
KARENA ADA YANG NANYAIN NASIP NYA TIYOK MAKA AKU BUAT EKSTRA PRAT YA ...
Hari itu hujan datang dengan tiba tiba seorang wanita paruh baya yang sedang menggandeng tangan mungil kecil itu berlari mencari tempat untuk berteduh agar cucunya tak kehujanan .
" Nenek ... apa kita masih lama nyusul mama papa nek ?" tanya seorang gadis mungil itu pada Mauren , Mauren tersenyum dan mengusap kepala cucunya itu pelan .
" Sabar ya cucu nenek sayang , kita berteduh dulu disini ya nanti setelah itu kita nyusul mama dan papa di rumah sakit . " ucap Mauren pada cucu nya itu .
"Rayna sudah tak sabar pengen lihat adik kecil rayna . " ucap gadis itu pada neneknya .
" Iya nenek tau sayang , Kamu lapar gak kalau lapar kita pesen makan yuk " ajak Mauren pada cucunya itu , kebetulan saat ini mereka tengah berada di sebuah restoran dekat dengan rumah sakit di mana Rayhan bekerja .
" Mau ... nasi goreng . " ucap Ratna tersenyum pada nenek nya itu .
" Tapi tadi Rayna sudah sarapan pakai nasi goreng masak mau makan nasi goreng lagi sih . " ucap Mauren pada cucu nya itu .
" kalau gitu , Rayna mau sawi putih yang biasanya mama masakin buat Rayna . " ucap rayna pada nenek nya itu .
" Oke tapi nenek tanya dulu Sama pelayan ya ada apa enggak sawi putih nya . " ucap Maureen mengusap rambut cucu semata wayang nya itu sayang .
" Dek ...." panggil Mauren melambaikan tangan nya memanggil seseorang pelayan di restoran itu .Namun bukannya pelayan yang datang malah seseorang lelaki yang ia kenal dan ia benci karena telah menyakiti hatinya.
" Mauren . " sapa pria itu yang saat ini tengah duduk di kursi roda .
" Mas tiyok . " ucap Mauren sedikit terkejut dengan kehadiran lelaki yang pernah menyandang status sebagai suaminya itu .
" Kamu ngapain di sini ?" tanya tiyok basa basi.
" aku lagi cari makan buat aku sama cucuku , mas sendiri untuk apa kesini dan kenapa mas duduk di kursi roda itu ?" tanya Mauren penasaran dengan apa yang terjadi dengan tiyok hingga mantan suaminya itu duduk di kursi roda dan wajah nya pun nampak pucat.
" Aku sakit keras Mauren umurku tinggal menghitung hari dan sebenarnya aku kesini karena aku tak sengaja melihat mu masuk aku ingin meminta maaf padamu selagi aku sempat dan mumpung ajal belum menjemputku . " ucap tiyok jujur .. ia tak berani menatap wajah Mauren ia merasa malu karena ia sudah menyakiti hati wanita di hadapannya itu dulu .
" Mas sakit apa ... " ucap Mauren sedih mata wanita itu mulai berkaca kaca , meskipun ia sangat membenci tiyok namun dalam lubuk hatinya ia masih mencintai mantan suaminya itu . Tak mudah baginya untuk melupakan lelaki yang sudah hidup lebih dari 30 tahun bersama nya dulu .
__ADS_1
" Aku sakit kanker otak stadium akhir ...aku tak bisa berjalan lagi sekarang dan tubuh ku pun sering lemah , aku berobat kemana mana namun bukanya sembuh penyakit ku ini semakin parah saja , dan dokter pun telah memvonis bahwa hidupku tak lama lagi . Mungkin ini karma ku yang telah menyakiti mu dan lebih mementingkan harta dan setatus kehormatan ku . Kini aku sadar harta dan setatus bukanlah hal yang membuat kita selamanya bahagia , saat aku sakit seperti ini aku baru menyadari jika kesehatan dan kebahagiaan dari sebuah keluarga adalah kebahagiaan yang sempurna lebih sempurna dari apa pun yang ada di dunia ini . " ucap tiyok menyadari kesalahannya .
