Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 100


__ADS_3

Hari hari berlalu tak terasa kini usia kandungan Alma sudah menginjak bulan ke 9 ia sudah tak sabar menanti anak nya keluar dan ia sudah tak sabar ingin menggenggam tangan anak nya itu . Ia juga semakin kesulitan bergerak dengan leluasa dan cepat sekali lelah seperti saat ini , ia baru saja memasak di dapur dan kini ai tengah duduk di kursi seraya mengusap punggung nya yang pegal .


" Pegel ya mbak ?" Tanya Rayhan yang memang sedang berada di rumah itu untuk menemani istrinya menjenguk Medina dan dewa .


" Iya Han , kira kira Kenapa ya kok aku sekarang mudah lelah dan seringkali tidur tak nyenyak . ?" Tanya Alma pada lelaki yang berprofesi dokter itu .


" Wajar kak setiap orang hamil tua pasti seperti itu , karena berat bayi mbak Alma semakin bertambah . " Ucap Rayhan tak heran dengan keluhan kakak iparnya itu .


" Iya kamu benar Tapi apa ada obat untuk mengurangi pegal ini han mbak tak kuat lagi rasanya . " Ucap alma membuat Rayhan terkekeh .


" Kamu malah menertawakan aku . " Ucap Alma kesal .


" Maaf maaf , Kompres saja pakai es batu nanti juga reda pegel nya . " Ucap Rayhan pada wanita hamil di hadapannya .


" Ya sudah kamu makan gih , panggil luna juga buat makan mbak mau ke kamar dulu . " Ucap alma mengambil es batu di kulkas dan membawa nya ke kamar .


Wanita itu ingin meminta bantuan Alvan untuk membantu nya namun saat tiba di kamarnya, ia mendapati suaminya itu tengah sibuk dengan laptopnya ,melihat itu Alma jadi kesal sediri ia berjalan melewati suaminya yang saat ini tengah duduk di sofa kemudian wanita itu duduk di kasur empuk nya dan mengangkat bajunya pelan ia berusaha dengan susah payah meletakkan es batu yang telah ia balut kain itu ke pinggang nya namun karena perutnya yang besar ia jadi kesusahan.


Ia melirik Alvan yang masih sibuk dan tak melihatnya sama sekali , karena kesal Alma meraih banyal di samping nya dan melemparkannya pada muka Alvan .


Tentu saja Alvan terkejut ia mencari tau siapa yang telah melemparkan bantal itu padanya dan yang ia lihat justru malah istrinya yang sedang menatap nya dengan cemberut .


Alvan menghela nafas nya saat ini Alma mudah sekali marah dan tersinggung , di tutupnya leptop miliknya perlahan kemudian lelaki itu berjalan menghampiri istrinya yang sedang marah itu .


" Ada apa sayang ?" Tanya Alvan lembut seraya naik ke atas kasur nya .


" Mas jahat , mas lebih mementingkan laptop itu dari pada Alma . " Ucap gadis itu membuang mukanya tak mau menatap suaminya lagi .


" Maaf ya ..tadi mas ada pekerjaan yang tak bisa di tunda . Kamu mau apa biar mas ambilkan . " Ucap Alvan mengusap rambut Istrinya itu .


" Kompresin punggung Alma , Pegel mas dari tadi. " Ucap Alma menyerahkan kompresan itu pada Alvan . Alvan tak menjawab lelaki itu menuruti omongan istrinya .


" Kalau nanti mas gak bisa nemenin kamu lahiran kira kira kamu marah gak sayang ?" Tanya alvan pada istrinya itu .


" Ya marah lah mas , enak saja mas mau gak nemenin Alma lahiran . " Ucap wanita itu kesal .


" Tapi mas mau ke luar negeri 2 hari lagi sayang soalnya mas ada rapat di sana dengan klien penting dan mas bakal rugi puluhan juta kalau mas gak Dateng ke rapat itu ." Ucap Alvan pelan ia sedikit takut Alma akan marah dan tak mau melihatnya lagi .

__ADS_1


Alma terdiam ia merasa sedih jika memang benar Alvan tak bisa datang ke persalinan nya tapi ya mau bagaimana lagi tuntunan pekerjaan membuat suaminya itu tak bisa berbuat apa apa .


" Apa tak bisa di wakilkan mas ? . " Tanya Alma pada suaminya itu .


" Maaf sayang tidak bisa di wakilkan kalau bisa mas sudah wakilkan sejak awal . " Ucap Alvan pada istrinya itu .


" Ya sudah Alma tak akan melarang dan menghalangi mas , pergilah Alma menunggu mas pulang . " Ucap Alma menahan sakit di hatinya saat mengatakan hal itu. Air mata wanita itu mulai membasahi pipinya , Alvan yang melihat itu pun semakin tak tega pada istrinya itu .


" Maafkan aku Alma aku Selalu saja membuat mu sedih . " Ucap Alvan mengusap air mata istrinya itu .


" Mas tak salah untuk apa minta maaf Mas kan tak ada pilihan lain untuk hal itu jadi itu bukan salah mas . " Ucap Alma ikut mengusap air matanya kasar ia merasa sangat cengeng semenjak mengandung .


