Cinta Seorang Janda Lumpuh

Cinta Seorang Janda Lumpuh
episode 7


__ADS_3

Awal nya Alma mengira Rayhan akan berhenti mendekati nya setelah ia membuat lelaki itu marah namun dugaan nya salah lelaki itu semakin gencar mendekati nya Alma pun tak bisa melarang lelaki itu untuk tidak mendekati nya karena ia juga tak punya hak mengatur hati dan tindakan seseorang .


" Kamu gak capek ya Ray dari tadi ngintilin aku keliling kampung buat jual ini kue?"tanya Alma menatap lelaki yang saat ini tengah mendorong kursi roda Alma .


" Tidak , aku justru merasa senang. " Ucap lelaki itu sambil tersenyum . Alma hanya diam ia tak menjawab apapun .


" Aku tau kamu belum punya perasaan apapun sama aku tapi aku tak akan pernah menyerah begitu saja. Aku akan terus mengejar kamu sampai kamu memiliki perasaan yang sama dengan ku. Dan jangan pernah untuk menyuruh aku menjauhi kamu karena aku tak bisa melakukan hal itu. " Alma tak bodoh untuk mengartikan apa yang baru saja Rayhan katakan tapi untuk saat ini ia juga tak bisa membalas perasaan Rayhan .


Suaminya baru meninggal dan ia belum bisa membuka hatinya untuk orang lain .


" Terserah kamu saja Ray toh saya juga tidak bisa membujuk kamu untuk menjauhi saya , saya hanya memperingatkan kamu kalau saya belum tentu bisa membalas perasaan kamu tapi saya menghargai usaha kamu untuk mendekati saya . "


" Tak apa aku akan menunggu mu " ucap Rayhan tersenyum manis .


Sejak saat itu Rayhan terus mendekati Alma sampai 1 tahun berlalu tak terasa waktu cepat sekali berlalu dan Alma pun sudah mulai pelan pelan melupakan suaminya , em... Tepat nya bukan melupakan karena selamanya Alma tak akan bisa melupakan almarhum suaminya ia hanya menyimpan kenangan bersama suaminya di sudut hatinya .


Dan kini ia pun mulai membuka sudut hati yang lain untuk Rayhan , ya lelaki itu mulai sedikit demi sedikit mengambil hatinya . Berkat ketulusan dan kegigihan lelaki itu mengejarnya yang mampu meluluhkan hatinya .


Kini mereka tengah berada di rumah sakit , Alma baru saja selesai terapi kakinya , sampai saat ini Alma belum merasakan perubahan apapun pada kakinya itu .


"Kamu kelihatan sedih ." Tutur Rayhan ketika mereka sedang bersama di koridor rumah sakit .


" Apa begitu kelihatan ya mas kalau Alma sedang sedih ?" Tanya Alma yang sudah merubah panggilan nya itu pada Rayhan .


" Iya kelihatan sekali , jangan bersedih dan teruslah berusaha jangan menyerah mas yakin kaki kamu akan segera sembuh . " Ucap Rayhan menasehati Alma .


" Semoga saja begitu. " Ucap Alma pasrah ia sudah tak tau lagi harus semangat atau menyerah .

__ADS_1


" Aku akan selalu bersama mau , menemanimu sampai kapan pun . " Ucap Rayhan yang membuat Alma tersenyum .


" Mas ini ada ada saja , memang nya mas tidak mau menikah kok mau menemani Alma sampai kapan pun?" Tanya Alma menatap Rayhan tersenyum .


" Mas hanya mau menikah dengan kamu gimana dong , kamu sih gak kasih jawaban ke mas Sampai saat ini . " Sindir Rayhan pada Alma karena wanita itu tak kunjung memberikan Jawaban atas perasaan nya .


" Aku ini hanya seorang janda lumpuh mas banyak beban yang aku tanggung apa mas yakin mau menjalin hubungan dengan janda seperti aku . Aku ini bukan janda seksi tapi Aku janda lumpuh. " Ucap Alma mengingatkan Rayhan tentang kondisi nya .