" Lalu kemana istri baru mu mas apa dia meninggal kan mu di saat kamu seperti ini ?" tanya Mauren iba .
" Bukan dia yang meninggalkan aku tapi aku yang menyuruhnya untuk meninggalkan ku , karena dia masih muda Maureen hidupnya masih panjang aku tak mau dia membuang waktu nya untuk orang yang akan meninggal seperti ku . " ucap tiyok tersenyum getir .
" Kenapa kamu berbicara seperti itu , kenapa kamu menyerah begitu saja mas ...Aku yakin kamu bisa sembuh dan sehat kembali jadi semangat lah ...kalau kamu butuh sesuatu aku juga bisa membantu mu . " ucap Mauren tak terasa sudah meneteskan air matanya sedih .
" Kamu memang istri yang baik bahkan setelah aku menyakiti mu kamu masih saja bersikap baik kepada ku ...Aku sungguh bodoh telah menyia nyiakan wanita seperti mu Mauren . Aku menyesal , aku tak mau kamu membantu ku lagi aku ingin kamu bahagia tanpa diriku . lagi pula aku paling tau kondisi badan ku seperti apa ...tapi kalau aku boleh meminta sesuatu sebelum aku tiada tolong maafkan aku itu sudah lebih dari cukup untuk ku Mauren . " ucap tiyok mengusap air matanya kasar . Tak perduli dengan apa pun lagi Mauren langsung memeluk mantan suaminya itu .
" Aku memaafkan mu mas ... aku memaafkan mu . " ucap wanita paruh baya itu menangis .
" Oma ...kenapa meluk orang asing siapa orang ini Oma ?" tanya Rayna membuat Maureen melepaskan pelukannya seketika . Wanita itu menatap cucunya dengan tersenyum meski matanya masih berlinang air mata .
" Dia kakek mu Rayna , kakek yang selalu kamu tanya kan setiap hari sama nenek . " ucap Mauren membuat Rayna tersenyum girang , anak kecil itu langsung memeluk tiyok dengan erat . Tiyok yang baru pertama kali mendapatkan pelukan dari cucunya itu pun menjadi terharu di usap nya rambut cucunya yang tak pernah ia pegang sebelumnya .
" Kakek kemana saja ...Kenapa tak pernah main kerumah Rayna ?" tanya Rayna membuat tiyok menangis lelaki paruh baya itu merasa bersalah karena selama ini ia tak pernah menengok anak dan cucunya itu .
" Rayna ...kakek lagi sakit makanya jarang main ke rumah rayna nak " ucap Mauren mewakili tiyok untuk berbicara karena ia tau Mantan suami nya itu tak akan mampu menjawab pertanyaan cucunya .
" Mas juga manusia jadi wajar jika mas menangis . Sudahlah mas yang lalu biarlah berlalu Aku tak ingin kamu merasa bersalah terus kepada ku dan membuat kesehatan mu semakin terganggu . " ucap Mauren menasehati tiyok .
" Tetap saja aku merasa bersalah Mauren, sebenarnya ada satu hal lagi yang ingin aku berikan kepada mu ." ucap tiyok menyerahkan sebuah amplop yang cukup besar di atas meja .
" apa ini mas ?" tanya Mauren penasaran .
" Buka nanti setelah mas pergi maka kamu akan tau apa isinya itu , ya sudah aku harus kembali ke rumah sakit . " ucap tiyok menurunkan Ratna dari pangkuan nya .
" Mau Maureen antar mas kebetulan Mauren mau kesana hujan seperti juga mulai reda . " ucap Mauren tak ingin mantan suaminya itu pergi sendiri .
