Ucap Medina menatap kepergian Luna .


" Mungkin dia masih memikirkan masalah dokter Rayhan kemarin ma . " Ucap Alma menebak nebak .


" Kasian sekali anak itu pasti malu sekali . Kamu juga Alvan lain kali jangan berbicara seperti itu di depan adik mu .sudah tau adik mu itu masih polos . " Ucap Medina memarahi anak nya itu .


" Iya ... Iya Alvan yang salah. Lain kali Alvan gak gitu lagi deh . " Ucap Alvan pasrah , Alma yang melihat muka Alvan yang pasrah pun hanya bisa tersenyum .


....


...


..


sampai sini ... dulu besok up lagi ...


tunggu episode selanjutnya ya jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya ...


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR.

__ADS_1


__ADS_2