
Malam pun tiba Alvan melirik Alma yang tengah memangku laptop nya di atas kasur , lelaki itu terus terbayang tubuh mulus Alma .
Apalagi ia tadi tak sengaja menyentuh buah dada Alma , ia masih merasakan bagaimana kenyal nya buah itu membayangkan itu ia jadi menelan ludah nya sendiri .
" Ck ...sadar Alvan buang pikiran itu jauh jauh . " Batin Alvan .
Cukup lama mereka terdiam dengan kondisi canggung , Alvan pun sudah tak tahan lagi ia terus terbayang kejadian itu dan ia tak bisa melupakan nya sebelum Alma memberikan hak nya pada lelaki itu .
"Alma ..." Panggil Alvan pelan .
Alma yang sedari tadi hanya pura pura melihat laptopnya pun langsung menatap Alvan saat mendengar panggilan dari suaminya itu .
" Iya mas .." ucap Alma memandang Alvan .
" Maaf ...tapi mas sudah tak bisa menahan lagi ." Ucap Alvan langsung menarik leher Alma .
Lelaki itu mencium bibir Alma nafsu ...Alma tentu saja terkejut ia bingung harus membalas ciuman itu atau tidak . Karena Alvan terus mencumbu nya ia pun akhirnya memutuskan untuk membalas ciuman itu . Ia memutuskan untuk memberikan hak Alvan sebagai suaminya .
Alma membalas ciuman Alvan lembut dan hal itu semakin membuat Alvan semangat karena Alma memberikan nya izin untuk menguasai tubuh wanita.
Entah siapa yang mulai lebih dulu keduanya kini sudah telanjang bulat tanpa sehelai benang pun yang menghiasi tubuh mereka .
Karena sudah tak tahan lagi adiknya pun sudah meminta untuk dimasukan , Alvan pun langsung memulai aksinya ,di dekap nya Alma erat dan ia mulai menggerakkan tubuhnya perlahan . mereka menghabiskan waktu kurang lebih 1 jam untuk memuaskan hasrat masing masing hingga puncak kenikmatan pun datang menghampiri mereka berdua ...
...
...
Alma menggeliat saat merasakan sakit di sekujur tubuhnya . Ia tak menyangka ia dan Alvan akan melakukannya beberapa kali hingga ia lemas tak berdaya dan tertidur karena kelelahan .
Mengingat kejadian itu Alma tersenyum senyum sendiri , di liriknya Alvan yang masih tertidur pulas .
Lelaki itu tertidur sambil memeluknya , di usap nya hidung Alvan perlahan . Hidung suaminya itu sangat mancung lebih mancung dari pada dirinya dan itu semakin menambah ketampanan suaminya itu .
Merasa ada yang mengusap usap hidung nya Alvan pun membuka mata dan ternyata itu ulah istri nya . Istri yang saat ini telah menjadi miliknya seutuh nya .
" Tidur lagi sayang mas masih ngantuk..." Ucap Alvan memeluk pinggang Alma erat ..
" Bagaimana tak ngantuk mas melakukan itu sampai pagi ..Alma saja sampai kelelahan dan rasanya Alma tak mampu bangkit dari tempat tidur ini . " Ucap Alma kesal .
Alvan terkekeh ia sangat bahagia melihat wajah kesal istrinya itu .
" Tapi kamu menikmati nya kan sayang bahkan kamu tadi malam sampai mendesah beberapa kali . " Ucap Alvan tersenyum menggoda istrinya itu .
" Em ..." Ucap Alma tak tau harus berkata apa karena yang Alvan omongkan benar adanya dan ia tak bisa mengelak akan hal itu .
" Kamu ini lucu sekali .." ucap Alvan menciumi wajah istrinya itu karena gemas .
" Kakak...." Ucap Luna yang tiba tiba datang .
__ADS_1
Gadis itu langsung membuka kamar Alma tanpa permisi dan ia langsung menutup mukanya rapat rapat ketika melihat Alvan telanjang dada dan Alma ... tubuh kakak iparnya itu terbungkus selimut .
" Maaf ... Luna gak lihat , Luna gak sengaja . " Ucap Luna menutup pintu kamar kakaknya itu kembali .
" Mas ini kenapa gak di kunci. " Ucap Alma kesal .
" Maaf sayang mas lupa semalam kunci pintu nya . " Ucap Alvan merasa bersalah .
" Jadi dari tadi malam mas gak kunci pintu ?" Tanya Alma tak percaya .
" Iya ...begitulah ." Ucap Alvan meringis .
" Mas ini ceroboh sekali bagaimana kalau ada yang lihat kita semalam . " Ucap Alma kesal , wanita itu langsung memunggungi tubuh suami nya itu .
" Maaf sayang , kamu tenang saja di rumah hanya ada Luna jadi cuma Luna yang lihat , itupun waktu tadi saja dia gak sengaja buka pintu nya . " Ucap Alvan memeluk Alma.
Berharap istrinya itu akan memaafkan nya atas kecerobohan yang telah ia perbuat .
" Lain kali jangan gitu ..." Ucap Alma cemberut .Alvan tersenyum melihat nya di ciumnya pipi Alma perlahan .