'" Tak usah Mauren biar orang kepercayaan ku yang mengantar ku . dan kamu gadis kecil yang cantik , tolong jaga nenek baik baik ya nak dan jadilah anak yang pintar dan berbakti sama orang tua .Lain kali jika tuhan mengizinkan kita akan bertemu lagi . " ucap tiyok mengusap rambut cucunya itu sayang .
" oke kakek .." ucap Rayna tersenyum setelah itu ia meninggalkan Mauren dan Ratna sendiri an. Maureen hanya bisa menatap tiyok yang semakin menjauh dari pandangan nya .
__ADS_1
Karena penasaran dengan amplop besar yang di berikan tiyok Mauren pun langsung membuka nya dan betapa terkejutnya dia saat melihat beberapa aset milik tiyok sudah berubah menjadi nama nya dan juga Rayhan .
Di amplop itu juga ada sebuah kertas putih yang di lipat menjadi 2 dengan perlahan Mauren mulai membuka kertas itu dan yang pertama kali ia lihat adalah sebuah tulisan tangan yang tak asing baginya .
*Mauren ... mungkin kamu bertanya tanya saat melihat amplop yang aku berikan kenapa semua surat surat penting itu sudah beratas namakan dirimu dan bukan diriku lagi .
Tak usah bingung dan aku mohon jangan menolak nya oke ... Karena dari awal itu adalah milik mu , semua yang aku raih selama ini adalah berkat bantuan dari almarhum ayah mu .
Aku tau kamu masih membenciku meskipun kamu sudah memaafkan aku , dan aku tak menyalahkan mu atas semua itu karena aku pantas mendapatkan nya .
kamu pernah bertanya apakah aku pernah mencintai mu atau tidak apakah kamu dan Rayhan penting di hatiku atau lebih penting setatus dan kehormatan ku bukan maka aku akan menjawab nya sekarang .
jujur aku menikahi mu memang karena aku membutuhkan dukungan dari orang tuamu tapi .. semakin hari ke hari aku mulai mencintai mu apalagi Rayhan ...aku sangat mencintai nya . Tapi aku gengsi mengakui nya .aku juga salah aku kira selama ini aku lebih menyayangi harta dan setatus ku tapi setelah kamu pergi dan Rayhan Setiap malam aku Selalu memikirkan kalian .
Hidup ku sepi dan tak bahagia sama sekali . Andaikan waktu bisa di putar kembali aku lebih memilih disaat saat aku belum sesukses sekarang , aku lebih memilih hidup sederhana dengan kalian dan tak memperdulikan lagi setatus dan harta yang aku punya .
Tapi sayangnya waktu tak bisa di putar kembali aku hanya bisa menyesal dan terus menyesal seumur hidup ku , jika aku tiada nanti aku mohon doa untuk ku ...hanya kamu yang bisa mengirimi ku doa ... aku tak punya siapa-siapa lagi selain kamu dan rayhan .
hanya itu permintaan ku Mauren dan hanya harta itu yang bisa aku tinggalkan untuk masa tuamu nanti dan juga untuk masa depan Rayhan .
Aku mohon jangan mencari aku setelah kamu mendapatkan surat ini , karena aku tak mau kamu bersedih lagi karena ku ...
Terimakasih ... sudah pernah menemani hidup ku aku masih mencintaimu dan aku merindukan senyum manis yang Selalu kamu berikan untuk ku di saat aku lelah bekerja*...
cukup sampai di situ isi surat itu yang membuat Mauren menangis sejadi jadinya , ia tak kuasa dan tak berdaya , ia juga mencintai tiyok masih mencintainya namun takdir berkata lain mantan suaminya itu akan pergi selama lamanya dan ia tak bisa melihat nya lagi ...
..
...
...
Bener bener udah tamat ya .... tuunggu novel author yang lain ...
__ADS_1
Sampai bertemu lagi dan terimakasih untuk kalian para pembaca setia ku .
Sehat sehat selalu untuk kalian .