" Mas janji setelah rapat di sana selesai mas akan segera pulang . " Ucap Alvan pada istrinya itu.


" Iya mas semoga anak kita bisa menunggu sampai hari kepulangan mas . " Ucap Alma pada suaminya itu . Alvan tak berkata apa apa lelaki itu memeluk istrinya erat , ia akan sangat merindukan istrinya itu nanti meskipun ia pergi cuma sebentar saja .


Di lain sisi Luna menatap keal pada pria di hadapannya itu bagaimana tak kesal pria di hadapannya itu selalu menyuruh nya makan sayur yang banyak padahal Luna tak menyukai nya , ia juga memberikan Luna beberapa obat untuk menyuburkan kandungan nya .


" Makan tuh banyakin sayurnya dari pada nasinya sayang . " Ucap Rayhan pada istrinya itu .


" Cerewet sekali mas ini Luna jadi merasa mas ini dokter kandungan pribadi Luna bukan suami Luna . " Ucap Luna kesal .


" Habis nya Luna kesel ma , setiap hari Luna di suruh makan sayur mama tau sendiri Luna paling gak suka sama sayur terus kak Rayhan ini setiap hari menghitung tanggal menstruasi Luna dan memberikan Luna obat penyubur kandungan kan makanya Luna berkata seperti itu . " Ucap Luna mengadu pada ibunya itu .


" Ya wajar lah Luna suami mu itu sudah tak sabar memiliki momongan iya kan Han . " Ucap median pada menantu nya itu .


" Iya ma ..." Jawab Rayhan seraya tersenyum lembut .


" Mama sama kak Rayhan ini sama saja selalu saja memojokan Luna . " Ucap Luna berlalu pergi meninggalkan suami dan mama nya itu .


" Eh kenapa dia mudah marah begitu sekarang . " Ucap Medina heran biasanya Luna hanya kesal saja saat ia membela orang yang telah membuat kesal tapi kali ini berbeda anak nya itu langsung marah dan pergi begitu saja .


" Mama tenang saja , biar Rayhan yang kesana . " Ucap Rayhan berjalan menyusul istrinya itu kedalam kamar .


" Kamu marah ?" Tanya rayhan pada istrinya itu .


" Udah tau nanya . " Ucap Luna kesal .

__ADS_1


" Oke kakak minta maaf , kalau boleh tau kamu marah sama kakak karena apa ?" Tanya Rayhan memeluk istrinya itu dari belakang.


" Kakak ini gak peak sekali , Luna hanya gak suka kakak ngatur ngatur Luna dan menyuruh Luna untuk minum obat penyubur kandungan itu . Luna merasa menjadi wanita mandul yang sedang di bantu untuk mengandung oleh sebab itu jangan lakukan lagi hal hal semacam itu ." Ucap Luna pada suaminya itu.


" Kakak tak akan melakukan nya lagi karena kakak sudah menyadari sesuatu . " Ucap Rayhan mencium rambut Istrinya itu dengan sayang .


" Menyadari apa ?" Tanya Luna penasaran .


" Kamu sedang hamil . " Ucap Rayhan berbisik di telinga istrinya itu dengan pelan .


"Gak mungkin kita kan baru menikah 2 bulan kak masak langsung jadi sih , kakak bercanda ya . " Ucap Luna pada suaminya itu .


" Kakak gak bercanda Luna . Akhir akhir ini kamu sering uring uringan hal yang tak jelas terlebih lagi kamu sudah telat 1 bulan dan kamu sama sekali gak menyadari hal itu . " Ucap Rayhan pada istrinya itu .


" Masak sih kak ...jangan bohongi Luna ya . " Ucap Luna menatap Rayhan tajam


" Kamu gak percaya sama kakak .Kakak ini dokter kandungan Luna , kakak sudah hafal ciri ciri orang hamil seperti apa , kamu juga ngeluh pinggang kamu pegel dan perut kamu keram kan akhir akhir ini , itu adalah salah satu tanda kehamilan luna kalau kamu gak percaya ayo pulang sekarang , kakak periksa kamu di rumah . " Ucap Rayhan pada istrinya itu .


" Kenapa gak periksa di sini saja ?" Tanya luna pada suaminya itu .


" Kakak mana bawa alatnya Luna . Kamu ini . " Ucap Rayhan yang ikut ikutan kesal pada istrinya yang ngeyel itu .


" Kalau sampai omongan kakak bener ,Luna sangat bahagia sekali . " Ucap Luna memeluk suaminya itu erat .


" Kakak kira kamu belum ingin hamil dulu . " Ucap Rayhan memeluk istrinya itu erat .


" Kata siapa kakak sok tau . " Ucap Luna memanyunkan bibirnya pelan , melihat itu Rayhan langsung mencium bibir nya pelan dan ******* bibir istri nya perlahan , Luna tentu saja langsung membalas nya ...malam itu mereka menikmati hari bahagia dengan kabar yang membahagiakan bersama sama .


...


...


...


Alhamdulillah ya ... luna sudah hamil.


Jangan lupa like komen vaf dan hadiah ya .

__ADS_1


DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI UNTUK KAMI PARA AUTHOR


__ADS_2