" Mas janji gak ceroboh lagi . " Ucap Alvan pada istrinya itu , Alma tersenyum dan membalas pelukan Alvan . Alvan ingin mencium bibir ranum Alma yang mampu membuat ia ketagihan namun adiknya sudah lebih dulu berteriak .
" Kakak ...sarapan dulu ... Mbak Alma juga butuh tenaga nanti di lanjutkan lagi . " Teriak Luna , gadis itu tengah terkikik geli karena sudah berani menggoda kakak nya.
Sedangkan Alma yang mendengar nya pun malu ,pipi wanita itu sudah merah merona .
Luna segera menghubungi mamanya mengabarkan kabar bahagia pada ibunya bahwa rencana mereka telah berhasil . .
" Halo mama .." ucap luna saat telvon itu baru saja tersambung .
" Halo ... Sayang , ada apa . Apa ada masalah dengan rencana kita ?" Tanya Medina was was ..
" Tenang saja mama rencana kita berhasil dan tadi ...mama tau gak aku lihat bang Alvan lagi telanjang dada dan badan mbak Alma terbungkus selimut , mereka pasti habis begitu an ma...soal nya rambut kak Alma berantakan banget . " Ucap Luna menceritakan apa yang baru saja di lihatnya .
" Benarkah ....Mama gak nyangka kalau rencana kita bisa terwujud secepat itu . " Ucap medina senang .
" Iya Luna gak menyangka , tapi syukurlah itu artinya Luna bakal cepat punya ponakan dan mama bakal punya cucu segera. " Ucap Luna pada Mama nya itu .
" Siapa yang punya cucu. .." ucap Alvan yang baru datang bersama Alma .
" Eh ... Itu anu ...tadi mama cerita temannya mau punya cucu .... " Ucap Luna yang baru menyadari kedatangan kakak dan kakak iparnya itu.
Alvan menatap Luna tajam , melihat itu Luna pun sedikit takut , Luna pun segera mengakhiri telpon nya dengan ibunya itu.
" Sudah dulu ya ma...Luna mau sarapan dulu bareng Kak Alvan dan mbak Alma . " Ucap Luna setelah itu mematikan telpon nya .
" Maaf ya Luna mbak jadi gak bisa bantuin kamu masak deh karena kesiangan ." Ucap Alma merasa bersalah .
" Em ....gakpapa kok mbak lagi pula hanya masak nasi goreng ini ." Ucap Luna tersenyum .
__ADS_1
" Soal yang tadi kamu lihat maaf ya Luna ..." Ucap Alma tak enak hati .
" Gakpapa mbak Luna maklum lagi pula Luna gak lihat apa apa . " Ucap Luna santai .
Alma tersenyum ia lega jika Luna berkata seperti itu , wanita cantik itu mengambilkan sendok untuk suaminya .
" Ini kamu yang masak dek ?" Tanya Alvan tak yakin untuk memakan nasi goreng di hadapannya .
" Iya ...kakak tenang saja rasanya enak kok tadi kan Luna tanya dulu resep nya ke mama. " Ucap Luna kesal kakaknya itu meragukan makanan yang telah ia masak dengan susah payah itu .
Alvan tak menjawab lelaki itu dengan ragu memasukkan nsesuap nasi goreng kedalam mulutnya .
" Enak kan ." Ucap Luna pada kakaknya itu .
" Lumayan ..." Ucap Alvan yang merasakan nasi goreng bikinan adiknya itu tak buruk buruk amat .
" Ini enak kok Luna, mbak suka . " Puji Alma yang telah memakan nasi goreng di hadapannya itu , Luna tersenyum bangga . Ia senang makanan yang ia buat di puji oleh Alma .
" Makasih mbak ...mbak memang mengerti perasaan Luna ." Ucap gadis itu tersenyum.
" Ngomong ngomong kamu gak kuliah hari ini ?" Tanya Alma yang melihat Luna tak memakai alfamater nya .
" Nanti mbak jam 9 nan , makanya nanti Luna gak bisa masak makan siang mbak bisa kan masak sendiri atau gak suruh mas Alvan saja buat masak . " Ucap Luna menjulurkan lidahnya pada Alvan . Alvan hanya acuh ia sedang menikmati makanan dihadapan nya .
" Bisa kok mbak kan sudah sering masak sendiri . " Ucap Alma tersenyum .
" Nanti mas bakal bantuin kamu sayang ..." Ucap Alvan mencium pipi Alma yang tentu saja membuat wanita itu malu .
" Cie ...makin mesra saja ..." Ejek Luna pada kakak dan Kakak iparnya itu .
" Diam saja kamu jomblo ..." Ucap Alvan yang langsung menusuk hati Luna ...gadis itu cemberut Alvan yang melihat nya pun tersenyum senang sementara Alma ..wanita itu masih menunduk malu akibat godaan adik iparnya itu .
....
...
...
Adegan itu nya sedikit saja ya ....hahah
author udah ketik banyak banyak tapi gak di lolosin novel toon .
jadinya author telat up
Yang penasaran tunggu besok author up lagi .
jangan lupa like , komen , vaf dan hadiah ya ... terimakasih untuk pembaca yang masih setia dengan novel ini .
DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR
__ADS_1