" Maka berbagi lah beban dengan ku Alma , aku tidak perduli dengan kondisi mu . Aku mencintaimu bukan karena kondisi fisik mu melainkan karena kamu wanita yang tangguh dan baik hati . Apa kamu mau menjalin hubungan dengan ku ?" Tanya Rayhan mengutarakan niat nya pada Alma .


Alma terdiam ia berusaha mencari jawaban dari lubuk hati nya , satu sisi ia juga mulai mencintai Rayhan di sisi lain ia ragu ia takut suatu saat nanti Rayhan akan mempermasalahkan fisiknya dan akan mencari wanita lain di luar sana .


" Aku ..." Ucap Alma sedikit ragu .


" jawablah !" Perintah Rayhan yang sudah tak tahan ingin mendengar jawaban dari Alma .


Rayhan begitu senang ia sangat senang mendengar Jawaban yang selama ini selalu ia nantikan .


" Terimakasih sudah bersedia menerima mas . " Ucap lelaki itu kembali mendorong kursi roda Alma dengan senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya .


Alma yang melihat Rayhan begitu senang pun hanya bisa ikut tersenyum ia juga senang karena sudah tak memendam perasaannya lagi pada lelaki itu . Mereka pun pulang ke rumah kontrakan Alma dengan bahagia.


..


Rayhan memasuki rumah nya dengan senyum yang tak pernah pudar di bibir lelaki itu , ibunya yang sedari tadi tengah membaca majalah pun merasa heran . Tanpa sadar wanita paruh baya itu pun ikut tersenyum seakan akan ikut menikmati kebahagiaan anak nya itu.


" Kamu kenapa senyum senyum begitu ?" Tanya ibunya penasaran dengan apa yang tengah membuat anak nya itu begitu bahagia .

__ADS_1


" Aku senang hari ini Bu ,karena anak mu ini baru saja mengungkapkan perasaannya pada seorang wanita yang telah lama ia cintai dan akhirnya wanita itu mau menerima cintanya . " Ucap Rayhan mengutarakan perasaannya pada sang ibu .


Iren tersenyum selama ini anak nya begitu terbuka tentang hal apapun dan ia senang bisa menjadi teman curhat sekaligus orang tua dari anaknya itu.


" Bagus lah kalau sudah di terima .Besok bawalah calon mantu mama kesini mama ingin melihatnya. " Ucap wanita itu tersenyum .


" Baiklah jika itu mau mama Rayhan akan turuti . " Ucap Rayhan yang tak pernah membantah ibunya , ia yakin ibunya akan menyukai Alma karena Alma adalah wanita yang baik .


Sementara itu iren hanya berharap anak nya akan memperkenalkan nya pada wanita yang tepat .


...


..


Alma tertegun saat melihat handphone nya itu merupakan panggilan dari Rayhan , dengan buru buru Alma menerima panggilan itu dengan senyuman yang mulai mengembang di bibir wanita itu .


" Ada apa mas ?" Tanya Alma seraya menikmati cahaya bulan di luar jendela kamar nya .


" mama ku ingin bertemu dengan kamu besok sayang , apa kamu setuju ?" Tanya rayhan pada wanita itu .


Alma terdiam ini pertama kalinya Rayhan memanggilnya sayang , mendengar panggilan itu ia pun tersenyum, pipi wanita itu sudah memerah di buatnya .


" Apa tidak terlalu kecepatan mas , maksudku kita baru saja menjalin hubungan masak langsung kenalan dengan Mama kamu ?" Tanya Alma sedikit keberatan dengan permintaan Rayhan.


" Ayolah sayang ibuku hanya ingin bertemu dan mengenal calon mantu nya itu saja , lagi pula aku mengenalmu sudah lebih dari satu tahun jadi ini gak kecepatan kalau menurut aku ." Ucap Rayhan membujuk Alma agar wanita itu menerima ajakan nya .


" Baiklah jika mas berpikir seperti itu . " Ucap Alma pasrah meski entah kenapa perasaan nya tidak enak . Jujur saja ia belum mengenal ibu Rayhan seperti apa iya pun tak tau watak dari wanita itu .

__ADS_1


Iya hanya berharap semoga pertemuan nya besok dengan ibu Rayhan berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun .


__ADS_2